• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 14 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Fitnah Pohon Angker

09/04/2026
in Nasihat
Fitnah Pohon Angker

Ilustrasi, foto: vecteezy.com

70
SHARES
539
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

POHON angker menakutkan banyak warga. Kalau tidak ngasih sesajen, mereka akan celaka.

Di sebuah ujung desa, ada sebuah pohon yang disebut warga setempat sebagai pohon angker. Tak ada yang berani melewati pohon itu tanpa permisi. Sudah turun temurun, warga desa selalu memberikan sesajen di setiap malam tertentu.

Ada orang soleh yang baru tinggal di desa itu yang ingin ‘melawan’ angkernya pohon itu. “Masak sih, pohon saja ditakuti!” ucapnya suatu kali. Tak ada warga desa yang berani mengiyakan atau pun membantahnya.

Orang soleh itu sudah berada di depan pohon angker. Ia pun berteriak-teriak ke arah pohon yang katanya angker itu.

“Hei, setan atau apa pun di balik pohon ini, keluar hadapi saya!” teriaknya lantang.

Tak lama, keluar sosok hitam yang jelas bentuknya. Hanya suaranya saja yang terdengar jelas: “Saya penunggu pohon angker ini! Mau apa?”

Orang soleh itu tampak komat-kamit mengucapkan zikir-zikir. Ia langsung menyerang sosok hitam tanpa basa-basi. Pertarungan pun berlangsung seru.

Setelah beberapa waktu, sosok hitam itu terpental. Tubuhnya membentur pepohonan di sekitar situ. Ia tampak kesakitan.

“Ampun. Ampuun…. Saya mengaku kalah,” ucapnya.

Orang soleh itu pun mendekatinya. “Jangan pernah menggantu dan menyesatkan siapa pun di sini!” ucapnya sambil menunjuk ke arah sosok hitam itu.

“Baiklah. Aku akan turuti perintahmu, orang baik. Tapi, sebagai imbalan karena kekalahanku ini, aku berikan kepadamu hadiah ini,” ucap sosok hitam sambil tangannya memberikan sekantong benda.

Awalnya, orang soleh ragu menerima. Tapi, ia juga merasa penasaran. Setelah dibuka, ternyata kantong itu berisikan sejumlah batu permata. Kilaunya begitu mempesona.

Orang soleh itu menerima hadiah itu. Ia membawanya pulang. Pertarungan hari itu bukan hanya mengalahkan si sosok hitam, tapi juga memaksanya memberikan hadiah. Itulah kesan yang ditangkap si orang soleh.

Beberapa hari pun berlalu. Orang soleh hampir saja melupakan kantong yang berisikan batu permata yang ia letakkan di sebuah laci.

Entah kenapa ia ingin memeriksa isi kantong itu sekali lagi. Perlahan, ia pun membukanya. Ternyata, isi kantong itu berubah. Tidak lagi berisi batu permata, tapi hanya sejumlah kerikil.

“Kurang ajar! Setan hitam itu telah mengelabuiku,” ucapnya dengan geram.

Ia pun bergegas kembali menuju tempat di mana pohon angker itu berada. Ia ingin sekali lagi menghukum sosok hitam itu karena telah menipunya.

“Hei dedemit! Keluar kau!” teriaknya begitu lantang.

Sosok hitam itu keluar dari balik pohon angker itu. Ternyata, ia masih seperti dulu, tidak sakit apalagi cacat.

“Kau berani menipuku, ya?” ucap orang soleh sambil langsung memberikan serangan mendadak. Dan, pertempuran pun berlangsung sengit.

Setelah beberapa waktu, kini giliran si orang soleh yang terpental. Tubuhnya luka-luka. Ia mengaku kalah. Tapi, ia bingung: kenapa kali ini bisa kalah, padahal keadaannya sama seperti di pertarungan awal lalu?

“Kamu penasaran kenapa bisa kalah?” ucap si sosok hitam sambil mengejek.

Orang soleh itu hanya bisa mengangguk pelan.

“Baiklah, akan aku jelaskan. Di awal pertarungan lalu, kau menyerangku dengan ikhlas karena ingin meluruskan akidah penduduk desa ini. Tapi sekarang, kamu menyerangku karena merasa kehilangan sekantong batu permata. Itulah kenapa kamu bisa kalah!” ungkapnya.

**

Tidak sedikit pihak, pribadi maupun kolektif, yang ingin meluruskan kesesatan, kebodohan, dan penyimpangan yang terjadi di umat ini.

Di awal-awal, mereka berjuang dengan ikhlas. Dan hal itu menjadikan mereka mendapat pertolongan Allah dan keberkahan.

Namun, ketika banyak ‘hadiah’ yang datang kepada mereka, mereka pun tak lagi seperti dulu yang selalu tulus dan ikhlas dalam perjuangan. Ada ‘interest’ yang lambat laun mewarnai hati mereka.

Sejak itu, mereka tak lagi sibuk dalam dakwah dan ‘jihadnya’. Tapi lebih sibuk dengan ‘hadiah’ yang membuat mereka saling berselisih satu sama lain. [Mh]

 

Tags: Fitnah Pohon Angker
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Bergantung kepada Pasangan

Next Post

Menyambut Keluarga Pasangan

Next Post
Menyambut Keluarga Pasangan

Menyambut Keluarga Pasangan

Kisah di Balik Makna Alhamdulillah 'ala kulli haal

Kisah di Balik Makna Alhamdulillah 'ala kulli haal

Kenali Vitamin dan Suplemen untuk Pertumbuhan Rambut

Kenali Vitamin dan Suplemen untuk Pertumbuhan Rambut

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8643 shares
    Share 3457 Tweet 2161
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11443 shares
    Share 4577 Tweet 2861
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4409 shares
    Share 1764 Tweet 1102
  • Bulan Muharram dan Keutamaannya

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Banjir Jakarta, Rumah Bunda Neno Warisman Ikut Tenggelam

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3410 shares
    Share 1364 Tweet 853
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga