KETAHUI beberapa tips memilih kalung sesuai bentuk leher busana. Selain model dan warna, bentuk leher busana atau neckline menjadi faktor penting yang menentukan apakah kalung yang dikenakan akan memperindah atau justru merusak keseluruhan tampilan.
Langkah pertama dalam memilih kalung adalah memahami bentuk leher pakaian. Dengan pemilihan yang tepat, kalung bisa menjadi pusat perhatian yang memperkuat gaya.
Berikut tips memilih jenis kalung sesuai bentuk leher busana:
Gunakan pendant yang mengikuti bentuk V-neck
Busana dengan potongan V-neck membutuhkan kalung yang mampu mengikuti garis leher tersebut. Pemilihan model yang tepat akan menciptakan ilusi visual yang lebih proporsional.
Baca juga: Tips Memilih Perhiasan untuk Acara Formal
Tips Memilih Jenis Kalung sesuai Bentuk Leher Busana
Kalung dengan liontin atau pendant menjadi pilihan terbaik. Pilih liontin yang mengikuti bentuk leher V agar tampilan terlihat selaras.
Kalung dengan bentuk memanjang akan menegaskan garis leher sekaligus memberi efek leher terlihat lebih jenjang.
Ini sangat cocok untuk menciptakan tampilan yang anggun dan feminin. Sebaliknya, kalung yang terlalu pendek atau bulat justru bisa memotong garis leher dan membuat tampilan terlihat kurang harmonis.
Busana halter lebih menonjol tanpa kalung
Busana dengan potongan halter memiliki desain yang unik karena tali atau kain menyatu di area leher. Model ini secara alami sudah menjadi fokus utama.
Penggunaan kalung pada busana halter sering kali tidak diperlukan. Halter biasanya terlihat lebih kuat tanpa kalung.
Menambahkan kalung justru bisa mengganggu garis desain yang sudah terbentuk. Alih-alih menambah keindahan, aksesori tersebut bisa membuat tampilan terlihat terlalu ramai.
Untuk menyiasatinya, kamu bisa memilih anting panjang atau statement earrings agar tetap tampil menarik tanpa mengganggu siluet busana.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pilih kalung statement untuk busana strapless atau sweetheart
Busana tanpa tali atau dengan potongan sweetheart memberikan ruang terbuka di area leher dan dada. Area ini menjadi kanvas kosong yang ideal untuk menonjolkan kalung.
Penggunaan kalung berukuran besar atau statement necklace untuk jenis busana ini. Kalung model collar atau kalung dengan batu besar sangat cocok untuk neckline ini.
Kalung yang mencolok akan mengisi ruang kosong tersebut sehingga tampilan tidak terlihat polos. Selain itu, model ini juga mampu menambah kesan glamor dan elegan, terutama untuk acara formal seperti pesta malam.
Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan. Jika kalung sudah menjadi fokus utama, sebaiknya hindari penggunaan anting yang terlalu mencolok agar tampilan tidak berlebihan.
Hindari kalung pada busana berleher tinggi
Untuk busana dengan high neckline atau leher tinggi, penggunaan kalung justru sering kali tidak diperlukan.
Disarankan untuk melewatkan kalung pada jenis busana ini. Lewati kalung dan fokuslah pada anting. Hal ini karena area leher sudah tertutup, sehingga kalung tidak memiliki ruang untuk jadi pusat perhatian.
Jika tetap dipaksakan, kalung bisa terlihat bertumpuk dan membuat tampilan menjadi berat. Sebagai alternatif, kamu bisa memilih anting yang mencolok atau aksesori lain seperti bros untuk tetap memberikan sentuhan menarik tanpa mengganggu keseimbangan outfit. [Din]



