• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sederet Fakta Film Animasi Merah Putih: One for All yang Menuai Banyak Kritik

15/08/2025
in Berita
Sederet Fakta Film Animasi Merah Putih: One for All yang Menuai Banyak Kritik

Foto: detik.com

75
SHARES
578
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FILM animasi berjudul “Merah Putih: One for All”, yang rencananya mulai tayang serentak hari Kamis 14 Agustus 2025, tengah menjadi sorotan publik.

Antusiasme awal yang diharapkan muncul justru berubah menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial, dengan banyak pengguna internet menyoroti sejumlah aspek dari cuplikan film tersebut.

Alih-alih mendapat apresiasi, trailer film ini justru mengundang kritik tajam dari netizen dan beberapa pakar film Indonesia.

Kritik tersebut terutama mengarah pada kualitas visual yang dinilai belum maksimal, mulai dari detail karakter, latar animasi, hingga efek gerak yang dianggap kurang halus untuk standar produksi layar lebar.

Baca juga: Film Dokumenter Mahasiswa UI Masuk Ajang Sony Future Filmmaker Awards 2025 di Los Angeles

Sederet Fakta Film Animasi Merah Putih: One for All yang Menuai Banyak Kritik

Fakta-fakta film Merah Putih: One for All

Visual dinilai kurang memadai

Sejak trailer dirilis, banyak warganet yang menganggap hasil animasi film ini jauh dari harapan, bahkan kalah jauh dari standar animasi Indonesia terbaru seperti Jumbo maupun studio besar dunia.

Kritik ini mencuat lantaran publik telah terbiasa dengan animasi berkualitas tinggi, sehingga Merah Putih: One for All dianggap tidak bisa memenuhi ekspektasi visual penonton.

Anggaran produksi mendapat sorotan

Film ini menghabiskan biaya produksi sebesar sekitar Rp6,7 miliar. Angka tersebut kini menjadi sorotan karena publik mempertanyakan apakah anggaran tersebut tercermin dalam kualitas animasi yang ditampilkan.

Bandingkan dengan animasi Jumbo

Media turut menyoroti perbandingan antara Merah Putih: One for All dan film animasi Jumbo, yang sebelumnya telah mencapai 10 juta penonton dan dinilai memiliki kualitas produksi dan cerita yang lebih memikat.

Hal ini turut memperkuat kritik bahwa film baru ini memiliki visual yang “tak bisa ditawar”, alias jauh dari standar yang diharapkan.

Kritik dari sutradara terkenal dan DPR RI

Sutradara Hanung Bramantyo mempertanyakan alasan film ini dapat slot tayang padahal ratusan judul film Indonesia masih antre untuk diputar di bioskop.

Di sisi lain, Komisi X DPR RI dan anggota DPR seperti Lalu Hadrian Irfani turut mencatat sejumlah kelemahan, terutama soal kualitas visual dan urgensi penayangannya.

Publik curiga proses terburu-buru

Publik juga menyoroti kesan bahwa film ini diproduksi dengan waktu yang terlalu singkat, serta kurang transparansi mengenai latar belakang studio pembuatnya, Perfiki Kreasindo. Namun, produser eksekutif membantah kabar tersebut dan menyatakan proyek ini telah digagas sejak tahun lalu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pemerintah tidak menyuntik dana langsung

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan dana produksi maupun fasilitas promosi secara langsung kepada film ini. Audiensi yang dilakukan hanya untuk memberikan masukan, bukan dukungan finansial.

Sinopsis singkat

Film ini bercerita tentang sekelompok anak dengan latar budaya Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa dalam Tim Merah Putih yang bertugas menjaga bendera pusaka jelang 17 Agustus.

Namun, bendera itu tiba-tiba hilang tiga hari sebelum upacara, dan mereka berpetualang melewati sungai, hutan, dan badai untuk menemukannya sambil meredam ego masing-masing.

Meski film ini dimaksudkan sebagai kado HUT RI ke-80, eksekusi yang dinilai terburu-buru serta penggunaan anggaran besar membuatnya sulit diterima oleh sebagian publik dan penggiat perfilman.

Kritik datang tidak hanya dari warganet, tetapi juga dari kalangan profesional, yang menyoroti kualitas visual, alur cerita, dan transparansi proses produksi. [Din]

Tags: Sederet Fakta Film Animasi Merah Putih: One for All yang Menuai Banyak Kritik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Faktor Penyebab Turunnya Iman

Next Post

Senator DPD RI Prof. Dailami Firdaus Tegaskan Teguh Dukung Palestina

Next Post
Senator DPD RI Prof. Dailami Firdaus Tegaskan Teguh Dukung Palestina

Senator DPD RI Prof. Dailami Firdaus Tegaskan Teguh Dukung Palestina

Menumbuhkan Muroqobah atau Pengawasan Allah

Amalan yang Pertama Dihisab adalah Shalat

Resmi Digelar, ILF dan IGT Expo 2025 Hadirkan 280 Peserta Termasuk dari 11 Negara

Resmi Digelar, ILF dan IGT Expo 2025 Hadirkan 280 Peserta Termasuk dari 11 Negara

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    273 shares
    Share 109 Tweet 68
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Resep Singkong Keju Goreng

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Jangan Terbawa Arus

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7820 shares
    Share 3128 Tweet 1955
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    540 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga