• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

Respon Tingginya Tingkat Pengangguran di Gaza, ACT Luncurkan Program Sister Family Palestine-Indonesia

11/02/2021
in Unggulan
Respon Tingginya Tingkat Pengangguran di Gaza, ACT Luncurkan Program Sister Family Palestine-Indonesia

Respon tingginya tingkat pengganguran di Gaza akibat blokade dan Pandemi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar meringankan beban warga Palestina melalui program Sister Family Palestine-Indonesia. (Foto: ACT)

77
SHARES
592
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Respon tingginya tingkat pengganguran di Gaza akibat blokade dan Pandemi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar meringankan beban warga Palestina melalui program Sister Family Palestine-Indonesia. Sister Family Palestine-Indonesia hadir sebagai jawaban dari permasalahan sosial di Palestina sekaligus mempersaudarakan dermawan di Indonesia dengan keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan di Palestina.
Melalui program Sister Family Palestine-Indonesia, masyarakat Indonesia dapat berkomitmen untuk memberikan bantuan tiap bulan untuk warga Palestina agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Sedekah yang diamanatkan oleh Sahabat Dermawan tiap bulannya akan digunakan untuk membeli makanan, pakaian, kebutuhan sanitasi, perlengkapan dan biaya pendidikan, serta untuk membayar biaya sewa rumah.
Program ini diperkuat oleh realita di lapangan dimana Aksi Cepat Tanggap (ACT) mencatat beberapa keluarga di Jalur Gaza tidak lagi memiliki mata pencaharian, salah satunya adalah keluarga Bassam Sulaiman Salmi Eid yang tinggal di wilayah prasejahtera di Al-Zawaida, Gaza.
Dilaporkan oleh mitra ACT di Gaza bahwa kondisi perekonomian keluarga ini sangat buruk dengan anak yang masih usia sekolah.

“Kondisi perekonomian keluarga ini sangat buruk. Sang kepala keluarga yang menyandang gelar Sarjana tidak mendapatkan kesempatan kerja di Gaza akibat krisis, padahal anak-anaknya masih berusia sekolah. Keluarga ini sangat membutuhkan persediaan makanan dan kebutuhan sehari-hari,” laporan mitra ACT di Gaza, Selasa (12/1/2021).

Respon tingginya tingkat pengganguran di Gaza akibat blokade dan Pandemi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar meringankan beban warga Palestina melalui program Sister Family Palestine-Indonesia. (Foto: ACT)

Tingkat Pengangguran di Gaza Melonjak Akibat Blokade dan Pandemi

Upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Palestina di Gaza untuk menghambat penyebaran virus Covid-19 memiliki dampak ekonomi yang cukup serius. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya jumlah angka pengangguran di Jalur Gaza sejak pandemi virus corona menyebar di Jalur Gaza.
Sami Al-Amsi, Kepala Federasi Umum Serikat Dagang di Jalur Gaza menjelaskan, tingkat pengangguran di Jalur Gaza yang hingga kini masih diblokade Israel meningkat sebesar 17%, dan kini 82% dari total populasi di  Gaza tidak memiliki pekerjaan, sebagaimana dilaporkan Middle East Monitor pada November 2020.

Tingkat pengangguran di Jalur Gaza yang hingga kini masih diblokade Israel meningkat sebesar 17%, dan kini 82% dari total populasi di  Gaza tidak memiliki pekerjaan, sebagaimana dilaporkan Middle East Monitor pada November 2020.
Menurut rilis resmi dari Federasi Umum Serikat Dagang di Jalur Gaza, pandemi corona telah berdampak langsung maupun tidak langsung kepada lebih dari 160.000 pekerja akibat banyak perusahaan yang terpaksa merumahkan banyak karyawannya.
“Sektor transportasi umum telah lumpuh total. Ada sekitar 15.000 hingga 20.000 orang yang bekerja di sektor tersebut. Sektor konstruksi yang mempekerjakan sekitar 40.000 orang juga telah berhenti beroperasi.” sebut Al-Amsi.

Sementara itu, sambung Al Andi dari sekitar 21.000 orang yang bekerja di sektor industri, hanya 8.000 orang yang dapat kembali bekerja. Selain itu, lebih dari 4.000 nelayan juga seringkali menjadi korban serangan Israel,” ungkap Al-Amsi.
Al Andi juga menambahkan, banyak para pekerja yang harus bekerja dalam jangka waktu yang lebih panjang setiap harinya hanya untuk menerima upah rendah.
“Jam kerja berkisar antara sepuluh hingga tiga belas jam setiap harinya dengan upah harian yang berkisar antara 15 hingga 35 shekel (Rp64.000 hingga 149.500) dalam kondisi yang terbaik. Tingginya angka pengangguran di Jalur Gaza mengakibatkan banyaknya keluarga prasejahtera yang kehilangan sumber-sumber mata pencaharian mereka.” jelasnya lagi.

[jwt/rilis]

Tags: ACTKabar Terkini GazaSister Family Palestine-Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Nasi Goreng Bakar

Next Post

ARANA Daily Essentials, Produk Lokal yang Peduli dengan Kesehatan Tubuh

Next Post
ARANA Daily Essentials, Produk Lokal yang Peduli dengan Kesehatan Tubuh

ARANA Daily Essentials, Produk Lokal yang Peduli dengan Kesehatan Tubuh

4 Cara Membuat Nasi Goreng Gurih dan Segar

4 Cara Membuat Nasi Goreng Gurih dan Segar

Merindu Rumah-Mu

Kisah Muhammad dalam Pengasuhan Kakek Abdul Muthalib dan Wafatnya Aminah

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    360 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11481 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga