• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Heboh Mudik dan Pulang Kampung

24/04/2020
in Editorial
74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Mudik dan pulang kampung kini menjadi istilah yang menarik perhatian. Hal tersebut setelah Presiden Jokowi menjelaskan perbedaannya saat wawancara dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans 7 beberapa waktu lalu.

Ketika itu Najwa menanyakan kebijakan presiden tentang larangan mudik yang dianggap telat. Karena, sudah ribuan warga Jakarta dan sekitarnya yang kini sudah tiba di kampung halaman. Kenapa baru Jumat ini mudik secara resmi dilarang?

Jokowi pun menjelaskan bahwa mudik dan pulang kampung itu berbeda. Saat itu, tampak ada raut keterkejutan dari wajah Najwa Shihab menyimak jawaban yang seperti di luar dugaannya itu. Apa bedanya, Pak? Tanyanya kemudian.

Jokowi menjelaskan, kebijakan larangan mudik itu tidak telat. Karena mudik itu adalah orang yang bepergian ke kampung halaman untuk berlebaran di sana. Sementara yang kemarin-kemarin itu adalah mereka yang kembali ke kampung halaman lantaran tidak lagi mempunyai pekerjaan di kota.

Penjelasan presiden ini mengusik publik dan sejumlah pakar bahasa untuk menjelaskan perbedaan kata mudik dan pulang kampung. Hal itu setelah ditemukan adanya kesamaan arti dari dua kata itu dalam kamus besar bahasa Indonesia atau KBBI.

Namun, di luar makna harfiah yang disorot banyak orang itu, pemerintah melalui presiden sepertinya ingin menjelaskan bahwa warga kota khususnya Jakarta yang tidak lagi memiliki pekerjaan akan menjadi potensi buruk kalau mereka tetap berada di Jakarta.

Lebih baik mereka kembali ke kampung halaman dengan keadaan lingkungan ala kadarnya daripada tetap di Jakarta dengan lingkungan tempat tinggal yang jauh lebih buruk: sempit, padat, dan kumuh.

Makna lain dari penjelasan pemerintah ini seolah menunjukkan bahwa krisis ekonomi sebagai dampak dari wabah covid 19 akan berlangsung lama. Bahwa,  pemulihan ekonomi berbeda dengan pemulihan kesehatan wabah corona. Pemulihan wabah boleh jadi bisa normal dalam hitungan bulan, tapi ekonomi bisa memakan waktu tahunan.

Memang tidak dijelaskan atau belum ada kebijakan turunan tentang strategi pemulihan ekonomi di kampung-kampung. Dari sini, bisa dijelaskan apakah mereka yang kembali ke kampung bisa lebih baik daripada tetap tinggal di Jakarta. Bukankah selama ini banyak orang yang menganggap, seburuk apa pun tinggal di Jakarta jauh lebih menjanjikan daripada berada di kampung halaman.

Dari sudut pandang lain, boleh jadi pembiaran warga pulang kampung sebelum ini untuk meminimalisir potensi konflik sosial dan keamanan di kota. Setidaknya, siapa pun akan berpikir dua kali untuk membuat rusuh kampung halamannya sendiri daripada mengamuk di Jakarta.

Pertanyaannya, bagaimana dengan mereka yang baru kehilangan pekerjaan setelah larangan mudik diberlakukan? Bukankah potensi-potensi yang dikhawatirkan itu sama saja, antara tetap berada di Jakarta sebelum larangan mudik dengan sesudah larangan diberlakukan.

Jawabannya mungkin sederhana. Pertama, setidaknya mengurangi potensi ledakan krisis sosial dan keamanan di Jakarta. Kedua, boleh jadi karena pemerintah menghitung adanya pengaruh bulan puasa. Bukankah orang berpuasa jauh lebih sabar daripada saat tidak berpuasa.

Begitulah mungkin kenapa ada perbedaan antara mudik yang dilarang dengan pulang kampung yang dibolehkan. Tapi, hal ini tidak menjadi dalih hukum. Ketika sebuah mobil berpenumpang yang keluar Jakarta diberhetikan aparat keamanan, orang-orang itu mengatakan, “Maaf, Pak Polisi. Kami bukan mau mudik, tapi pulang kampung!” (Mh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ide Menu Berbuka ala Keluarga Sukmawati, Mie Lidi Goreng Siram Bumbu Pecel

Next Post

Kolak Pisang, Menu Takjil Perdana di Hari Pertama Ramadan

Next Post

Kolak Pisang, Menu Takjil Perdana di Hari Pertama Ramadan

Segarkan Siang Hari dengan Es Alpukat, Mudah dan Mengenyangkan

Pemerintah Jangan Persulit Izin Insinerator Corona

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8239 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Menghina Allah dalam Hati

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11266 shares
    Share 4506 Tweet 2817
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga