• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Dilema Pasar Lebaran

05/05/2021
in Editorial
Dilema Pasar Lebaran

Ilustrasi, foto: Tribunnews.com

76
SHARES
581
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Menjelang Lebaran seperti saat ini, pasar menjadi tempat yang paling diminati pengunjung. Baik, pasar tradisional maupun modern.

Salah satu yang pernah heboh adalah kerumunan di Pasar Tanah Abang di Jakarta, Pasar Anyar di Bogor, dan pasar-pasar lain di seluruh kota besar. Di tempat-tempat ini, nyaris mustahil diterapkan prokes.

Jangankan jaga jarak, bisa melangkah normal saja sudah bagus. Hal ini karena pengunjung begitu berjubel, padat. Keadaan lebih parah jika memasuki lorong-lorong kios.

Memang keadaan ini menguntungkan banyak pihak dari segi ekonomi. Bagi pedagang busana, suasana yang menguntungkan ini hanya terjadi satu tahun sekali: sepuluh hari sebelum Lebaran.

Bisa dibilang, inilah ritual tahunan yang sangat menguntungkan. Meskipun, capek dan lelahnya luar biasa.

Masalahnya, momen Lebaran ini masih dalam pandemi. Bahkan angka kenaikannya sangat mengkhawatirkan.

Jika pemerintah membiarkan fenomena kerumunan di pasar seperti ini, maka perkembangan pandemi akan tambah mengkhawatirkan. Kerumunan akan menambah potensi cepatnya penularan.

Di sinilah dilemanya. Di satu sisi, pemerintah daerah menginginkan momen Lebaran ini untuk menaikkan pendapatan ekonomi masyarakat, di sisi lain, ada bahaya pandemi yang mengancam.

Berbeda dengan tahun lalu, yang pemerintah akhirnya dengan berat hati menutup pasar, atau mensiasati dengan ganjil genap; tahun ini agaknya sangat sulit. Karena situasi tidak normal dipahami sebagai kondisi darurat yang hanya sementara. Bukan terus berlanjut.

Dan dilemma ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Di seluruh dunia menghadapi hal yang sama: berpihak ke ekonomi, kesehatan terancam; berpihak ke kesehatan, ekonomi yang akan terancam.

Boleh jadi, kebijakan pasar online memang menjadi terobosan baru yang harus disempurnakan. Tak perlu datang, transaksi lancar, dan barang bisa dikirim ke rumah.

Dengan kata lain, pasar online bukan sekadar melindungi konsumen dan pedagang dari bahaya pandemi, tapi juga lebih memanjakan konsumen. Tanpa repot, belanja berjalan normal.

Masalahnya hanya di budaya dan kebiasaan. Masyarakat belum terbiasa dengan belanja online. Dan ada kenikmatan lain yang tidak didapat dari belanja online, seperti tawar menawar dan menyentuh atau mencocokkan barang yang akan dibeli.

Tidak mudah memang menyiasati dilema ini. Butuh kesadaran konsumen bahwa pengetatan ini demi kebaikan bersama.

Dan pemerintah pun lebih ditantang untuk menyempurnakan lagi sarana belanja online yang aman, nyaman, dan tanpa hambatan. [Mh]

 

Tags: dilemma pasar lebarankerumunan pasarLebaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Yang Penting Mampu Berbuat Adil

Next Post

Cerahkan Wajah dengan Masker Bunga Mawar

Next Post
Cerahkan Wajah dengan Masker Bunga Mawar

Cerahkan Wajah dengan Masker Bunga Mawar

Jemaah haji bisa dibadalkan

Kisah Pembebasan Kota Makkah (Part 1)

Resep Susu Kurma, Ide Minuman Sehat saat Berbuka

Resep Susu Kurma, Ide Minuman Sehat saat Berbuka

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1762 shares
    Share 705 Tweet 441
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8018 shares
    Share 3207 Tweet 2005
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4474 shares
    Share 1790 Tweet 1119
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3533 shares
    Share 1413 Tweet 883
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Istri Pulang ke Rumah Ortu, Apakah Suami Wajib Menafkahi

    3724 shares
    Share 1490 Tweet 931
  • Getaran Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Tercatat Hampir Empat Jam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Safari Dakwah Ramadan Bersama Syekh Abu Toha di MTs Muhammadiyah Batang Kumpulkan Belasan Juta untuk Palestina 

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga