• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 3 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tujuh Puluh Tahun Lalu, Palestina Berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia

16/08/2016
in Berita
71
SHARES
548
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IMG-20160816-WA0003

Chanelmuslim.com- Namanya Ali Dawabsha. Umurnya baru 18 bulan. Mungil, lucu, dan menggemaskan. Anak tak berdosa ini tiba-tiba menghentak dunia kemanusiaan. Tubuhnya hangus terbakar setelah dilempari bom molotov oleh warga Israel.

Malam itu, para ekstrimis Yahudi menyatroni rumah keluarga Dawabsha di Duma, Selatan Nablus, dengan membawa sejumlah bahan bakar. Tak hanya itu, mereka jua mencorat-coret dinding dan menyebut aksinya sebagai pembalasan mesiah kepada bangsa Palestina. “Dendam itu abadi,” tulis mereka.

Api berkobar, asap mengepul, dan tangis Ali Dawabsha pecah. Permintaan tolong keluarga menembus langit Nablus. Raungan itu menghentak warga Palestina untuk bergegas memadamkan si jago merah.

Tiga buah ambulan langsung menepi. Tiga anggota keluarga selamat, tapi bayi mungil itu tak bisa tertolong. Tubuh Ali Dawabshah, bocah malang itu, hangus terbakar.

Solidaritas Ali menggema di seluruh dunia. Seniman Palestina, Nader Hamudah, mengutuk tindakan bar-bar pemukim Yahudi dan menciptakan lagu solidaritas untuk Ali Dawabsha.

Di Afrika, Baghdad Bounedjah, pemain klub Tunisia Etoile Sportive du Sahel, mencetak gol dan menunjukan gambar Ali Dawabsha di bajunya.

Bagi Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, pembunuhan balita Palestina adalah aksi teroris. Sedangkan Uni Eropa mendesak rezim Israel menolak intoleransi bagi tindakan kekerasan terhadap bangsa Palestina.

Malang, tak lama berselang, ayah kandung Ali Dawabsha menyusul sang buah hati tercinta. Saad Dawabsha (32), meninggal akibat luka bakar pada sekujur tubuhnya. Sementara, istri dan anak mereka lainnya yang berusia 4 tahun, masih berada dalam kondisi kritis.

Lalu apa sikap kita? Terdiam dan sekedar mengheningkan cipta?

Jelang kemerdekaan RI ke-71, kita pun patut bertanya, sudah sejauh manakah nurani kemerdekaan bangsa kita? Ya, bangsa ya belum kering mengutuk arogansi Israel raya di KTT soal Palestina.

M. Zein Hassan dalam buku Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri (1980) menjelaskan bagaimana dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di tengah bungkamnya dunia.

Setahun sebelum kemerdekaan Indonesia, tulis Zein, Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini telah menyuarakan dukungannya atas kemerdekaan Indonesia.

Maka ketika tersiar Mufti Besar Palestina, Amin Al Husaini, mengucapkan selamat atas kemerdekaan Indonesia, hal ini turut menjadi dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Berita yang disiarkan radio Berlin berbahasa Arab tersebut, disebarluaskan oleh para mahasiswa Indonesia di Kairo untuk menggelorakan perjuangan kemerdekaan Indonesia, sehingga kabar tersebut dimuat berbagai media di Mesir.

Tak heran, ketika ditanya redaktur majalah “Al-Wa’yul Islami” Kuwait pada tahun 1989, soal siapakah tokoh yang mempengaruhi perjuangannya? Mantan Perdana Menteri Indonesia, Mohammad Natsir, turut menyebut salah satu nama. Dialah Syekh Amin Al Husaini.

Dukungan tokoh Palestina lainnya bagi kemerdekaan RI juga mengalir dari saudagar ternama Palestina, Muhammad Ali Taher pada tahun 1944.

Demi kemerdekaan Indonesia, ia menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata, “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia.”

Semua momentum emosional itu dilakukan oleh bangsa Palestina kepada saudaranya di Indonesia. Meskipun sedang terjajah, bangsa Palestina tidak pernah surut untuk membagikan suaranya demi kemerdekaan bagi negaranya, dan juga Indonesia.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi semangat Indonesia dalam mengadvokasi hak asasi sebuah bangsa untuk dapat meraih kemerdekaan.

Sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Sudah seharusnya kita merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan puji syukur. Namun jangan pernah melupakan saudara kita. Di sana, di Palestina. 70-an tahun lalu mereka berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. (Mh/pizaro)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menyempurnakan Wudhu

Next Post

Catatan Akhir Amru bin Ash

Next Post
Catatan Akhir Amru bin Ash

Catatan Akhir Amru bin Ash

Uwais Al-Qarni Lebih Senang Bersama Fakir Miskin

Sakit Gigi, Adakah Hubungannya dengan Kehamilan?

Sunnah Mentahnik Bayi dengan Kurma

Mengatasi Bercak Merah karena Ruam Popok pada Bayi

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9019 shares
    Share 3608 Tweet 2255
  • Tips Efektif Membersihkan Perabotan Dapur yang Berlemak

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11657 shares
    Share 4663 Tweet 2914
  • Resep Membuat Pempek Dos

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2320 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4074 shares
    Share 1630 Tweet 1019
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2396 shares
    Share 958 Tweet 599
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga