• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 2 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Nikah Itu bukan Beban

02/08/2023
in Fokus
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

89
SHARES
681
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NIKAH itu anugerah. Nikah itu kenikmatan Nikah juga tantangan. Tapi nikah bukan beban.

Apa yang kita bayangkan tentang nikah? Persepsinya tentu bisa macam-macam.

Tapi, sejumlah fakta dan pengalaman banyak orang, nikah adalah di antara berikut ini.

Satu, Mendapat Teman Hiidup.

Boleh-boleh saja ada anggapan bahwa teman bisa diperoleh dari banyak pergaulan. Tapi, teman yang bisa menemani di segala keadaan hanya ada dalam ikatan pernikahan.

Itulah dia teman sebagai suami atau istri. Teman yang bisa selalu bersama sehidup semati.

Apa ada teman yang mau nemenin tidur, makan, minum, mandi, dalam suka duka, dalam sakit dan bahagia?

Rasanya hanya suami atau istri.

Dua, Terpenuhinya Kebutuhan Biologis.

Yang namanya kebutuhan biologis itu bukan hanya makan, minum, tidur. Ada juga kebuuhan lain: seks.

Kebutuhan ini alamiah. Karena itu harus dipenuhi dengan baik, seperti halnya makan dan lainnya.

Jika kebutuhan alamiah diabaikan, bisa jadi akan memunculkan ekses.

Jadi nikah menyalurkan kebutuhan alamiah itu dengan baik.

Tiga, Menyalurkan Energi dan Potensi.

Energi dan potensi itu butuh wadah untuk disalurkan. Hal ini agar energi dan potensi bisa terus berkembang. Mirip seperti mata air dalam sumur yang kian bertambah jika digunakan.

Contoh, orang yang sukses secara materi butuh wadah untuk membelanjakan yang ia punya. Dari situlah ia merasa terpuaskan secara psikologis.

Masih banyak energi dan potensi lain yang tersimpan dalam diri seseorang. Dan dalam ruang pernikahan, hal itu akan tersalurkan dengan baik.

Empat, Pengakuan Status Sosial.

Di semua momen pertemuan sosial, selalu kita dengar orang menyebut, “Bapak dan Ibu sekalan”.

Dan tidak ada yang akan berujar, “Bapak Ibu dan para lajang sekalian.”

Umumnya mereka yang sudah berkeluarga yang merasa butuh untuk punya rumah. Dan dari situlah, masyarakat akan mengakui eksistensi kita.

Kalau masih lajang, apalagi masih tinggal bareng ortu, rasanya jarang ada lngkungan Rt Rw yang menyebut rumah si lajang. Mereka akan menyebut ortu si lajang.

Lima,, Menyiapkan Penerus Kehidupan.

Invetasi yang paliing menguntungkan adalah menyiapkan penerus kehidupan. Dan penerus yang bisa terikat langsung dengan diri kita adalah anak.

Kenapa disebut investasi paling mahal? Karena hanya hubungan anak dan ortu yang tidak ada bekasnya. Hubungan itu langgeng di duna dan akhirat.

Contoh, rumah bisa disebut bekas kalau sudah bukan lagi rumah kita. Begitu pun dengan kendaraan.

Bahkan suami atau istri pun bisa ada istilah bekasnya. Kalau sudah tdak lagi dalam ikatan pernikahan.

Jadi, sayang sekali jika hanya investasi di materi karena semua itu bisa akan menjadi milik orang lain.

Hanyak anak kandung yang terus melekat dalam diri kita. Dan itu hanya bisa didapat dari pernikahan. [Mh]

 

 

 

 

 

 

Tags: Fobia Nikah Kalangan Muda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gara-gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Next Post

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Next Post
Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    152 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9227 shares
    Share 3691 Tweet 2307
  • Tiga Trik Padu Padan Vest Rajut

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4177 shares
    Share 1671 Tweet 1044
  • 12 Adab bagi Penuntut Ilmu

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Aminah Binti Ruqaisy Sosok Muhajirah yang Jarang Dikenal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sosok Ketua Umum NU Gus Kikin: Kiai yang juga Pengusaha

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga