• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Apa Itu Konseling Traumatik?

19/07/2025
in Healthy, Unggulan
Saya Sibuk Tidak Punya Waktu untuk Belajar Agama

(foto: pinterest)

133
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KONSELING Traumatik adalah upaya konselor untuk membantu konseli yang mengalami trauma. Kegiatannya melalui proses hubungan antar pribadi sehingga konseli dapat memahami diri.

Sehubungan dengan masalah trauma yang dialaminya, konseli berusaha untuk mengatasi jika terjadi peristiwa yang sama di kemudian hari.

Konselor Keluarga Cahyadi Takariawan menulis tentang konseling traumatik dan karakteristiknya.

Apa Itu Konseling Traumatik?

Menurut Psikolog Carl Rogers, konseling merupakan hubungan terapi antara konselor dan konseli yang bertujuan untuk melakukan perubahan pada klien.

Rogers melihat konseling merupakan salah satu upaya mengatasi konflik, hambatan dan kesulitan dalam memenuhi kebutyuhan seseorang, juga sebagai upaya meningkatkan mental seseorang.

Baca Juga: Mengenal Teknik Open Question dalam Konseling

Karakteristik Konseling Traumatik

Adapun karakteristik konseling traumatik adalah sebagai berikut.

1) Memerlukan waktu lebih panjang

Memerlukan waktu yang lebih panjang dibandingkan konseling biasa. Konseling traumatik bisa memerlukan waktu satu sampai duapuluh sesi.

Pada konseling biasa –terlebih dengan solution focused brief counseling, cukup memerlukan satu sampai enam sesi.

2) Fokus pada satu masalah

Konseling ini akan berfokus dengan satu masalah trauma yang dialaminya, sedangkan pada konseling biasa akan menghubungkan satu masalah dengan yang lainnya.

3) Melibatkan orang-orang terdekat

Konseling ini lebih banyak melibatkan orang lain dalam membantu memulihkan trauma.

Konselor berusaha mengarahkan, mensugesti, memberi saran mencari dukungan dari keluarga dan teman konseli, serta mengusulkan berbagai perubahan lingkungan untuk si konseli.

4) Berorientasi pemulihan

Lebih menekankan pada pemulihan kembali terhadap klien pada keadaannya sebelum terauma serta mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannnya yang baru.[ind]

Sumber:

1. Ahmad Juntika Nurihsan, Bimbingan dan Konseling Dalam Berbagai Latar Kehidupan, Bandung: Refika Aditama, 2009.

2. Jayne Leonard, What is Trauma? What to Know, https://www.medicalnewstoday. com, 3 Juni 2020

3. Kusmawati Hatta, Trauma dan Pemulihannya, Dakwah Ar-Raniry Press, Aceh, 2016

Tags: Apa Itu Konseling Traumatik?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Allah Mudahkan Jalan Penuntut Ilmu Menuju Surga

Next Post

Hukum Banci dalam Islam

Next Post
Hukum Banci dalam Islam

Hukum Banci dalam Islam

Lebih Penting Mana, Ibadah atau Merawat Anak?

Lebih Penting Mana, Ibadah atau Merawat Anak?

Anis Byarwati Hadirkan AB Community dalam Meaningful Participation bersama BSOJK

Anis Byarwati Hadirkan AB Community dalam Meaningful Participation bersama BSOJK

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1763 shares
    Share 705 Tweet 441
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8020 shares
    Share 3208 Tweet 2005
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4474 shares
    Share 1790 Tweet 1119
  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Getaran Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Tercatat Hampir Empat Jam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2947 shares
    Share 1179 Tweet 737
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3534 shares
    Share 1414 Tweet 884
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga