• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Nikah Itu bukan Beban

02/08/2023
in Fokus
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

87
SHARES
672
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NIKAH itu anugerah. Nikah itu kenikmatan Nikah juga tantangan. Tapi nikah bukan beban.

Apa yang kita bayangkan tentang nikah? Persepsinya tentu bisa macam-macam.

Tapi, sejumlah fakta dan pengalaman banyak orang, nikah adalah di antara berikut ini.

Satu, Mendapat Teman Hiidup.

Boleh-boleh saja ada anggapan bahwa teman bisa diperoleh dari banyak pergaulan. Tapi, teman yang bisa menemani di segala keadaan hanya ada dalam ikatan pernikahan.

Itulah dia teman sebagai suami atau istri. Teman yang bisa selalu bersama sehidup semati.

Apa ada teman yang mau nemenin tidur, makan, minum, mandi, dalam suka duka, dalam sakit dan bahagia?

Rasanya hanya suami atau istri.

Dua, Terpenuhinya Kebutuhan Biologis.

Yang namanya kebutuhan biologis itu bukan hanya makan, minum, tidur. Ada juga kebuuhan lain: seks.

Kebutuhan ini alamiah. Karena itu harus dipenuhi dengan baik, seperti halnya makan dan lainnya.

Jika kebutuhan alamiah diabaikan, bisa jadi akan memunculkan ekses.

Jadi nikah menyalurkan kebutuhan alamiah itu dengan baik.

Tiga, Menyalurkan Energi dan Potensi.

Energi dan potensi itu butuh wadah untuk disalurkan. Hal ini agar energi dan potensi bisa terus berkembang. Mirip seperti mata air dalam sumur yang kian bertambah jika digunakan.

Contoh, orang yang sukses secara materi butuh wadah untuk membelanjakan yang ia punya. Dari situlah ia merasa terpuaskan secara psikologis.

Masih banyak energi dan potensi lain yang tersimpan dalam diri seseorang. Dan dalam ruang pernikahan, hal itu akan tersalurkan dengan baik.

Empat, Pengakuan Status Sosial.

Di semua momen pertemuan sosial, selalu kita dengar orang menyebut, “Bapak dan Ibu sekalan”.

Dan tidak ada yang akan berujar, “Bapak Ibu dan para lajang sekalian.”

Umumnya mereka yang sudah berkeluarga yang merasa butuh untuk punya rumah. Dan dari situlah, masyarakat akan mengakui eksistensi kita.

Kalau masih lajang, apalagi masih tinggal bareng ortu, rasanya jarang ada lngkungan Rt Rw yang menyebut rumah si lajang. Mereka akan menyebut ortu si lajang.

Lima,, Menyiapkan Penerus Kehidupan.

Invetasi yang paliing menguntungkan adalah menyiapkan penerus kehidupan. Dan penerus yang bisa terikat langsung dengan diri kita adalah anak.

Kenapa disebut investasi paling mahal? Karena hanya hubungan anak dan ortu yang tidak ada bekasnya. Hubungan itu langgeng di duna dan akhirat.

Contoh, rumah bisa disebut bekas kalau sudah bukan lagi rumah kita. Begitu pun dengan kendaraan.

Bahkan suami atau istri pun bisa ada istilah bekasnya. Kalau sudah tdak lagi dalam ikatan pernikahan.

Jadi, sayang sekali jika hanya investasi di materi karena semua itu bisa akan menjadi milik orang lain.

Hanyak anak kandung yang terus melekat dalam diri kita. Dan itu hanya bisa didapat dari pernikahan. [Mh]

 

 

 

 

 

 

Tags: Fobia Nikah Kalangan Muda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gara-gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Next Post

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Next Post
Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8383 shares
    Share 3353 Tweet 2096
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4299 shares
    Share 1720 Tweet 1075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • BGN Wajibkan Seluruh SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Pemuda Indonesia Hadir di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026, Kota Kelahiran Rumi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    387 shares
    Share 155 Tweet 97
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga