• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Mimpi Bisa Umroh

06/10/2020
in Editorial
73
SHARES
559
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali pelaksanaan ibadah umroh. Sejak 4 Oktober lalu, pelaksanaan umroh dibuka dengan tiga tahap. Dua tahap untuk warga berdomisili di wilayah dalam negeri Saudi. Dan tahap tiga untuk warga dari yang datang dari luar Arab Saudi.

Pelaksanaan umroh ini berbeda dari biasanya. Jamaah serba dibatasi baik dari segi jumlah maupun durasi waktu, baik ketika berada di Masjid Haram dan Masjid Nabawi. Khusus di Masjid Haram, jamaah dibatasi maksimal tiga jam untuk pelaksanaan Thawaf dan Sai.

Meski berasal dari wilayah Saudi, calon jamaah pun tidak bisa asal ikutan umroh. Mereka harus mengisi data yang berada di aplikasi tawakalna. Aplikasi ini merupakan sekumpulan data kesehatan calon jamaah. Seperti, pernah atau tidaknya positif Covid-19, pernah atau tidak mengikuti tes Swab, dan seterusnya.

Jika dalam aplikasi ini jamaah dinyatakan lulus oleh pihak pemerintah Arab Saudi, maka calon jamaah mengunduh aplikasi berikutnya: I’tamarna. Aplikasi ini akan memandu calon jamaah untuk berkumpul di mana, kapan pelaksanaan umrohnya, dan termasuk pengawasan durasi waktu jamaah saat berada di Masjid Haram.

Dengan kata lain, pelaksanaan umroh kali ini sangat berbeda dengan biasanya. Pemerintah Arab Saudi begitu memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi. Mereka tidak ingin, meski dengan alasan ibadah, penyebaran Covid-19 menjadi tidak terkendali.

Lalu, bagaimana dengan jamaah yang berasal dari luar negara Arab Saudi? Jawabannya, kalau yang berasal dari dalam Saudi saja pengawasan protokol kesehatan begitu ketat, apalagi yang dari luar. Dalam hal ini, pemerintah Arab Saudi akan mengumumkan negara mana saja yang diizinkan masuk, dan mana yang tidak.

Pemilihan ini tentu bukan karena soal suka tidak suka, atau senang tidak senang dengan suatu negara. Tapi, lebih karena catatan dalam negeri negara tersebut dalam menangani wabah corona. Apakah sudah menurun, landai, atau bahkan terus menaik seperti yang terjadi di negeri ini.

Tentu sangat wajar jika kebijakan ini dilakukan Arab Saudi sebagai tuan rumah yang bertanggung jawab. Karena ibadah umroh, terlebih lagi haji, merupakan pertemuan besar umat Islam dari seluruh penjuru negeri. Mungkin ribuan jamaah ini bisa dikendalikan saat berada di Masjid Haram dan Nabawi, tapi bagaimana ketika mereka berada di luar itu.

Bukankah mereka juga perlu penginapan untuk waktu berhari-hari. Mereka juga perlu makan rutin dalam jumlah pertemuan informal yang besar di ruang makan. Dan, mereka juga akan mengunjungi pasar, toko, lokasi ziarah, dan lainnya. Semuanya akan membuka kontak langsung antara masing-masing jamaah, serta jamaah dengan warga asli Arab Saudi.

Bayangkan jika umroh dilakukan tanpa seleksi ketat ini. Puluhan ribu hingga ratusan ribu orang dari seluruh negeri berkumpul dalam satu tempat yang sama, waktu yang berhimpitan; tentu akan sangat berpotensi menjadi klaster raksasa penyebaran wabah Covid-19.

Bagaimana dengan Indonesia? Secara nalar jawabannya mungkin sudah bisa ditebak. Silakan lihat sendiri bagaimana pengandalian wabah di dalam negeri. Apakah seperti negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang angkanya sudah menyusut drastis, atau seperti India yang naiknya begitu pasti.

Melihat catatan sebelum pandemi, memang Indonesia sebagai negara terbesar dalam jumlah jamaah haji dan umrohnya. Tapi, ini bukan soal hitung-hitungan saham. Bukan juga soal kedekatan secara emosional. Lagi-lagi, ini soal fakta kesehatan yang tidak bisa ditawar-tawar.

Kalau nantinya Arab Saudi tidak mengizinkan Indonesia masuk ke wilayahnya untuk ibadah umroh, sampai kapan izin itu akan terbuka? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana. Bukan karena kekuatan lobi. Bukan juga karena “permainan” seperti yang marak di negeri ini. Tapi, lebih karena fakta kesehatan di tengah pandemi.

Jadi, kalau sebuah negara ingin dipilih bisa umroh, jangan semata-mata mengandalkan lobi. Apalagi memprotes dan menyalahkan Saudi. Urus dulu keberhasilan kesehatan dalam negeri. Tapi kalau tidak mampu juga, boleh jadi, umroh hanya sekadar mimpi. (Mh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Mendidik Anak Hiperaktif

Next Post

Kenali Lima Produk Kecantikan Kadaluarsa yang Masih Bisa Dimanfaatkan

Next Post

Kenali Lima Produk Kecantikan Kadaluarsa yang Masih Bisa Dimanfaatkan

Segarkan Sore Hari dengan Es Jagung Nikmat ala Della Suzura

BNI Syariah Gelar Public Lecture Mahasiswa Baru Universitas Islam As-Syafi’iyah

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2698 shares
    Share 1079 Tweet 675
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9039 shares
    Share 3616 Tweet 2260
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4087 shares
    Share 1635 Tweet 1022
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4729 shares
    Share 1892 Tweet 1182
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11666 shares
    Share 4666 Tweet 2917
  • 5 Kreasi Camilan MPASI Berbahan Brokoli yang Lezat dan Bergizi untuk Si Kecil

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga