• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Salah Kaprah Gawat Pendidikan ala Najeela Shihab

01/12/2018
in Berita
79
SHARES
610
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Salah kaprah gawat pendidikan sering diartikan lain atau dilihat sekilas mata saja. Menurut Najelaa Shihab, gawat pendidikan bukan hanya dilihat dari mutu pendidikan di daerah terpencil, tapi jauh lebih dari hal tersebut.

“Jadi yang namanya gawat darurat itu gak cuma di daerah terpencil aja, tapi coba lihatlah sekeliling kita,” ujar Najelaa Shihab saat ditemui ChanelMuslim.com di kawasan Jakarta, Kamis (29/11).

Najelaa mengatakan, ia selalu memiliki pengalaman langsung bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan nilai-nilai pendidikan. Ketika banyak yang berpikir gawat darurat hanya di luar Jawa, itu salah besar.

Pengalamannya ikut terjun langsung di daerah Jakarta membuat dirinya sedih. Masih banyak anak-anak khususnya anak jalanan yang kekurangan mutu pendidikan.

Misalnya, ada di daerah Pasar Minggu yang jaraknya lumayan dekat dengan stasiun kereta api, di lokasi tersebut terdapat 540 anak jalanan dengan penampungan hanya satu rumah singgah.

Anak-anak yang ditemui tidak bisa sekolah. Kartu Jakarta Pintar juga tidak dapat karena tidak memiliki KTP atau akta lahir.
“Bayangin, itu didaerah ibu kota, apalagi luar daerah,” jelasnya.

Para orang tuanya mayoritas pengamen, kadang menunggu anak-anaknya belajar di rumah singgah. Baru setelahnya, orang tua mengajak kembali anak-anaknya untuk mengamen hingga larut malam.

“Dan kalau liat kejadian itu merasa masih banyak PR kita bersama,” tambahnya.

Salah kaprah perlu diluruskan agar semua orang peduli, bergerak dam ambil peran sesuai kemampuannya. Siapapun orangnya tidak perlu menyalahkan salah kaprah tersebut, tapi tanyakan pada diri sendiri seberapa besar kontribusi yang telah diberi.

Masalah pendidikan sudah ada dari efek puluhan tahun setelah merdeka. Namun, pendidikan saat itu belum menjadi prioritas. Di lihat sisi pemerintah, anggaran untuk pendidikan masih minim dan belum banyak memberikan pelatihan yang menghasilkan mutu pendidikan. Jadi, masih ada banyak orang dimintai sesuatu, tapi tidak bisa melengkapi kompetensinya.

Jumlah anak-anak yang putus sekolah itu masih banyak, bukan hanya diluar daerah saja. Di sisi yang lain, ada yang memang sekolah, tapi masih belum bisa membaca.

“Belum lagi diliat dari tingkat literasi, ada anak baru bisa baca di tingkat kelas 3 SD. Ada juga yang saya temui di Jakarta, anak itu baru bisa baca umur 12 tahun,” ungkapnya.

Mengenai masalah pendidikan gawat darurat, orang-orang juga salah kaprah dengan melihat sisi sekolahnya saja. Padahal masalah pendidikan juga bentuknya seperti buang sampah sembarangan, korupsi di berbagai level dan masih banyak lagi.

Melihat kenyataan tersebut secara umum, perbaikan pendidikan bukan hanya diujungnya saja, tapi ke hulunya juga.

“Kalau ada yang bilang kita mendapatkan bonus demografi dari banyaknya pemuda, itu bonus apa kalau anak-anaknya gak bisa baca dan gak tau buat mengembagkan minat bakatnya,” tutupnya. (Firda)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kunci Pemerataan Pendidikan di Indonesia

Next Post

Inilah Susunan Acara Reuni Akbar 212

Next Post

Inilah Susunan Acara Reuni Akbar 212

Khusus Malam Ini, Monas Buka 24 Jam

Menjaga Spirit 212

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9612 shares
    Share 3845 Tweet 2403
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1403 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2561 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Malu Itu Usia Bertambah Amal Tidak Bertambah

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2491 shares
    Share 996 Tweet 623
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Freedom, Film Dokumenter tentang Perjalanan Spiritual 50 Mualaf Dunia

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Silaturahim Itu Merekatkan Ikatan Kekeluargaan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga