• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Terpukul Pandemi, Karim Masih Berusaha Bertahan di Ibukota

03/10/2020
in Berita
75
SHARES
579
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sejak tahun 90-an, tekad Karim bulat untuk memperbaiki nasibnya di Jakarta. Berbagai pekerjaan dilakoninya, mulai dari mebel, tukang pahat batu alam, hingga terakhir menjadi sopir. Setelah berumah tangga, pria berusia 40 tahun ini sempat balik ke kampung halamannya di Cirebon, Jawa Barat. Sebab tuntutan pemenuhan biaya rumah tangga, Jakarta kembali memanggilnya.
Dengan profesi sebagai sopir di toko material bangunan selama beberapa tahun, gaji Karim tidak lebih dari Rp2 juta per bulan. Hidup di ibu kota dengan nominal demikian, tentu belum cukup untuk biaya hidupnya sehari-hari, sementara untuk kontrakan sendiri sudah habis Rp1,5 per bulan.
Ditambah bila menghitung anak sulungnya yang berniat lanjut ke bangku kuliah, dan si bungsu yang masih sekolah. Meski sekarang belajar dari rumah Karim tetap mengeluarkan biaya sekolah untuk anaknya. “Karena anak saya sekolahnya swasta,” jelas Karim. Oleh karenanya, sebagai tambahan ia juga membuka warung kopi sederhana di malam hari setelah pulang kerja.
Tiga bulan lalu ia kehilangan pekerjaan itu karena mendadak pemilik toko memintanya berhenti. Sampai sekarang pun ia masih belum mengetahui kenapa ia diberhentikan setelah bertahun-tahun bekerja.
Tapi hidup berlanjut, ia memutuskan untuk berjualan gorengan di samping kontrakannya. Gerobak yang ia gunakan pun, masih dalam status utang sebesar Rp3 juta kepada temannya. Meski demikian, ia merasa bersyukur dengan kondisinya karena masih bisa berusaha secara mandiri.
“Sebelumnya memang saya pernah ikut teman, bantu-bantu jualan gorengan. Jadi ada pengalaman untuk memulai usaha gorengan. Meski kadang-kadang enggak cukup buat kebutuhan sebulan, karena saya masih baru usaha ini. Buat bayar kontrakan dan biaya sekolah online anak,” Karim bertutur.
Kesulitan juga kerap ditemuinya saat pandemi seperti ini, seperti sulitnya mencari bahan baku saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pertama kali sehingga harus pergi ke pasar yang lebih jauh. Tetapi berangsur dengan waktu, keadaan membaik. Diiringi juga harapnya agar pandemi cepat berlalu.
Wahyu Nur Alim dari Tim Global Wakaf – ACT menyampaikan, permasalahan yang dihadapi Karim saat ini banyak juga dialami oleh orang-orang lainnya, yakni PHK dan banting setir menjadi pedagang kecil. Modal menjadi salah satu faktor penting dalam hal ini, sehingga Global Wakaf – ACT meluncurkan program Wakaf Modal Usaha Mikro untuk membantu mereka.
Wakaf Modal Usaha Mikro bertujuan untuk membebaskan pelaku usaha mikro dari jeratan utang dan riba. Dengan dasar sistem Qardh al-Hasan, Wakaf Modal Usaha Mikro memiliki peran dalam membangun komitmen para pelaku usaha penerima modal, sehingga para penerima manfaat senantiasa bertekad dalam membangun bisnisnya untuk lebih maju dan berkembang.
Wahyu pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung agar kebermanfaatan program ini meluas. “Bukan cerita baru, kita kerap dengar masih banyak para para pedagang yang mentok pada persoalan permodalan. Kami berharap, dengan semangat kedermawanan, kita bisa menopang petani sebagai salah satu produsen pangan dan penjaga negeri,” harap Wahyu. [Wnd/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Event Taklim, Taaruf? Siapa Takut!

Next Post

Oreo Wafer, Varian Baru Oreo

Next Post

Oreo Wafer, Varian Baru Oreo

Orang Tua Group Gandeng BAZNAS Bantu Korban Banjir Sukabumi

Jika Suatu Saat Nanti Kau Jadi Ibu

Jika Suatu Saat Nanti Kau Jadi Ibu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8374 shares
    Share 3350 Tweet 2094
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3779 shares
    Share 1512 Tweet 945
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Salimah Kudus Tingkatkan Soliditas Pengurus Cabang hingga Ranting

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3350 shares
    Share 1340 Tweet 838
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga