• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tidak Adil Kalau Rakyat Harus Mensubsidi Pertamina

12/05/2020
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Di tengah penderitaan wabah Covid-19 ini, mestinya rakyat tidak dibebani dengan harga BBM yang tinggi. Apalagi kalau itu digunakan untuk ‘mensubsidi’ Pertamina.

Selain itu, Alasan Pemerintah untuk tidak menurunkan harga BBM di saat harga minyak dunia anjlok dinilai tidak logis dan terkesan mengada-ada. Semua data dan logika yang dipakai Pemerintah untuk mempertahankan harga BBM, justru malah menjadi fakta yang mendukung perlunya penyesuaian harga jual BBM tersebut.

Dalam raker dengan Komisi VII DPR RI, Menteri ESDM, Arifin Tasrif menjelaskan beberapa alasan kenapa Pemerintah tidak menurunkan harga BBM. Menurut Tasrif, margin (selisih) harga minyak mentah dunia dengan harga jual BBM sangat minim dan dinamis sehingga sangat berisiko jika harus dilakukan penyesuaian tarif. Apalagi, di antara negara Asean harga minyak Indonesia relatif murah. Untuk itu Pemerintah memilih sikap “wait and see” untuk menyesuaikan harga BBM.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto merasa sebenarnya ada alasan lain yang dipakai Pemerintah untuk mempertahankan harga BBM. Namun alasan itu tidak dibuka secara transparan dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM, Jumat (4/5)

“Kita sayangkan sikap Pemerintah yang tetap tidak mau menurunkan harga BBM. Padahal itu merupakan keputusan raker Komisi VII dengan Menteri ESDM pekan lalu,” ujar Mulyanto.

Dengan asumsi harga minyak dunia, yg sekitar 30 USD/barel (asumsi APBN 63 USD/barel) serta nilai kurs dollar sekarang sekitar 14.900 rupiah/usd, maka keuntungan Pertamina diperkirakan dapat mencapai belasan triliun rupiah perbulan.

“Harusnya angka itu cukup untuk menjadikan harga BBM jauh lebih murah,” tegas Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini.

Mulyanto menambahkan sekarang ini masyarakat banyak yang bertanya kemana larinya selisih keuntungan besar Pertamina tersebut.

Bila Pemerintah tidak segera merespons pertanyaan publik ini secara transparan dan mudah dimengerti, maka akan menimbulkan kekecewaan dan suudzhon publik, seolah pemerintah dikendalikan oleh mafia minyak.

Sebelumnya Dirut Pertamina menjelaskan, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, bahwa marjin keuntungan BBM tersebut digunakan untuk membeli crude oil domestik yg harganya lebih mahal dari minyak dunia, biaya pengoperasian tambang dan kilang di hulu, serta biaya operasional lainnya.

Dari keterangan Ini sebenarnya sudah sangat jelas, bahwa marjin harga yang seharusnya dinikmati rakyat, berupa murahnya harga BBM, tertahan untuk menutupi keperluan operasional Pertamina.

“Jadi memang tidak keliru juga kalau dikatakan, bahwa dengan harga BBM yang masih tinggi ini, rakyat tengah mensubsidi operasional Pertamina,” tegas Mulyanto.

“Ini tentu tidak adil. Di tengah penderitaan wabah Covid-19 ini, masyarakat justru dibebani harga BBM yang tinggi untuk ‘mensubsidi’ Pertamina”, tambah Mulyanto.[My]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ramadan, PSBB, dan Suami yang Pemarah

Next Post

Segarkan saat Berbuka dengan Es Setup Nanas

Next Post

Segarkan saat Berbuka dengan Es Setup Nanas

Politik Senyap: Inspirasi Kanda Mutammimul Ula

Politik Senyap: Inspirasi Kanda Mutammimul Ula (2)

  • 30 Persen Anak Indonesia Bertubuh Pendek karena Mie Instan?

    Resep Singkong Keju Goreng

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Ada Surga di Balik Derita, Kisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3420 shares
    Share 1368 Tweet 855
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6698 shares
    Share 2679 Tweet 1675
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7887 shares
    Share 3155 Tweet 1972
  • Digelar di ICE BSD, CONNECT 2026 Hadirkan Mufti Menk hingga Khalid Basalamah, Ajak Umat Hadapi Modern Struggles

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    468 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4084 shares
    Share 1634 Tweet 1021
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga