• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 4 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi

04/06/2026
in Healthy
ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi

Foto: Pinterest

66
SHARES
507
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AIR Susu Ibu (ASI) selalu menjadi sumber nutrisi terbaik bagi bayi. Tak ada susu yang bisa menandingi kualitas ASI.

Namun tak bisa dipungkiri, ada kondisi tertentu, di mana susu formula dibutuhkan, misalnya anak usia di atas satu tahun yang membutuhkan asupan nutrisi tambahan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya atau ketika kondisi ibu tidak dapat menyusui.

Dalam memilih susu formula, selain kualitas nutrisi kandungannya, proses pengolahan dari bahan baku hingga menjadi produk siap konsumsi juga penting menjadi perhatian.

Proses pengolahan susu formula yang terlalu panjang dapat memengaruhi kualitas nutrisi susu, terutama protein.

Umumnya produk susu formula itu melalui beberapa tahap yang cukup panjang, dan tahapan yang panjang itu menggunakan proses pemanasan yang berulang. Proses pemanasan yang berulang ini efeknya pada apa? Efeknya adalah pada kandungan proteinnya.

Secara ilmiah, semakin banyak tahapan pemanasan yang dilalui susu, semakin besar pula risiko perubahan pada struktur nutrisi alaminya.

Pada proses yang dikenal sebagai multi-step process atau long-step process, susu segar biasanya diolah menjadi bubuk terlebih dahulu untuk disimpan.

Setelah itu, bubuk susu dicairkan kembali, dicampur dengan berbagai zat gizi tambahan, lalu dikeringkan lagi menjadi bubuk.

Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Sebelum Memilih Susu Formula untuk Anak

ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi

Protein dalam susu merupakan salah satu zat gizi yang paling rentan terhadap pemanasan berulang. Protein itu adalah salah satu zat gizi yang sangat rentan dengan proses pemanasan.

Sehingga kalau proses pemanasannya itu dilakukan berulang, maka protein dalam susu akan lebih rentan untuk rusak atau terjadi denaturasi.

Oleh sebab itu, proses produksi yang lebih sederhana seperti one-step process atau satu langkah pengolahan dinilai dapat membantu mempertahankan kualitas protein.

Dalam metode ini, susu segar langsung diolah menjadi susu bubuk, tanpa melalui tahapan penyimpanan dan pengolahan ulang yang panjang.

Masih banyak produk susu di pasaran yang menggunakan bahan baku susu bubuk yang telah disimpan dalam waktu sangat lama sebelum diproses kembali menjadi produk akhir.

Pada proses pengolahan panjang, bahan baku susu bubuk diproduksi di satu lokasi, kemudian disimpan dalam jangka waktu lama sebelum dikirim ke pabrik lain untuk diformulasikan ulang.

Sementara pada one-step process, susu segar langsung diproses tidak lama setelah diperah dari sapi peternakan.

Selain memahami proses produksinya, orangtua juga perlu teliti membaca label kemasan susu formula. Ada sejumlah nutrisi penting yang perlu diperhatikan, sekaligus beberapa bahan tambahan yang sebaiknya dihindari.

Saat membaca informasi nilai gizi, pastikan susu formula mengandung zat gizi makro yang seimbang, yaitu kalori, protein, lemak, dan karbohidrat sesuai kebutuhan usia anak.

Nutrisi ini menjadi sumber energi utama sekaligus fondasi pertumbuhan mereka. Selain itu, perhatikan kandungan DHA dan AA yang berperan penting dalam perkembangan otak dan fungsi penglihatan anak, terutama pada masa golden age.

Bukan hanya jumlah DHA yang penting, tetapi juga keseimbangan antara DHA dan AA. Kandungan nutrisi pendukung lain seperti Omega-3 dan Omega-6 juga tak kalah penting, karena berkontribusi terhadap tumbuh kembang anak.

Sementara itu, di sisi lain ada beberapa bahan tambahan dalam susu formula yang perlu dicermati, seperti maltodekstrin, sirup jagung, sukrosa berlebih, serta perisa sintetik seperti vanili.

Bahan-bahan tersebut sering digunakan sebagai sumber karbohidrat olahan, pemanis tambahan, atau penguat rasa dan aroma.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Paparan rasa manis dan perisa yang berlebihan dapat memengaruhi preferensi rasa anak dalam jangka panjang.

Selain maltodekstrin, pemanis lain yang perlu menjadi perhatian adalah kandungan sirup jagung qtau perisa.

Masalahnya, perisa bisa memengaruhi pola pengecap rasa seorang anak. Anak yang sering terpapar perisa, umumnya akan punya kebiasaan untuk mencari rasa seperti itu lagi.

Akibatnya, anak dapat menjadi lebih sulit menerima rasa alami dari makanan sehari-hari, karena terbiasa dengan rasa yang lebih kuat dan lebih manis.

Kebiasaan mengonsumsi produk dengan rasa yang terlalu kuat ini, tanpa disadari berpotensi memicu Gerakan Tutup Mulut (GTM), karena bisa membuat anak ketergantungan pada suatu rasa dan menyebabkan anak jadi lebih pilih-pilih makanan.

Oleh sebab itu, saat memilih susu formula, penting orang tua memerhatikan kandungan nutrisi, kualitas bahan baku, daftar komposisi secara menyeluruh, serta tak kalah penting proses pengolahannya.

Dengan begitu, anak dapat memperoleh asupan gizi yang optimal tanpa mengganggu pembentukan pola makan sehat sejak dini. [Din]

Tags: ASI Selalu Jadi Sumber Nutrisi Terbaik Bagi Bayi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Seluruh Bagian dari Babi Adalah Haram

Next Post

Alasan di Balik Paprika Hijau Bagus untuk Kesehatan Ginjal

Next Post
Alasan di Balik Paprika Hijau Bagus untuk Kesehatan Ginjal

Alasan di Balik Paprika Hijau Bagus untuk Kesehatan Ginjal

Arti Shaum Ramadan yaitu Membakar, Simak Penjelasannya dari Ustaz Farid Nu'man

Memperbarui Sistem Imun dengan Puasa 3 Hari

30 Rumah Warga di Jakarta Pusat Hangus Terbakar pada Kamis Dini Hari

30 Rumah Warga di Jakarta Pusat Hangus Terbakar pada Kamis Dini Hari

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8574 shares
    Share 3430 Tweet 2144
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11400 shares
    Share 4560 Tweet 2850
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4391 shares
    Share 1756 Tweet 1098
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3392 shares
    Share 1357 Tweet 848
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3856 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2192 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Simak Manfaat Cabai Gendot untuk Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga