• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 8 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tradisi Kuliner Suriah Terancam Punah Akibat Perang Tak Kunjung Usai

13/04/2016
in Berita
69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

kulinChanelMuslim.com – Perang Suriah tak hanya membantai banyak orang tak berdosa, namun juga membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal. Tambah lagi, situs bersejarah juga dihancurkan tanpa ampun.

Banyaknya warga Suriah yang meninggalkan kampung halaman untuk bermigrasi ke negeri seberang, sebagaimana dikabarkan CBS Kanada, berdampak pada kelestarian tradisi kuliner setempat.

Aleppo, salah satu kota tertua di Suriah, memiliki tradisi kuliner yang mengakar. Lada Aleppo sudah dikenal selama dua ribu tahun, mengingat kota ini sempat menjadi pemberhentian Jalur Sutra.

Menurut Philippe de Vienne, importir sekaligus pemilik toko rempah-rempah Épices de Cru di Montreal, Kanada, lada Aleppo masih dikenal sebagian belahan dunia, dua dekade belakangan ini.

Philippe sempat rutin mengimpor lada manis-pedas Aleppo dari Suriah. Cita rasa dan aromanya menyerupai perpaduan buah kering dan cabai. Tak heran bila lada Aleppo menjadi favorit masakan dunia.

Sayangnya, menurut Philippe, sebagian orang Suriah yang selama ini melakukan jual beli lada dengannya kini menjadi pengungsi, sementara sebagian lainnya tak kedengaran lagi kabarnya.

“Lada Aleppo masih tersedia, tapi bukan dari Suriah, melainkan Turki,” kata Philippe, dikutip CBS Kanada. Ia pun menyayangkan rempah-rempah lain Suriah yang turut punah akibat perang.

Pada masa lalu, Philippe sempat membeli tanaman liar berkhasiat macam za’atar, juga tanamanan berkhasiat lain khas Timur Tengah yang tumbuh subur di perbukitan Suriah nan kering dan gersang.

“Butuh satu hingga dua tahun bagi kami untuk mencari sampai akhirnya bisa mendapatkan lada [Aleppo] dari orang-orang di Turki yang kami tahu memang memproduksinya,” kata Philippe.

“Lain lagi cerita tentang jintan,” katanya. “Iklim dan tanah di Suriah sangat unik, bisa memproduksi jintan berkualitas yang dicari oleh banyak orang. Beda dengan jintan asal Maroko atau India.”

Kini, Philippe kesulitan membeli jintan, lada dan za’atar dari Suriah. Ia juga tak menjumpai rempah-rempah lain yang berkualitas sama seperti dari Aleppo. “Rempah-rempah Suriah menuju punah.”

Lebih dari lima tahun belakangan ini, Suriah hanya mengekspor makanan kering. Philippe menyayangkan para petani Suriah yang selama ini berdagang dengannya telah mengungsi atau menghilang.

“Orang-orang yang selama ini menjadi kawan-kawan kami telah menghilang,” kata Philippe. “Sungguh menguras emosi kala mengetahui kawan-kawan di sana terperangkap peperangan.”

Philippe juga menyesalkan dirinya tak bisa berbuat banyak. Namun ia cukup berlega hati, ada di antara kawan-kawan Suriah-nya yang mengungsi dan membuka toko rempah-rempah di Istanbul.

Philippe berharap, suatu hari nanti bisa kembali ke Aleppo. “Aleppo harus bertahan. Ini adalah kota tertua di dunia. Jadi harus bertahan. Orang-orang Aleppo tidak mudah dimusnahkan.”

Kelak peperangan usai dan perdamaian melanda Suriah, Philippe ingin perkebunan dan perdagangan rempah-rempah kembali bergairah. Tradisi kuliner Suriah jangan sampai punah.[af/cnn]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Scrub Gula Bisa Bantu Putihkan Siku yang Menghitam

Next Post

Cut Nyak Dhien Tetap Gigih Melawan Belanda Meski Ditinggal Suami

Next Post

Cut Nyak Dhien Tetap Gigih Melawan Belanda Meski Ditinggal Suami

Intan Nuraini Putuskan Berhijab

Masya Allah, Musa Wakil Indonesia Peroleh Juara Ketiga Penghafal Alquran Tingkat Dunia

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    483 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4373 shares
    Share 1749 Tweet 1093
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    211 shares
    Share 84 Tweet 53
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9060 shares
    Share 3624 Tweet 2265
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4103 shares
    Share 1641 Tweet 1026
  • Taman Rekreasi Waterboom Jogja Tawarkan Promo Kemerdekaan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11672 shares
    Share 4669 Tweet 2918
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2335 shares
    Share 934 Tweet 584
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga