• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

PSBB Rasa Asam

11/09/2020
in Editorial
70
SHARES
541
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Jakarta itu Indonesia. Tapi, Indonesia bukan cuma Jakarta. Yang tinggi angka positifnya hingga menyentuh angka 4 ribu per hari itu Indonesia. Tapi, kenapa cuma Jakarta yang melakukan PSBB.

Keputusan PSBB di Jakarta menarik untuk disimak. Menarik bukan karena memunculkan respon negatif dari kalangan pasar saham hingga merontokkan IHSG ke titik 5 persen. Bukan juga karena membuat pengusaha menjerit hingga harus tutup toko kembali. Tapi, kenapa yang PSBB hanya Jakarta.

Respon berbeda pun muncul dari daerah-daerah yang menjadi penyangga Jakarta: Bogor, Bekasi, Tangerang, Depok, dan Banten. Menurut mereka, PSBB transisi sudah cukup untuk diterapkan. Silakan Jakarta saja yang menerapkan PSBB total. Alasannya, corona di daerah mereka sudah terkendali.

Terkendali dari mana? Apa selama ini mereka sudah melakukan testing dan tracing yang massif seperti yang dilakukan Jakarta. Data menunjukkan, hampir separuh data hasil tes seluruh Indonesia berasal dari hasil kerja keras Jakarta. Padahal, penduduk Jakarta tidak sampai 5 persen dari total penduduk Indonesia.

Dengan kata lain, baru 10 persen hasil tes di Indonesia yang bisa dilaporkan. Sementara 90 persennya masih gelap. Selama ini daerah-daerah lain mengendalikan penyebaran corona hanya melalui peta buta. Hal lain yang bisa disimpulkan, angka positif yang mencapai 200 ribu lebih secara nasional itu seumpama fenomena gunung es. Yang terlihat hanya ujung atasnya saja, sementara wujud aslinya jauh lebih besar.

Jika PSBB hanya dilakukan Jakarta, sementara daerah-daerah lainnya untuk cakupan pulau Jawa misalnya masih “netral”, itu sama saja dengan mengusir tikus di satu pojok ruangan. Setelah pergi, datang lagi dari pojok-pojok yang lain.

Boleh jadi, ada hal lain yang membuat daerah dan pusat tidak begitu tertarik dengan PSBB total ala Jakarta. Apalagi kalau bukan soal duit. Biaya untuk PSBB total sangat besar, baik yang aktif maupun pasif. Aktif adalah pembiayaan yang dibutuhkan agar PSBB tidak memunculkan dampak sosial. Dan pasif adalah menguapnya pungutan pajak karena usaha tutup sementara. Dapat duit dari mana untuk semua biaya itu, sementara kas yang ada saja sudah nyaris kosong.

Inilah dilema ingin hidup sehat dari lembaga berkantong kempes. Sebagai ilustrasi, seperti yang pernah diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Jumlah penduduk Jabar dan Korea itu sama. Tapi, isi kantong yang dimiliki Jabar hanya 1 persen dari kantong Korea.

Masalahnya, saat ini belum ada cara efektif lain untuk menghentikan penyebaran wabah corona selain dengan lockdown. Sehingga konflik antara ingin sehat dengan kantong kempes menjadi seperti penyakit kambuhan yang selalu timbul tenggelam.

Kalau hal itu diungkapkan dengan jujur, mungkin akan lebih baik daripada bermain-main dengan pencitraan. Katakan saja dengan terus terang, bahwa PSBB itu mahal dan kantong kami sedang kempes. Itu jauh lebih baik dari hanya sekadar mengumbar pernyataan bahwa sehat itu yang utama dan lainnya nomor sekian. Tapi, pembuktiannya nyaris tak terlihat.

Dan boleh jadi, sekadar pencitraan seperti itu pun jauh lebih baik, daripada menyalahkan langkah yang sebenarnya tepat seperti PSBB. Jangan seperti orang yang mencela buah anggur dengan mengatakan rasanya asam. Padahal, bukan rasa anggur yang asam, tapi kantongnya yang kempes sehingga tidak mampu membeli anggur yang manis. (Mh)

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Sayur Asem Bening dan Segar ala Dapur Bamari

Next Post

Pemerintah Jangan Tabrak Otoritas MUI dalam Penetapan Fatwa Halal

Next Post

Pemerintah Jangan Tabrak Otoritas MUI dalam Penetapan Fatwa Halal

Pemilik Warung Nasi Guri Pak Rasyid Setor Zakat melalui BMA Rp46 Juta

Viral Ikan Hiu Makan Tomat, Ceritanya Nggak Jelas Amat

  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9676 shares
    Share 3870 Tweet 2419
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2602 shares
    Share 1041 Tweet 651
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1459 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4370 shares
    Share 1748 Tweet 1093
  • Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Dapur agar Rumah Tetap Bersih dan Nyaman?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga