• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Krisis Keuangan Dahsyat, Makan Siang di Negara Ini Seharga 1,7 Milyar

24/08/2018
in Berita
74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Pernahkah membayangkan makan siang dengan lauk telur, ikan, sayuran, dan lainnya bisa mencapai 1 milyar lebih? Ini bukan hal mustahil terjadi. Di Venezuela, peristiwa ini sedang menghantui seluruh warganya yang mengalami inflasi sebesar 185.000 persen. Na’udzubillah min dzalik.
Seperti dilansir BBC pada edisi Kamis (23/8), negara Venezuela benar-benar mengalami keterpurukan keuangan dan ekonomi yang luar biasa. Mata uang Bolivar di negara ini jatuh ke jurang paling dalam. 
Bayangkan, ada cerita dari seorang staf dubes Indonesia untuk Venezuela ketika makan siang bersama 20 orang di sebuah rumah makan. Kasir rumah makan menyebut angka 1,7 milyar Bolivar untu harga makan siang tersebut. Padahal, makanannya tergolong sangat biasa: telur, ikan, sayuran, dan lainnya.
Karena tak bawa uang sebanyak itu, staf dubes ini pun terpaksa melunasinya dengan melakukan transfer. 
Angka ratusan juta dan milyaran di negeri kaya minyak itu kini bukan  lagi istimewa. Karena untuk membayar senilai 20 Bolivar untuk ukuran normal, warga harus mengeluarkan uang sebesar 2 juta Bolivar. 
Jadi jangan kaget jika hanya untuk membeli pulpen semisal 20 ribu rupiah, orang harus membayar sebesar 80 juta rupiah. 
Krisis keuangan di negara yang berada sebelah selatan benua Amerika ini diawali sejak beberapa tahun lalu ketika harga minyak dunia jatuh. Sementara, Venezuela tidak punya penghasilan lain kecuali minyak. Salah urus negara pun merupakan sebab lain yang tak kalah pentingnya.

[gambar1]

Anak-anak Venezuela berebut sampah untuk mereka makan. Foto: The Times

Keadaan ini membuat semua investor asing telah lama pergi meninggalkan Venezuela. Mereka takut dengan resiko keuangan yang begitu tinggi. Bahkan lembaga-lembaga rentenir dunia yang biasa meminjamkan dananya untuk negara miskin pun tak mau masuk ke negeri mendiang Hugo Chavez ini. Jadilah Venezuela sendirian menghadapi krisis keuangan super hebat ini.
Kebijakan baru pun diberlakukan Presiden Nicolas Maduro. Mulai 20 Agustus lalu, uang Bolivar mengalami pemotongan 5 digit. Yang semula bernilai 1000.000 Bolivar, kini nilainya hanya 10. Rakyat pun berbondong-bondong melakukan penukaran dengan nilai baru dari Bolivar ini. 
Pemandangan ini mengingatkan dunia tentang bobroknya sistem keuangan dunia saat ini. Karena mereka tidak lagi memiliki patokan nilai uang sebuah negara. Hal ini berbeda ketika dunia masih diatur dengan standar kepemilikan emas sebuah negara. Standarnya jelas, yaitu emas.
Dengan tanpa patokan, negara bisa seenaknya mencetak uang seberapa besar pun keinginan rezim yang berkuasa. Tapi resikonya, nilai uang akan kian mengecil, bahkan menjadi sangat kerdil seperti yang dialami Bolivar di Venezuela. 

[gambar2]

Kerusuhan merebak di seluruh kota Venezuela, foto: Khilafah.com

Apa yang bisa dilakukan negeri Amerika latin ini? Boleh jadi, mereka akan menjual aset atau harta negara yang mereka miliki kepada pihak asing seperti yang telah dilakukan negara Yunani beberapa tahun lalu ketika mengalami nasib yang sama. 
Ujung-ujungnya, negara hanya seperti memiliki cangkang atau kesingnya  saja. Sementara, isi negara berupa kekayaan alam sudah dimiliki pihak asing. 
Atau dengan istilah lain, seluruh pejabat negara mulai dari Presiden hingga tukang sapu digaji oleh perusahaan asing untuk berkerja sungguh-sungguh buat kepentingan asing. 
Semoga Indonesia tidak akan seperti Venezuela. (mh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sederhana Bukan Seperti Orang Miskin

Next Post

Ini 5 Makanan Penyeimbang Menu Idul Adha agar Tidak Kolesterol

Next Post

Ini 5 Makanan Penyeimbang Menu Idul Adha agar Tidak Kolesterol

Tips Jitu Menulis Artikel SEO Friendly

Chad Larang Warganya Gunakan Whatsapp, Facebook, atau Twitter

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8540 shares
    Share 3416 Tweet 2135
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4377 shares
    Share 1751 Tweet 1094
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11381 shares
    Share 4552 Tweet 2845
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3217 shares
    Share 1287 Tweet 804
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga