• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Risiko Melahirkan Bayi ‘Raksasa’

16/03/2017
in Berita
75
SHARES
579
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: Sina English

Chanelmuslim.com-Seorang bayi dengan bobot hampir 7 kg lahir di China beberapa waktu lalu. Kenapa bayi bisa lahir besar dan apa risiko buat bayi dan ibunya?

Bayi dianggap besar jika berat badannya lebih dari 4,5 kg atau disebut dengan macrosomic yang secara harfiah berarti ‘tubuh besar’. Sedangkan rata-rata berat bayi sekitar 3,4 kg.

Kondisi bayi besar sangat sulit didiagnosis ketika masih berada di dalam kandungan, karenanya, hal ini baru akan diketahui setelah bayi dilahirkan.

Biasanya, berat bayi yang dikandung akan diprediksi melalui pemeriksaan ultrasound. Tapi pengukuran ini juga tidak selalu akurat karena bisa terdapat perbedaan sekitar 10-15 persen antara berat yang diprediksi melalui ultrasound dengan berat bayi yang sebenarnya.

Dikutip dari Babycenter, salah satu faktor yang paling berpengaruh untuk kasus bayi besar adalah faktor genetika. Selain juga kadar gula darah yang tidak terkontrol selama hamil akibat mengalami diabetes gestational atau memang memiliki diabetes melitus.

Faktor lainnya adalah adanya peningkatan risiko obesitas pada ibu hamil dan juga peningkatan berat badan ibu yang terlalu besar selama hamil.

Jenis kelamin dari bayi yang dikandung juga bisa berperan. Bayi laki-laki lebih sering memiliki berat badan besar dibandingkan anak perempuan.

Jika pernah melahirkan bayi dengan berat badan besar, ada kecenderungan kehamilan berikutnya juga memiliki bayi besar.

Namun, jika seorang ibu memiliki faktor risiko tersebut, sebaiknya jangan panik. Karena ada beberapa faktor lain yang tidak dapat dijelaskan yang dapat mempengaruhi berat badan bayi yang dikandung.

Risiko memiliki bayi dengan berat badan besar tentu akan mempengaruhi proses persalinan seperti:

– Ada kemungkinan ibu yang melahirkan mengalami peningkatan robek perineum
– Kehilangan darah yang lebih banyak atau kerusakan pada tulang selangka (tulang ekor)
– Ada juga kemungkinan kecil bayi mengalami distosia bahu, yaitu saat bahu bayi terjebak setelah kepalanya berhasil keluar.

Jika bayi memiliki distosia bahu, memungkinkan ia mengalami patah tulang leher atau kerusakan saraf di bahu dan lengan selama persalinan. Kerusakan saraf ini terjadi antara 4-16 persen kasus distosia bahu.

Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan berat badan bayi yang dikandungnya, seperti melakukan olahraga secara teratur dan menghilangkan pemikiran bahwa dirinya harus makan untuk porsi dua orang. Serta rajin memeriksakan kadar gula darahnya selama hamil, meskipun sebelumnya tidak memiliki diabetes.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Tempoyak, Sambal Durian Khas Palembang 

Next Post

Masker Tebu dan Pepaya untuk Alternatif Perawatan Tubuh

Next Post

Masker Tebu dan Pepaya untuk Alternatif Perawatan Tubuh

Kabel Charger Tak Rapi? Yuk, Buat Sendiri Kabel Organizer

Putra Pertama Ustadz Dewan Dakwah Lahir di Seram

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8434 shares
    Share 3374 Tweet 2109
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11341 shares
    Share 4536 Tweet 2835
  • Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4603 shares
    Share 1841 Tweet 1151
  • PCOS Resmi Berganti Nama Menjadi PMOS, Ahli Nilai Istilah Lama Tak Lagi Relevan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga