• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 9 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tanggapi Proposal Iran, UBN: Indonesia Perlu Waspadai Kebijakan Selat Hormuz

09/04/2026
in Berita
Tanggapi Proposal Iran, UBN: Indonesia Perlu Waspadai Kebijakan Selat Hormuz

Ustaz Bachtiar Nasir

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ULAMA nasional sekaligus pengamat Timur Tengah, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), menilai proposal 10 poin yang diajukan Iran kepada Amerika Serikat bukan sekadar upaya menghentikan perang, melainkan strategi diplomasi yang memadukan kepentingan ekonomi dan keamanan.

“Dalam kacamata siyasah syar’iyyah (politik Islam), proposal ini mencerminkan upaya hifzhu al-mal (perlindungan harta) dan hifzhu al-nafs (perlindungan jiwa) melalui jalur mu’ahadah (perjanjian),” kata UBN dalam keterangannya, Rabu, 8 April 2026.

Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai bentuk rasionalisasi konflik menuju perundingan yang saling menguntungkan.

Menurut dia, Iran tampak mengedepankan prinsip al-ashlu fi al-‘uqud al-ridha, yakni bahwa setiap perjanjian bertumpu pada kerelaan para pihak, dengan menukar jaminan keamanan navigasi dengan kompensasi ekonomi.

Dalam kerangka yang lebih luas, UBN melihat proposal tersebut sebagai respons darurat atas konflik berkepanjangan.

“Langkah menuju ash-shulhu ad-da’im (perdamaian permanen) lebih utama daripada gencatan senjata rapuh yang berisiko mengulangi pengkhianatan,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) itu juga menyoroti poin penarikan pasukan asing dari kawasan sebagai upaya menegaskan kembali kedaulatan regional. Menurut dia, dominasi militer asing selama ini menjadi salah satu sumber instabilitas di Timur Tengah.

Namun, sorotan utama UBN tertuju pada rencana penerapan biaya transit di Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Diketahui, setiap kapal yang melintas di Selat Hormuz akan dikenakan biaya sebesar US$2 juta.

Ia menilai kebijakan tersebut sebagai instrumen ekonomi-politik berisiko tinggi.

“Ini pedang bermata dua. Di satu sisi menjadi upaya pemulihan ekonomi, di sisi lain berpotensi memicu inflasi global,” katanya.

Baca juga: Ambil Langkah Berbeda, UBN Pilih Khutbah Idulfitri di Wilayah Bencana Aceh Tamiang

Dalam perspektif hukum Islam, kebijakan itu dapat dipandang sebagai al-ujrah ‘ala al-mumarat atau biaya atas hak lintas. Namun, dalam konteks global, implikasinya jauh lebih kompleks karena menyangkut rantai pasok energi dunia.

UBN memperkirakan beban biaya tambahan akan diteruskan kepada konsumen akhir melalui kenaikan harga minyak dan logistik. Dampaknya, negara-negara pengimpor energi, termasuk Indonesia, berpotensi mengalami tekanan fiskal.

Tanggapi Proposal Iran, UBN: Indonesia Perlu Waspadai Kebijakan Selat Hormuz

Pimpinan Perkumpulan AQL itu menyarankan pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari diplomasi penyeimbang hingga penguatan ketahanan energi nasional.
Diversifikasi energi dan pembangunan cadangan strategis dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Selain itu, UBN menekankan pentingnya audit kontrak logistik migas untuk mengantisipasi lonjakan biaya yang dapat membebani anggaran negara.

Di tingkat masyarakat, UBN mengimbau sikap waspada dan seimbang.

“Ketegangan di Selat Hormuz berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu lebih bijak dalam konsumsi energi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada narasi konflik berbasis sentimen sektarian. Menurut UBN, konflik tersebut lebih mencerminkan dinamika kekuasaan global ketimbang semata perbedaan ideologis.

Adapun proposal Iran mencakup sepuluh poin, antara lain jaminan nonagresi dari AS, pengakuan kendali Iran atas Selat Hormuz, hak pengayaan uranium, pencabutan seluruh sanksi, hingga penarikan pasukan AS dari kawasan. Proposal itu disebut telah mendapat sinyal awal dari Presiden AS, Donald Trump, untuk menjadi dasar perundingan lanjutan.[ind]

Tags: Tanggapi Proposal IranUBN: Indonesia Perlu Waspadai Kebijakan Selat Hormuz
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

DPR Soroti Evaluasi Implementasi Coretax dan Strategi Penguatan Penerimaan Negara

Next Post

Perempuan Disuruh Diam, Pelaku Dibiarkan Aman: Ini yang Disebut Menjaga Nama Baik?

Next Post
Perempuan Disuruh Diam, Pelaku Dibiarkan Aman: Ini yang Disebut Menjaga Nama Baik?

Perempuan Disuruh Diam, Pelaku Dibiarkan Aman: Ini yang Disebut Menjaga Nama Baik?

Jangan Bergantung kepada Pasangan

Jangan Bergantung kepada Pasangan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8170 shares
    Share 3268 Tweet 2043
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3642 shares
    Share 1457 Tweet 911
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2018 shares
    Share 807 Tweet 505
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1977 shares
    Share 791 Tweet 494
  • Instansi Pusat dan Daerah Diingatkan untuk Patuhi Kebijakan WFH Tiap Hari Jumat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Tiket Pesawat di Tengah Kenaikan Harga Avtur Dunia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4191 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3149 shares
    Share 1260 Tweet 787
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga