• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Nikah Itu bukan Beban

02/08/2023
in Fokus
Hati-hati Sifat Sombong

Ilustrasi, foto: connectusfund..org

87
SHARES
666
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NIKAH itu anugerah. Nikah itu kenikmatan Nikah juga tantangan. Tapi nikah bukan beban.

Apa yang kita bayangkan tentang nikah? Persepsinya tentu bisa macam-macam.

Tapi, sejumlah fakta dan pengalaman banyak orang, nikah adalah di antara berikut ini.

Satu, Mendapat Teman Hiidup.

Boleh-boleh saja ada anggapan bahwa teman bisa diperoleh dari banyak pergaulan. Tapi, teman yang bisa menemani di segala keadaan hanya ada dalam ikatan pernikahan.

Itulah dia teman sebagai suami atau istri. Teman yang bisa selalu bersama sehidup semati.

Apa ada teman yang mau nemenin tidur, makan, minum, mandi, dalam suka duka, dalam sakit dan bahagia?

Rasanya hanya suami atau istri.

Dua, Terpenuhinya Kebutuhan Biologis.

Yang namanya kebutuhan biologis itu bukan hanya makan, minum, tidur. Ada juga kebuuhan lain: seks.

Kebutuhan ini alamiah. Karena itu harus dipenuhi dengan baik, seperti halnya makan dan lainnya.

Jika kebutuhan alamiah diabaikan, bisa jadi akan memunculkan ekses.

Jadi nikah menyalurkan kebutuhan alamiah itu dengan baik.

Tiga, Menyalurkan Energi dan Potensi.

Energi dan potensi itu butuh wadah untuk disalurkan. Hal ini agar energi dan potensi bisa terus berkembang. Mirip seperti mata air dalam sumur yang kian bertambah jika digunakan.

Contoh, orang yang sukses secara materi butuh wadah untuk membelanjakan yang ia punya. Dari situlah ia merasa terpuaskan secara psikologis.

Masih banyak energi dan potensi lain yang tersimpan dalam diri seseorang. Dan dalam ruang pernikahan, hal itu akan tersalurkan dengan baik.

Empat, Pengakuan Status Sosial.

Di semua momen pertemuan sosial, selalu kita dengar orang menyebut, “Bapak dan Ibu sekalan”.

Dan tidak ada yang akan berujar, “Bapak Ibu dan para lajang sekalian.”

Umumnya mereka yang sudah berkeluarga yang merasa butuh untuk punya rumah. Dan dari situlah, masyarakat akan mengakui eksistensi kita.

Kalau masih lajang, apalagi masih tinggal bareng ortu, rasanya jarang ada lngkungan Rt Rw yang menyebut rumah si lajang. Mereka akan menyebut ortu si lajang.

Lima,, Menyiapkan Penerus Kehidupan.

Invetasi yang paliing menguntungkan adalah menyiapkan penerus kehidupan. Dan penerus yang bisa terikat langsung dengan diri kita adalah anak.

Kenapa disebut investasi paling mahal? Karena hanya hubungan anak dan ortu yang tidak ada bekasnya. Hubungan itu langgeng di duna dan akhirat.

Contoh, rumah bisa disebut bekas kalau sudah bukan lagi rumah kita. Begitu pun dengan kendaraan.

Bahkan suami atau istri pun bisa ada istilah bekasnya. Kalau sudah tdak lagi dalam ikatan pernikahan.

Jadi, sayang sekali jika hanya investasi di materi karena semua itu bisa akan menjadi milik orang lain.

Hanyak anak kandung yang terus melekat dalam diri kita. Dan itu hanya bisa didapat dari pernikahan. [Mh]

 

 

 

 

 

 

Tags: Fobia Nikah Kalangan Muda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gara-gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Next Post

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Next Post
Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Seberapa Jauh Jarak Akal dan Perasaan?

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Bantu Heni Berjuang Lawan TB dan Hidupi 3 Anaknya

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

Tips Menjaga Tali Pusar Bayi Tetap Bersih dan Kering

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8131 shares
    Share 3252 Tweet 2033
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Istri Sertu Muhammad Nur Ichwan Tak Punya Firasat Apa-apa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3619 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • Daftar Nama Siswa-Siswi JISc yang Lolos Seleksi UI Lewat Jalur Talent Scouting 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka Kembali Mulai 1 April 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1994 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Mensesneg Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Baik Subsidi Maupun Non-Subsidi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga