• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 15 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Baliho Habib

28/12/2021
in Editorial
Baliho Habib

Foto: Baliho (kompasiana.com)

109
SHARES
837
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Baliho Habib

Seorang bapak tampak menelusuri jalan bersama anak lelakinya. Dengan sepeda ontel, ia kayuh sebagian jalan panjang di sebuah kota. Ia sepertinya bukan sekadar bersepeda. Dengan cara itu, ia sebenarnya sedang mengajarkan sesuatu untuk puteranya.

Sepeda itu berhenti ketika sebuah mobil di tepian jalan tampak sedang menurunkan sejumlah orang. Yang membuat sang bapak tertarik adalah sosok-sosok yang turun dari mobil.

Sejumlah orang dengan pakaian compang-camping, adanya yang tampak cacat, berusia paruh baya, turun perlahan dari mobil itu. Setelah itu, masing-masing dari mereka berjalan ke arah yang berbeda.

Baca Juga: Loyalitas dari Ummu Habibah

Baliho Habib

“Ada apa, Pak? Siapa mereka?” tanya sang anak sambil terus menatap gerak-gerik para sosok yang kemudian ditinggal pergi mobil itu.

“Mereka para pengemis, anakku,” jawab sang bapak singkat.

“Kok bisa naik mobil?” tanya sang anak lagi.

“Itulah mereka yang menjadikan meminta-minta sebagai profesi. Mereka menyewa mobil untuk diantar, dan sore nanti akan pulang dengan jemputan mobil juga,” ungkap sang bapak yang diiringi anggukan anaknya.

“Semoga bangsa ini tidak terus melahirkan generasi seperti mereka,” doa sang bapak yang diamini puteranya.

Sepeda pun dikayuh ke lokasi lain. Sepanjang jalan, keduanya menoleh ke kiri dan kanan jalan yang mulai ramai. Sesekali sang anak mendongak ke arah gambar-gambar yang terpasang di tepian jalan.

“Pak, di sini banyak gambar beberapa orang dengan ukuran besar. Siapa mereka?” ucap sang anak.

Sepeda pun berhenti di tepian jalan yang aman. “Itu baliho habib, anakku,” jawab sang bapak sambil terus pandangannya ke arah baliho besar.

“Habib itu siapa, Pak?” tanya anaknya lagi.

“Habib itu sebutan untuk ulama yang ada keturunan dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,” jawab sang bapak. “Mereka biasa mengajarkan ngaji, berceramah,” lanjut sang bapak.

“Kenapa harus pasang baliho, Pak?” tanya sang anak.

“Itu cara untuk mengumumkan adanya acara pengajian besar yang akan diceramahi habib itu,” jawab sang bapak berharap agar anaknya memahami yang ia sampaikan.

“Kenapa harus dengan ukuran besar, Pak?” tanya anaknya lagi.

“Supaya banyak orang bisa membaca dengan jelas pesan undangan pengajian dan siapa yang akan mengajar. Dengan ukuran besar pula, panitia bermaksud menghormati habib yang dimuliakan itu,” jelas sang bapak.

“Apa mereka lebih mulia dari guru di sekolah, Pak?” tanya sang anak.

“Habib dimuliakan karena mengajarkan ilmu agama dengan tanpa pamrih. Ilmu itulah yang menjadikan semua kita bisa selamat hidup di dunia dan bahagia di akhirat kelak,” ungkap sang bapak.

“Pak, tanggal acaranya sudah lewat. Kenapa baliho itu tidak diturunkan?” ucap sang anak mencoba mengingatkan bapaknya dengan tulisan tanggal di baliho yang sudah lewat beberapa hari.

“Anakku, sebagian masyarakat menganggap baliho habib bukan sekadar undangan pengajian. Tapi kebanggaan kalau di daerahnya pernah dikunjungi habib yang mereka muliakan. Itulah kenapa mereka sungkan untuk menurunkan,” jelas sang bapak.

Dalam pemberhentian sejenak itu, bapak dan anak itu masih menikmati istirahatnya. Tiba-tiba, keduanya dikejutkan dengan raungan mobil kendaraan berseragam yang melalui jalan di mana keduanya berhenti.

“Waduh, ada pawai tentara, Pak!” teriak sang anak begitu gembira bisa menyaksikan kegagahan kendaraan aneka lapis baja di dekatnya. Sebuah pemandangan menakjubkan yang jarang ia lihat.

Pawai kendaraan itu pun berhenti tak jauh dari posisi keduanya beristirahat. Tampak sebagian tentara turun dengan rapi, dan berjalan mendekati baliho. Dengan cekatan, mereka pun bahu membahu menurunkan baliho habib itu.

Masyarakat sekitar ikut menyaksikan kegiatan langka itu. Ada di antara mereka yang merekam dengan ponsel masing-masing. Ada yang hanya terdiam karena terpesona dengan pemandangan langka itu. Tergolong langka, karena biasanya kegiatan itu dilakukan oleh petugas lain yang biasa menertibkan pedagang kaki lima.

“Wow luar biasa mulianya habib itu, Pak. Cuma untuk menurunkan balihonya pun harus dilakukan petugas khusus dan istimewa,” ucap sang anak sambil terus dalam pesona dengan pemandangan di hadapannya itu. (Mh)

Tags: Baliho Habib
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Ide Menu Olahan Steak Berbahan Ikan dan Ayam

Next Post

Peduli Generasi Berprestasi, BMH Sumut Serahkan Paket Pendidikan dan Sembako

Next Post

Peduli Generasi Berprestasi, BMH Sumut Serahkan Paket Pendidikan dan Sembako

Cempedak, Buah Khas Indonesia yang Kaya Serat

Nutrisi Kulit Wajah dengan Masker Buatan Sendiri

  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8883 shares
    Share 3553 Tweet 2221
  • Rumah Zakat Latih 42 Relawan melalui Volunteer Basic Training 2026 di Bogor

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4000 shares
    Share 1600 Tweet 1000
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11582 shares
    Share 4633 Tweet 2896
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2273 shares
    Share 909 Tweet 568
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3470 shares
    Share 1388 Tweet 868
  • UBN Hadiri Shalat Gaib Mantan Emir Qatar di Istiqlal, Kenang Warisan Kepemimpinan Syekh Hamad

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Empat Cara Memasak Brokoli agar Kandungan Gizi Terjaga

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga