• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Umi Pipik Ingatkan Ibu Adalah Sekolah Pertama Anak

28/01/2015
in Berita
73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pipik Dian Irawati atau dikenal dengan Umi Pipik mulai aktif di dunia dakwah melanjutkan kerja dakwah suaminya, Ustad Jefrry Al Buchori Rahimahulllah. Meski aktifitas umi Pipik semakin banyak berbagi ilmu dan pengalaman tetapi bahinya mendidik anak merupakan tugas utama karena ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak.

Seperti yang ditulis oleh Umi Pipik dalam akun Instagramnya @pipikujeofficial saat mengupload foto cantiknya dengan balutan pink menerima seikat bunga dari salah satu buah hatinya.

Berikut isi tulisan indah yang patut diteladani .

“Al-ummu madrosatul uula…

Ibu adalah sekolah atau pendidik pertama bagi anaknya.
Ibu bagaikan sebuah sekolah apabila engkau menyiapkannya.. Engkau telah menyiapkan bangsa
yang berkepribadian.

Setiap perempuan adalah guru dan pengajar. Paling tidak, guru dan pengajar bagi anaknya sendiri. Sehebat-hebatnya guru di luar sana, tak ada guru sehebat ibu yang selalu mengajar dan mendidik anaknya hampir 24 jam penuh.

Karena pelajaran kehidupan itu bukan hanya membaca atau
berhitung. Ada pelajaran yang jauh lebih penting dari itu.. Mengenal Rabbnya.. mengenal nabinya.. mengenal agamanya.. Bagaimana berakhlak mulia, bagaimana beraqidah yang lurus.

Mengenalkannya pada kehidupan, mengenalkan apa itu cinta dan rasa empati.. Tak hanya sekadar teori, tapi mengajarkan
semuanya itu dalam bentuk nyata, dalam segala tindak keseharian.

Mereka, anak-anak, belajar semua itu langsung dari sang guru pertama dan utama, yaitu ibu mereka. Mereka belajar lewat apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Mereka belajar dari apa yang ibu mereka ucapkan dan lakukan.

Ketika saya kecil dulu..ibu saya sering sekali memberikan nasehat tentang berbagai hal. dan banyak diantaranya yang masih saya ingat hingga kini…

“Setinggi-tingginya pendidikan seorang perempuan, tempatnya adalah di rumah. Sepintar apapun, secantik apapun, sehebat apapun karirnya, perempuan yang baik adalah yang terus belajar untuk menjadikan rumahnya tempat ternyaman bagi suami dan anak-anaknya. Seorang ibu, dengan segala kecakapan memasak, menjahit, mengurus rumah, mengatur keuangan, mendidik anak-anaknya dengan sebaik-baiknya seperti apa yang Allah dan RasulNya perintahkan, adalah teladan utama bagi sang anak.
Hingga sejauh apapun suami dan anak-anak pergi, rumah dengan segala kehangatannya adalah tempat kembali yang paling mereka rindukan..” #baitijannati

(red/@pipikujeofficial)

ChanelMuslim.com – Pipik Dian Irawati atau dikenal dengan Umi Pipik mulai aktif di dunia dakwah melanjutkan kerja dakwah suaminya, Ustad Jefrry Al Buchori Rahimahulllah. Meski aktifitas umi Pipik semakin banyak berbagi ilmu dan pengalaman tetapi bahinya mendidik anak merupakan tugas utama karena ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak.

Seperti yang ditulis oleh Umi Pipik dalam akun Instagramnya @pipikujeofficial saat mengupload foto cantiknya dengan balutan pink menerima seikat bunga dari salah satu buah hatinya.

Berikut isi tulisan indah yang patut diteladani .

“Al-ummu madrosatul uula…

Ibu adalah sekolah atau pendidik pertama bagi anaknya.
Ibu bagaikan sebuah sekolah apabila engkau menyiapkannya.. Engkau telah menyiapkan bangsa
yang berkepribadian.

Setiap perempuan adalah guru dan pengajar. Paling tidak, guru dan pengajar bagi anaknya sendiri. Sehebat-hebatnya guru di luar sana, tak ada guru sehebat ibu yang selalu mengajar dan mendidik anaknya hampir 24 jam penuh.

Karena pelajaran kehidupan itu bukan hanya membaca atau
berhitung. Ada pelajaran yang jauh lebih penting dari itu.. Mengenal Rabbnya.. mengenal nabinya.. mengenal agamanya.. Bagaimana berakhlak mulia, bagaimana beraqidah yang lurus.

Mengenalkannya pada kehidupan, mengenalkan apa itu cinta dan rasa empati.. Tak hanya sekadar teori, tapi mengajarkan
semuanya itu dalam bentuk nyata, dalam segala tindak keseharian.

Mereka, anak-anak, belajar semua itu langsung dari sang guru pertama dan utama, yaitu ibu mereka. Mereka belajar lewat apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Mereka belajar dari apa yang ibu mereka ucapkan dan lakukan.

Ketika saya kecil dulu..ibu saya sering sekali memberikan nasehat tentang berbagai hal. dan banyak diantaranya yang masih saya ingat hingga kini…

“Setinggi-tingginya pendidikan seorang perempuan, tempatnya adalah di rumah. Sepintar apapun, secantik apapun, sehebat apapun karirnya, perempuan yang baik adalah yang terus belajar untuk menjadikan rumahnya tempat ternyaman bagi suami dan anak-anaknya. Seorang ibu, dengan segala kecakapan memasak, menjahit, mengurus rumah, mengatur keuangan, mendidik anak-anaknya dengan sebaik-baiknya seperti apa yang Allah dan RasulNya perintahkan, adalah teladan utama bagi sang anak.
Hingga sejauh apapun suami dan anak-anak pergi, rumah dengan segala kehangatannya adalah tempat kembali yang paling mereka rindukan..” #baitijannati

(red/@pipikujeofficial)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masya Allah, Meski Kedatangan Presiden Barack Obama, Raja Salman Tetap Utamakan Sholat Ashar

Next Post

Waspada Bakteri Listeria monocytogenes

Next Post
Waspada Bakteri Listeria monocytogenes

Waspada Bakteri Listeria monocytogenes

Islamic Book Fair 2015 Gandeng ARIN Kembali Gelar "Idola Nasyid Indonesia"

DPD Dukung Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4420 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8653 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11452 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga