• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 16 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Fobia Nikah Kalangan Muda

20/07/2023
in Fokus
Antara Beban Naik dan Turun

Ilustrasi, foto: thoughtformsireland.com

79
SHARES
605
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FOBIA itu takut terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak beralasan. Termasuk juga fobia terhadap nikah di kalangan para lajang.

Ada fenomena menarik di sebagian para lajang. Mereka enggan menikah karena alasan yang tidak jelas. Ada yang bilang merasa belum waktunya, ada yang beralasan masih ingin bebas, ada juga yang bilang, “Nanti-nanti aja deh!”

Padahal, dari segi usia bisa dibilang sudah sangat layak. Ada yang usia tiga puluhan, ada juga yang empat puluhan. Umumnya mereka kaum pria, meski ada juga yang wanitanya.

Apa karena belum punya penghasilan? Tidak juga. Sebagian besar mereka tidak beralasan karena masalah penghasilan. Bahkan umumnya mereka sudah cukup mapan.

Lalu, apa masalahnya?

Nah, inilah yang menarik. Mereka sebenarnya enggan segera menikah karena tidak mau direpotkan dengan beban baru. Yaitu, terikat dalam beban tanggung jawab rumah tangga: sebagai suami atau istri, dan sebagai ayah atau ibu.

Apa mereka merasa tidak perlu pendamping hidup? Kalau dilihat dari sudut itu, mereka normal-normal saja. Yang pria suka dengan wanita, begitu pun sebaliknya.

Dan untuk memenuhi kebutuhan cinta-cintaan ini, mereka hanya suka-sukaan secara sambil lalu. Intinya, mereka tidak ingin terlalu serius.

Lalu, gimana dengan ‘pelampiasan’ energi mudanya?

Tentu ada ‘pelampiasan’ dari energi muda yang mereka miliki. Antara lain, membentuk klub traveling, klub olah raga, klub seni, dan lainnya.

Pedek kata, meskipun tidak disibukkan dengan urusan rumah tangga seperti umumnya orang muda seusia mereka, tapi mereka tidak kehilangan kesibukan.

Sebagian ahli menilai bahwa fenomena ini disebabkan karena faktor psikologis anak-anak muda itu. Yaitu, apa yang disebut dengan immaturity atau ketidakdewasaan dan ketidakmatangan.

Indikasinya itu tadi, ketidaksesuaian antara usia dengan keadaan jiwanya. Meski sudah dianggap dewasa dari segi usia, tapi masih berperilaku seperti anak-anak ABG umumnya.

Nah, bagaimana Islam menilai fenomena ini? Apakah sebagai hal yang wajar-wajar saja seperti sikap masyarakat pada umumnya terhadap mereka. Atau ada perhatian khusus?

Hal ini karena para sahabat Nabi dan para ulama masa lalu umumnya menikah di usia sangat muda. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun menikah di usia 25 tahun.

Inilah bahasan fokus saat ini, yaitu Fobia Nikah di Kalangan Muda. Selamat menyimak. [Mh]

Tags: Fobia Nikah Kalangan Muda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Meriahnya Kegiatan Semarak Muharram 1445 H di Jawa Tengah

Next Post

Pakai Bank Syariah untuk Hindari Dosa

Next Post
Dari Khitan Massal hingga Palestina: Bahagianya Merayakan Dampak

Pakai Bank Syariah untuk Hindari Dosa

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat tentang Pentingnya Riset, IAEI Berkolaborasi dengan PEBS UI Selenggarakan PRIME Conference 2023

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat tentang Pentingnya Riset, IAEI Berkolaborasi dengan PEBS UI Selenggarakan PRIME Conference 2023

Hal yang harus diperhatikan Muslimah saat mengendarai motor

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Muslimah Berhijab saat Mengendarai Motor

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    3138 shares
    Share 1255 Tweet 785
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1700 shares
    Share 680 Tweet 425
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3378 shares
    Share 1351 Tweet 845
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7843 shares
    Share 3137 Tweet 1961
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga