• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

PSBB Lagi

10/09/2020
in Editorial
77
SHARES
593
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Setelah lima bulan berlalu, DKI Jakarta akhirnya PSBB lagi. Mulai 14 September hingga dua pekan kedepan, PSBB diberlakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta. Ini berarti, perkantoran akan tutup, pusat bisnis tutup, sarana olahraga dan hiburan tutup, transportasi umum dikurangi, dan aparat keamanan akan berjaga agar PSBB dipatuhi masyarakat.

Sebagian besar warga Jabodetabek dan DKI Jakarta khususnya akan mengelus dada. Sebabnya, PSBB yang lima bulan lalu pernah “mengungkung” warga dalam rumah kini diberlakukan kembali. Itu artinya, bukan sekadar interaksi sosial saja yang dibatasi, cari duit pun kian sulit.

Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan, pilihan ini dilakukan dengan terpaksa. Karena, hampir seluruh wilayah DKI Jakarta sudah berada di zona merah atau sangat bahaya. Positivity rate atau prosentase hasil positif di setiap tes kini sudah di atas 15 persen. Bahkan, sempat melampaui 20 persen. Angka ini melampaui standar aman WHO sebesar 5 persen.

Angka positif harian di DKI pun sudah berada di atas 1000. Sebuah kenaikan yang sangat luar biasa jika dibandingkan dengan saat PSBB pertama diberlakukan.

Pemprov juga mengungkapkan, tingkat hunian pasien di rumah sakit sudah mendekati maksimal. Diperkirakan, pada 17 September mendatang, seluruh rumah sakit di DKI tidak lagi mampu menampung pasien Covid. Ada keterbatasan ruang dan jumlah tenaga kesehatan.

Kini masalahnya, apakah pemerintah daerah dan pusat sudah siap dengan dampak pemberlakuan PSBB jilid dua ini. Karena PSBB berarti juga membiayai warga yang tidak bisa mencari nafkah harian. Mulai dari tukang ojek, sopir angkot, pedagang kecil, buruh, dan lainnya. Alokasi bantuan sosial berupa sembako untuk warga pun dinilai akan menyedot anggaran yang tidak sedikit.

Begitu pun dengan keadaan di wilayah satelit DKI seperti Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, dan Bogor. Apakah mereka juga siap jika mengikuti langkah DKI berlakukan PSBB lagi. Karena jika tidak, kebijakan ini dinilai tidak akan efektif. Selain karena sebagian besar warga satelit ini bekerja di DKI, rumah sakit yang mereka tuju pun masuk dalam wilayah DKI.

Jika dampak sosial di masyarakat tidak diantisipasi dengan baik, dikhawatirkan akan terjadi ketegangan-ketegangan massif antara pemerintah dengan warganya. Karena antara sehat dan makan, bagi warga kebanyakan, akan lebih dipentingkan makan. Bagi mereka, tidak sehat akan sengsara. Tapi, tidak makan pun akan juga menderita.

Jika melihat efektivitas PSBB di DKI ini, peran pemerintah pusat tidak lagi bisa dianggap sekadarnya. Pemerintah pusat mestinya bercermin dari kegagalan di PSBB jilid satu lalu. Jangan lagi “bermain-main” dengan kebijakan soal Covid ini. Repotnya, jika masih ada ketidakkompakan antara pemprov dengan pemerintah pusat.

Untuk ukuran Asia Tenggara, bisa dibilang, Indonesia merupakan negara paling gagal untuk penangan wabah Covid. Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah bersiap-siap akan membuka sekolah dan bisnis mereka karena penularan sudah landai, justru di saat inilah negeri ini mengalami lonjakan yang luar biasa.

Tidak heran jika dua negara itu dan mungkin juga negara Asia Tenggara lain menutup pintu masuk untuk warga Indonesia. Itu artinya, ada pukulan telak di sektor ekonomi karena TKI akan kehilangan pekerjaan yang juga berbuntut menyusutnya pemasukan devisa.

PSBB jilid dua di ibu kota ini dinilai banyak pihak akan memunculkan dampak lebih berat secara nasional dari yang sebelumnya. Hal itu karena di saat inilah pertaruhan resesi mengalami keadaan kritis. Kedua, daya tahan ekonomi di PSBB jilid dua ini boleh jadi jauh lebih rentan di banding PSBB sebelumnya.

Inilah pilihan sulit PSBB. Menjadi sulit karena negeri ini tidak cekatan menangani sejak dari awal. Menjadi sulit karena seolah kita melangkah dari nol lagi. Dan juga sulit karena kantong negeri ini sudah seperti diambang pailit. (Mh)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Empat Masker Alami untuk Perawatan Wajah ala Skincare JSR

Next Post

Yuk, Pahami Sistem Pertahanan Tubuh Kita

Next Post

Yuk, Pahami Sistem Pertahanan Tubuh Kita

RUU Ekonomi Syariah, Upaya Mengejawantahkan Pasal 3 UUD NRI 1945

Event Merencanakan Kepribadian Anak Sejak dalam Kandungan di Kuliah Umum Madrasatun Nisa ke-12

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9562 shares
    Share 3825 Tweet 2391
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Warga Prancis Demo Tolak RUU yang Dinilai Diskriminatif Terhadap Muslim

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Tanda-tanda Wanita Rentan Kena Penyakit Jantung di Usia 40 Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • LAZ Al Azhar Gelar Training Relawan Ramadan 1442 H

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga