• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 27 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Apa Itu Penekanan Emosi atau Represi Emosi?

30/06/2025
in Healthy, Unggulan
Apa Itu Penekanan Emosi atau Represi Emosi?

(foto: pixabay)

111
SHARES
854
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA itu penekanan emosi? Apakah kamu pernah mengalami mencoba menekan emosi marah, sedih atau kecewa? Ketua Hikari Parenting School Hifizah Nur, S.Psi., M.Ed. menjelaskan mengenai represi emosi.

Emosi-emosi negatif itu sering kali kita tekan karena menganggap tidak pantas dikeluarkan di hadapan orang lain?

Atau mungkin kita, sebagai orang tua, secara sadar atau tidak sering mengatakan hal seperti ini pada anak-anak, ”Stttt…tidak boleh menangis ya, anak laki-laki harus kuat, jangan cengeng.”

Atau bahkan memarahi anak dengan keras, saat mereka menangis atau mengekspresikan amarahnya kepada ayah bunda?

Ini adalah perilaku yang bisa membuat seseorang menekan emosinya, sehingga tidak bisa disalurkan dengan semestinya.

Apakah perilaku ini ada efek negatifnya? Bagaimana untuk mengatasi kebiasaan ini, kalau sudah terbentuk sejak kecil?

Artikel ini akan membahas tentang penekanan emosi secara tuntas, yang diambil dari situs positivepsychology.

Baca juga: Sampah Emosi

Apa Itu Penekanan Emosi atau Represi Emosi?

Tulisan ini akan dishare selama beberapa hari ke depan. Ikuti terus ya! Semoga bermanfaat!

Penekanan emosi atau represi emosi adalah usaha untuk menghindari penderitaan emosional. Ini adalah gaya coping yang digunakan untuk menyembunyikan dan mengusir emosi negatif.

Menekan emosi dapat dianggap sebagai mekanisme pertahanan, di mana orang membela diri dari hal-hal negatif dan fokus pada aspek positif dari diri mereka (Garssen, 2007).

Represi emosi dapat terjadi karena seseorang tumbuh di lingkungan yang hanya sedikit atau bahkan tidak ada ruang yang diberikan untuk mengalami dan mengekspresikan emosi.

Narasi masyarakat dan mitos keluarga mungkin menyatakan bahwa emosi itu salah, memalukan, atau merupakan tanda kelemahan.

Kita mungkin dibesarkan oleh pengasuh utama yang tidak pernah mengungkapkan atau menunjukkan emosi negatif.

Mereka mungkin secara sengaja atau tidak sengaja menghilangkan emosi negatif kita melalui pesan-pesan seperti ‘lanjutkan saja’, ‘berhenti menangis’, ‘bersyukur’, dan ‘jangan konyol; semuanya baik-baik saja.’

Anak-anak sering menginternalisasikan pesan-pesan yang didengar dari orang di sekelilingnya, dan belajar bahwa memiliki emosi negatif dan mengakuinya, bukanlah hal yang baik.

Selain itu, tidak adanya seseorang yang memberi contoh bagaimana mengekspresikan dan mengatasi emosi dapat mengarah pada pengembangan strategi penanggulangan yang berfokus pada menghindari dan menghambat emosi negatif.

Banyak orang mungkin lebih mengarahkan perhatian pada emosi positif yang dapat diterima dan ditoleransi oleh orang lain.

Pengalaman masa kecil yang traumatis juga dapat mengakibatkan represi emosi.

Seorang anak yang kebutuhannya diabaikan, tidak diakui, atau yang dikritik atau dihukum karena memperlihatkan dan mengungkapkan perasaannya, mungkin lebih cenderung menekan emosinya saat dewasa.[ind]

Tags: Apa Itu Penekanan Emosi atau Represi Emosi?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

3 Kondisi Balita Sulit Tidur Hingga Mengganggu Orang Lain

Next Post

Dampak Psikologis saat Kamu Menekan Emosi

Next Post
Kenapa Saat Marah Kita Tidak Bisa Berpikir Rasional

Dampak Psikologis saat Kamu Menekan Emosi

Tonggak Sejarah: Indonesia Miliki Advokat Tuli Pertama

Tonggak Sejarah: Indonesia Miliki Advokat Tuli Pertama

Hikmah Sujud Dua Kali di Satu Rakaat

Jangan terlalu Betah di Persinggahan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8271 shares
    Share 3308 Tweet 2068
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3715 shares
    Share 1486 Tweet 929
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11286 shares
    Share 4514 Tweet 2822
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • Kajian Ahad Pagi At-Tanwir PCM Batang Dihadiri Ratusan Jemaah, Kaji Perjuangan Muhammadiyah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4239 shares
    Share 1696 Tweet 1060
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3317 shares
    Share 1327 Tweet 829
  • Menghina Allah dalam Hati

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2210 shares
    Share 884 Tweet 553
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga