• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Refleksi Kemerdekaan, Rakyat Harus Gotong royong Lawan Pandemi

17/08/2020
in Berita
81
SHARES
623
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kemerdekaan Indonesia merupakan buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah memberikan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan. Mereka mengatakan, kemerdekaan adalah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Para pendahulu mengatakan bahwa mempertahankan kemerdekaan, jauh lebih berat daripada meraihnya. Tugas lebih berat lagi adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang mensejahterakan rakyat. Karena inti mengisi kemerdekaan sebagaimana amanat Allah dan amanat para pendahulu kita adalah bagaimana kita menjadi negara yang mensejahterakan rakyatnya, melindungi segenap rakyat, dan menjamin warganya hidup dengan layak. Demikian disampaikan anggota DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati di Jakarta (17/8).

Memberi ulasan mengenai kemerdekaan di masa pandemi, Anis mengatakan bahwa di masa pandemi ini, rakyat belum mendapatkan hak sebagaimana yang diamanatkan undang-undang. Betapa banyak rakyat kehilangan pendapatan karena kehilangan pekerjaan.

“Rakyat kita saat ini belum bisa dikatakan menikmati kemerdekaan karena untuk menghidupi keluarga saja, mereka belum bisa. Dan mereka belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah,” ungkapnya.

Dari sisi Pendidikan, Anis menggarisbawahi ditutupnya sekolah-sekolah dan menjalankan pendidikan jarak jauh dengan kebutuhan kuota yang tidak sedikit, menjadikan pendidikan saat ini tidak bisa dikatakan berhasil. Memikirkan biaya untuk kehidupan sehari-hari saja sangat susah bagi mereka, apalagi harus memikirkan biaya tambahan untuk membeli kuota.

“Hal yang sangat memberatkan untuk masyarakat bawah dan menegaskan bahwa mereka belum merdeka,” tegas Anis.

Melihat dari sisi ekonomi pada kuartal kedua pertumbuhan ekonomi negara kita minus, Anis mengatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia dalam kondisi yang tidak baik-baik saja serta dampaknya sangat terasa pada masyarakat. Adapun upaya pemerintah dengan memberikan berbagai insentif kepada kelompok masyarakat tertentu seperti kepada kelompok masyarakat terkena PHK massal, menurut Anis belum berdampak signifikan untuk stabilisasi ekonomi. Karena pemberian insentif itu, tidak disertai dengan upaya pemerintah menekan kenaikan-kenaikan kebutuhan dasar lainnya. Ia mencontohkan kenaikan tarif listrik, kenaikan iuran BPJS dan kenaikan harga gas, sangat memberatkan masyarakat. Insentif yang mereka dapatkan tidak akan terasa apa-apa karena mereka gunakan untuk menutupi kenaikan kebutuhan dasar tersebut.

“Dalam hal ini, rakyat belum bisa dikatakan merdeka karena pemerintah belum bisa mensejahterakan rakyatnya sebagaimana amanat undang-undang,” tegasnya.

Anis menyadari bahwa kondisi ini bukan semata kesalahan pemerintah, akan tetapi, kita bisa mendorong pemerintah agar bekerja lebih sigap dan lebih serius sehingga problematika sosial, ekonomi, dan kesehatan bisa tertangani dengan baik. Termasuk mendorong pemerintah untuk melakukan mitigasi atas imbas pandemi.

“Kita menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah, akan tetapi kita harus mendorong pemerintah untuk bekerja lebih baik,” tandasnya.

Menutup pernyataanya, Anis menegaskan bahwa merdeka saat ini adalah bagaimana kita bekerja keras dan bergotong royong untuk keluar dari pandemi. Pemerintah harus fokus melakukan upaya-upaya untuk keluar dari pandemi dan mengantisipasi imbasnya yang meruntuhkan semua sektor.

“Menitikberatkan kepada masalah ekonomi tidak menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Ketika masyarakat tidak mendapatkan layanan kesehatan yang layak, biaya pengobatan mahal, tes kesehatan mahal, sementara mereka tidak memiliki pendapatan, maka ini adalah kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Kita ingin melihat pemerintah mengerahkan kemampuan leadership-nya, presiden menjadi dirigen bagi harmonisasi semua gerak pemerintah dan rakyatnya. Itulah makna merdeka saat ini,” tutupnya.[ind/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sapi Lada Hitam ala Mak Frida, Resep Praktis dan Lezat

Next Post

Gelar Silatnas Virtual, Muslimah Wahdah Islamiyah Undang Tokoh Nasional

Next Post

Gelar Silatnas Virtual, Muslimah Wahdah Islamiyah Undang Tokoh Nasional

75 Tahun Merdeka: Kita Harus Optimis, Esok akan Lebih baik

Barakallah, Desainer Dian Pelangi Lahirkan Anak Pertamanya Baby Rumi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9697 shares
    Share 3879 Tweet 2424
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2617 shares
    Share 1047 Tweet 654
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4384 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Phu Quoc Perkuat Wisata Halal, Vietnam Sasar Pasar Pelancong Muslim Dunia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Menjaga Stamina dan Konsentrasi saat Bekerja, Berikut 5 Tips yang Perlu Diterapkan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga