• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Berperang dengan Bangsa Kera

08/04/2023
in Editorial
Musuh Berani karena Kita Takut

Ilustrasi, foto: DevianArt

91
SHARES
702
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Sepanjang sejarah, Bangsa Yahudi selalu membuat ulah. Mereka khianati para Nabi. Mereka musuhi semua agama. Dan, mengklaim sebagai bangsa pilihan tuhan.

“Kami memang berdiri sejak tujuh puluhan tahun lalu. Tapi kami sudah lahir sejak empat ribu tahun lalu di bumi Israel ini!” begitulah klaim yang selalu mereka dengungkan terhadap bumi Palestina.

Pasca kemenangan Inggris dan sekutu dalam perang dunia pertama, sejumlah negeri muslim dipetak-petak seperti harta rampasan perang. Di antaranya Palestina yang di’hibah’kan untuk Israel.

Sejak itu, Israel mengklaim bahwa Palestina sudah tidak ada. Dan merekalah yang menganggap sebagai pemilik tanah yang penuh berkah itu.

Silahkan cari di google map peta negeri Palestina. Maka google akan menayangkan sosok lain tanpa ada kata Palestina. Kecuali, Israel.

Jangan heran. Karena semua memang sudah mereka siapkan untuk memanipulasi dunia bahwa merekalah negara yang berhak atas negeri Palestina.

Padahal tak seorang pun dari mereka yang sebelumnya menempati tanah Palestina. Mereka merampas dan kemudian menguasai tanah para Nabi yang bersejarah itu.

Inilah praktik penjajahan yang kini masih terjadi dari sebuah komunitas minoritas terhadap sebuah negara yang berdaulat.

Pun begitu, mereka masih tidak ridha jika di negeri jajahan mereka masih terdapat agama lain selain yang mereka anut. Termasuk Islam.

Dan Al-Quds dengan Masjid Al-Aqshanya adalah simbol nyata tentang eksistensi Islam yang sulit ditampik siapa pun. Bahkan nama Al-Aqsha disebut Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 1, bersanding dengan Masjid Al-Haram di Mekah sebagai tempat suci umat Islam.

Simbol Al-Aqsha itulah yang kini terus mereka otak-atik. Antara lain, mereka mengklaim bahwa bangunan masjid berada di atas kuil Solomon. Karena itulah mereka terobsesi untuk merobohkan Al-Aqsha.

Jangan heran jika mereka kerap menyerang Al-Aqsha seolah para jamaah di masjid itu sebagai pelaku teroris yang pantas dibasmi. Semua merupakan bagian dari siasat jahat mereka itu.

Menghadapi bangsa kera seperti Israel ini, tidak cukup hanya dengan negosiasi atau perundingan damai. Karena mereka memang tidak pernah mengenal kata damai. Yang mereka pahami hanya kekerasan dan perang.

Dan begitu banyak hadis sahih yang mengabarkan bahwa perang akhir zaman antara lain peperangan umat Islam dengan bangsa kera ini.

“Tidak akan terjadi Hari Kiamat hingga kalian (umat Islam) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, ‘Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mujahidin di Gaza sudah memulai langkah itu sejak beberapa tahun terakhir. Meskipun mereka digempur balik oleh Israel.

Dan langkah Gaza itu, kini mulai diikuti oleh sejumlah negara muslim lain. Lebanon pada Kamis lalu juga melancarkan serangan 34 rudal ke Israel.

Tidak tertutup kemungkinan serangan massif seperti itu juga akan diikuti oleh negara-negara muslim di sekitar kawasan konflik. Di situ ada Mesir, Yordania, Suriah, Irak, Arab Saudi, bahkan Turki. [Mh]

Tags: Berperang dengan Bangsa Kera
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Selalu Sehat Saat Menyusui dengan Konsumsi Makanan Ini

Next Post

Belajar dari Para Ulama

Next Post
Membekali Anak dengan Hikmah

Belajar dari Para Ulama

Khutbah Jumat tentang hal-hal dilupakan

6 Tawassul yang Disyariatkan

Salimah Kota Kupang Berbagi Takjil Sehat dan Halal

Salimah Kota Kupang Berbagi Takjil Sehat dan Halal

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8702 shares
    Share 3481 Tweet 2176
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    265 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11486 shares
    Share 4594 Tweet 2872
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga