• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 3 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sulap Pertalite Jadi Pertamax, Negara Merugi Rp193,7 Triliun, Terbesar dalam Sejarah Industri Energi Nasional

27/02/2025
in Berita
Sulap Pertalite Jadi Pertamax, Negara Merugi Rp193,7 Triliun, Terbesar dalam Sejarah Industri Energi Nasional

foto: pixabay

77
SHARES
591
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NEGARA merugi hingga Rp193,7 Triliun akibat korupsi di sektor energi yang tercatat sebagai terbesar dalam sejarah industri energi nasional.

Indonesia kembali diguncang skandal korupsi besar di sektor energi. Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan (RS), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.

Selain Riva Siahaan ditetapkan sebagai tersangka, Kejaksaan juga menetapkan beberapa tersangka lainnya antara lain: Sani Dinar Saifuddin selaku Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional; Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping dan Agus Purwono selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.

Penyidik dari Kejaksaan Agung menemukan indikasi tersangka secara sengaja mengatur kebijakan produksi minyak kilang domestik agar berkurang, sehingga mengharuskan impor dalam jumlah besar.

Padahal, menurut aturan yang berlaku, pasokan minyak mentah dalam negeri harus diutamakan sebelum melakukan impor.

“Namun, tersangka mengondisikan hasil rapat optimasi hilir (OH) untuk menurunkan readiness kilang, yang berujung pada penolakan minyak mentah dari kontraktor dalam negeri dan akhirnya mendorong impor,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, Senin, 24 Februari 2025.

Kasus ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun, salah satu yang terbesar dalam sejarah industri energi nasional. Menurutnya, akibat korupsi itu, negara mengalami kerugian karena harga minyak melonjak.

“Mereka mencari keuntungan di situ yang tidak halal. Sehingga harga minyak jadi tinggi,” ucapnya.

Namun, di balik besarnya nilai kerugian negara, ada ancaman yang lebih besar: dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat manipulasi pengelolaan energi ini.

baca juga: Bahaya Korupsi Harta Publik

Negara Merugi Akibat Korupsi Energi

Dampak Lingkungan dari Korupsi di Sektor Energi

Kasus ini melibatkan modus operandi penyulapan BBM RON 90 (Pertalite) menjadi RON 92 (Pertamax) dengan cara mencampur di depo.

Selain itu, pengelolaan minyak mentah yang tidak transparan menyebabkan penurunan produksi kilang dalam negeri dan meningkatnya ketergantungan pada impor minyak.

Menurut kajian Greenpress, praktik ini tidak hanya menguras anggaran negara tetapi juga membawa konsekuensi serius terhadap lingkungan seperti:

1. Peningkatan Emisi Karbon

Impor minyak mentah dalam jumlah besar berarti lebih banyak kapal tanker yang digunakan untuk mengangkut bahan bakar. Hal ini berkontribusi pada emisi karbon yang tinggi dari transportasi laut.

2. Eksploitasi Sumber Daya Alam yang Tidak Efisien

Dengan adanya manipulasi produksi kilang, eksploitasi sumber daya minyak dalam negeri menjadi tidak optimal. Ini dapat memicu eksploitasi berlebihan di wilayah-wilayah tertentu atau bahkan menambah ketergantungan terhadap eksplorasi baru yang merusak ekosistem.

3. Pencemaran dari Kualitas BBM yang Dimanipulasi

BBM yang dihasilkan dari pencampuran Pertalite menjadi Pertamax dapat memiliki kualitas yang tidak sesuai standar. Pembakaran bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi meningkatkan pencemaran udara di kota-kota besar.

Transparansi Energi dan Keberlanjutan

Indonesia sedang berupaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih ke energi terbarukan. Namun, kasus ini menurut Direktur Greenpress Indonesia, Igg Maha Adi menunjukkan bahwa praktik korupsi di sektor energi masih menjadi penghambat utama dalam transisi energi yang berkelanjutan.

“Pertamina telah menegaskan bahwa operasional dan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa, tetapi skandal ini menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap tata kelola energi,”ujar alumnus Magister Lingkungan Universitas Indonesia di Jakarta ini (26/02/20250.

Menurut Adi, ke depan, pemerintah dan masyarakat harus lebih waspada terhadap potensi korupsi di sektor energi, karena tidak hanya merugikan ekonomi, tetapi juga merusak lingkungan.

“Sudah saatnya Indonesia benar-benar menerapkan kebijakan energi yang transparan dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih hijau,”tandasnya.[ind]

Kontributor: Marwan

Tags: negara merugipertalitePertamax
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pop Art Memanfaatkan Simbol dan Gaya Visual dari Media Massa

Next Post

Shella Saukia Gelar Pagelaran Fashion Show Bertema SSahaja Perempuan Indonesia

Next Post
Shella Saukia Gelar Pagelaran Fashion Show Bertema SSahaja Perempuan Indonesia

Shella Saukia Gelar Pagelaran Fashion Show Bertema SSahaja Perempuan Indonesia

Kebosanan Berlebihan dalam Pernikahan

Kebosanan Berlebihan dalam Pernikahan

Intimacy, Kelekatan Totalitas Suami Istri

Intimacy, Kelekatan Totalitas Suami Istri

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8568 shares
    Share 3427 Tweet 2142
  • Siswa SD JISc Raih Nilai Terbaik TKA, Bukti Semangat Belajar dan Prestasi Gemilang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4389 shares
    Share 1756 Tweet 1097
  • Momen Pertemuan Nagita Slavina dengan Sang Suami Usai Menunaikan Ibadah Haji

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2190 shares
    Share 876 Tweet 548
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3854 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • Hadapi dan Jangan Lari

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga