• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 9 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Belajar dari Pilpres Prancis

28/04/2022
in Editorial
Belajar dari Pilpres Prancis

Presiden Prancis Emmacuel Macron, foto: AP/Thibault Camus.

75
SHARES
575
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PILPRES Prancis berakhir sukses. Pada Ahad lalu (24/4), Prancis resmi memutuskan siapa presiden baru mereka. Dialah presiden Emmanuel Macron yang terpilih untuk kedua kalinya.

Setelah kampanye panjang, akhirnya Prancis memiliki presiden baru. Dialah Macron yang terpilih untuk kedua kalinya.

Prestasi Macron yang terpilih untuk kedua kalinya merupakan baru pertama terjadi setelah dua puluh tahun Pilpres di Prancis. Yaitu, di masa Presiden Jacques Shirac.

Macron unggul dari lawannya Marine Le Pen dengan perolehan suara 58,5 persen lawan 41,5 persen. Sebuah capaian Macron yang tergolong kritis. Lima tahun lalu, Macron pernah memperoleh 66 persen suara.

Sebuah pidato menarik dari Macron akhirnya terucap. “Banyak orang di negara ini memilih saya bukan karena mendukung ide-ide saya. Tapi, untuk mencegah ide-ide sayap kanan. Saya berterima kasih kepada mereka dan berutang budi kepada mereka untuk tahun-tahun kedepan.”

Artinya, Macron menyadari bahwa dirinya sudah tidak populer lagi di mata rakyat Prancis. Tapi, rakyat Prancis juga tidak ingin mereka dipimpin oleh seorang Islamofobia seperti Le Pen.

Dalam kampanyenya, Le Pen bahkan terang-terangan akan melarang busana muslimah jika terpilih menjadi presiden. Dan hal itu sangat ditakuti rakyat Prancis yang masyarakatnya sangat majemuk.

Saat ini saja Prancis sudah terpuruk dengan beban ekonomi sebagai dampak perang Rusia Ukraina. Apatah lagi jika harus ikut direpotkan dengan “perang” di dalam negeri.

Dengan kata lain, sebagian besar rakyat Prancis rela menerima kenyataan buruknya ekonomi, daripada menghadapi buruknya konflik sosial karena Islamofobia.

Dan pilihan rakyat Prancis itu disambut baik masyarakat Eropa. Seluruh pemimpin Eropa menyambut baik hasil pilpres tersebut.

Barat yang terdiri dari Amerika dan Eropa sepertinya sudah meninggal jejak buruk mereka sebagai Islamofobia. Karena hal itu sama dengan mengamputasi diri sendiri yang sebenarnya tidak ada yang sakit.

Lalu bagaimana dengan Indonesia. Masihkah wajah Islamofobia tetap kentara di negara yang umat Islamnya terbesar di dunia ini? [Mh]

 

 

Tags: Belajar dari Pilpres Prancis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menyesal Setelah Menolak Lamaran

Next Post

Berdoalah di Kala Hujan

Next Post
Jangan Pernah Bosan Meminta

Berdoalah di Kala Hujan

Manfaatkan Barang Bekas untuk Membuat Kerajinan

Manfaatkan Barang Bekas untuk Membuat Kerajinan

Umatku

Membaca Inni Wajjahtu Wajhiya dalam Doa Iftitah juga Sunnah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8608 shares
    Share 3443 Tweet 2152
  • Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3874 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11421 shares
    Share 4568 Tweet 2855
  • Rumah Zakat Hadir Dampingi Penyintas Kebakaran Kemayoran, Salurkan Bantuan dan Lakukan Pendataan Kebutuhan Pengungsi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kajian Akbar Bertema Langkah Baik Bersama Muslim Pro dan Maybank Indonesia Digelar Secara Gratis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3401 shares
    Share 1360 Tweet 850
  • Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga