• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa

01/03/2025
in Fashion
Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa

Foto: Istimewa

78
SHARES
598
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

POP art yang berasal dari kata populer art merupakan aliran seni yang memanfaatkan simbol dan gaya visual yang berasal dari media massa yang populer seperti surat kabar, televisi, iklan, media sosial, dan lain-lain.

Pop art merupakan sebuah gerakan seni yang awal mulanya muncul di Inggris pada tahun 1950-an di awal-awal zaman post modern art, zaman di mana semua orang sudah mulai bosan dengan gaya modern.

Kemunculan Pop art di tengah masyarakat memberikan angin segar, karena Pop art berhasil mendobrak batas-batas artian seni yang agung.

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa
Foto: Istimewa

Baca juga: Desainer Hannie Hananto Tampilkan One Line Art Bertema Perempuan dalam Jakarta Fashion Trend 2023

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa

Pada waktu itu, seni hanyalah sesuatu yang hanya dinikmati oleh kalangan kelas atas, sehingga adanya gerakan Pop art. seni bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari golongan bawah hingga golongan atas.

Di Indonesia, Pop art muncul dan berkembang sejak tahun 1970. Pada Agustus 1975 mulai muncul Gerakan Seni Rupa Baru (GSBR).

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa
Foto: Istimewa

Gerakan ini muncul atas dasar keinginan untuk kebebasan berekspresi dan tanpa ikatan baku dalam seni rupa.

Berkembangnya zaman, Pop art menawarkan kebebasan dan konsep kebaruan dalam perpaduan gaya dan seni rupa.

Inilah yang menjadi inspirasi Hannie Hananto, modest fashion designer  ingin membawa pesan baik dari Pop art di Indonesia, tepatnya di era 80-an yang masih mengusung konsep gaya Pop art di masa Inggris.

Dalam penyelenggaraan MUFFEST tahun ini Hannie Hananto berkolaborasi dengan Yopi Saputra. fashion stylist muda yang mengawali karier fashion-nya di media sebagai fashion writer.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa
Foto: Istimewa

Koleksi kolaborasi ini Hannie Hananto menampilkan ragam koleksi seperti dress panjang bermotif, tinik, celana panjang, outer dengan sentuhan wastra, dan rok ikonik yang bisa dipadupadankan dengan  topi fedora untuk meng-highligh Pop art di era 80-an namun dalam versi modest.

Tidak hanya itu, ragam koleksi yang didominasi dengan warna-warna cerah seperti merah, biru, hitam, kuning.

Setiap koleksi memiliki motif detail bentuk geomteri seperti garis dan polkadot. Tak hanya itu sentuhan bold dan print serta paduan playful tetap dipertahankan oleh Hannie Hananto sebagai DNA-nya. [Din]

Tags: Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Spanduk ‘Kartu Merah kepada Israel’ Dibentang Selama Pertandingan Liga Champions Celtic FC vs Bayern Munich

Next Post

Sulap Pertalite Jadi Pertamax, Negara Merugi Rp193,7 Triliun, Terbesar dalam Sejarah Industri Energi Nasional

Next Post
Sulap Pertalite Jadi Pertamax, Negara Merugi Rp193,7 Triliun, Terbesar dalam Sejarah Industri Energi Nasional

Sulap Pertalite Jadi Pertamax, Negara Merugi Rp193,7 Triliun, Terbesar dalam Sejarah Industri Energi Nasional

Shella Saukia Gelar Pagelaran Fashion Show Bertema SSahaja Perempuan Indonesia

Shella Saukia Gelar Pagelaran Fashion Show Bertema SSahaja Perempuan Indonesia

Kebosanan Berlebihan dalam Pernikahan

Kebosanan Berlebihan dalam Pernikahan

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9024 shares
    Share 3610 Tweet 2256
  • Maroko dan Tragedi Perbatasan dengan Spanyol

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11660 shares
    Share 4664 Tweet 2915
  • Tiga Golongan Manusia

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Cara Mengolah Kulit Cempedak Jadi Olahan Makanan yang Menyehatkan

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Ambillah Ilmu dari Ahlinya

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Surah Yusuf Ayat 6-10: Pembicaraan Rahasia Diantara Saudara-Saudara Yusuf

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga