BERGO berbahan Sophia Anti UV menjadi salah satu pilihan favorit banyak muslimah karena terasa ringan, lembut, dan nyaman dipakai sehari-hari. Selain itu, kain ini memiliki kemampuan membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet sehingga cocok digunakan saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, agar kualitas kain dan bentuk bergo tetap terjaga, perawatannya tidak boleh dilakukan sembarangan.
Sering kali bergo menjadi cepat melar, kusam, atau kehilangan kelembutannya bukan karena sering dipakai, melainkan akibat cara mencuci dan menyimpannya yang kurang tepat. Padahal, dengan beberapa kebiasaan sederhana, bergo Sophia Anti UV bisa tetap terlihat seperti baru meski telah dipakai berkali-kali.
Baca Juga: Cara Memilih Perawatan Kulit untuk Ibu Hamil
Simak Rahasia Merawat Bergo Sophia Anti UV agar Tetap Awet
1. Cuci Menggunakan Air Dingin
Langkah paling penting adalah menghindari air panas. Air bersuhu rendah membantu menjaga elastisitas serat kain sekaligus mempertahankan warna agar tidak cepat pudar. Untuk bahan anti UV, suhu sekitar 30°C atau air dingin menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan air hangat.
Jika mencuci dengan tangan, cukup rendam beberapa menit lalu usap perlahan tanpa mengucek terlalu keras.
2. Gunakan Deterjen yang Lembut
Pilih deterjen cair dengan formula lembut dan hindari pemutih maupun bahan kimia yang terlalu keras. Kandungan pemutih dapat mempercepat kerusakan serat serta memengaruhi tampilan warna hijab.
Tak perlu menggunakan pelembut pakaian terlalu banyak karena residunya justru dapat menempel pada serat kain dan mengurangi kenyamanan saat dipakai.
3. Hindari Memeras dengan Kuat
Banyak orang memelintir hijab hingga kering setelah dicuci. Kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat membuat kain melar dan bentuk bergo berubah, terutama pada bagian pet atau jahitan depan.
Cukup tekan perlahan menggunakan telapak tangan atau gulung dengan handuk bersih agar air terserap tanpa merusak struktur kain.
4. Jemur di Tempat Teduh
Meski memiliki fitur Anti UV, bukan berarti bergo sebaiknya dijemur di bawah terik matahari terus-menerus. Paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat mempercepat pemudaran warna dan membuat kain terasa lebih kaku.
Tempat terbaik adalah area yang teduh dengan sirkulasi udara baik sehingga bergo tetap cepat kering tanpa merusak kualitasnya.
5. Simpan dengan Cara yang Benar
Setelah benar-benar kering, lipat bergo secara rapi atau gantung menggunakan hanger khusus hijab yang lebar. Hindari menumpuk terlalu padat karena dapat meninggalkan bekas lipatan permanen pada kain.
Jika memiliki koleksi bergo dengan berbagai warna, pisahkan warna terang dan gelap agar tidak terjadi perpindahan warna saat penyimpanan dalam kondisi lembap.
6. Setrika dengan Suhu Rendah
Apabila bergo terlihat kusut, gunakan setrika bersuhu rendah atau mode khusus kain sintetis. Lebih aman lagi jika menggunakan kain pelapis di atas bergo agar panas tidak mengenai permukaan kain secara langsung. Suhu tinggi merupakan salah satu penyebab serat tekstil kehilangan kelembutan dan elastisitasnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bergo yang awet dimulai dari kebiasaan kecil
Merawat bergo Sophia Anti UV sebenarnya tidak sulit. Kuncinya adalah mencuci dengan lembut, menghindari panas berlebihan, menjemur di tempat teduh, serta menyimpan dengan rapi. Perawatan sederhana ini membantu menjaga tekstur tetap halus, warna tetap cerah, dan bentuk bergo tetap nyaman dikenakan dalam waktu yang lebih lama. [DW]





