• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Puluhan Anak Pencari Suaka Sekolah di SD Negeri Indonesia

07/10/2019
in Berita
76
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sebanyak 81 anak pencari suaka dari luar negeri mulai bersekolah secara resmi di sekolah dasar milik Pemerintah Indonesia di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru Junior Sigalingging mengatakan Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) yang melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990

Hal ini, kata Junior, menjadi dasar bagi Indonesia untuk mengizinkan para anak-anak pencari suaka untuk bersekolah di SD negeri.

“Pendidikan adalah hak anak. Mereka mulai sekolah sejak Senin lalu,” kata Junior kepada Anadolu Agency pada Kamis.

Junior mengatakan hal ini juga diperkuat dengan surat Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan para anak untuk bersekolah di Indonesia

Setelah itu, kata Junior, Rudenim Pekanbaru menerbitkan surat rekomendasi bagi setiap anak pengungsi yang sudah diajukan International Organization for Migration (IOM)

Junior mengatakan para anak pencari suaka itu mayoritas berasal dari Afghanistan.

Pendidikan anak pencari suaka hanya untuk jenjang sekolah dasar.

“Dana pendidikannya diberikan oleh IOM,” kata Junior.

Junior mengatakan para anak-anak pencari suaka yang terpilih adalah mereka yang sudah dapat berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia.

Hal ini, lanjut Junior, sebagaimana syarat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Junior mengatakan dari 12 SD negeri yang diajukan IOM, hanya delapan sekolah yang dinyatakan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sanggup menampung anak-anak pencari suaka.

Sekolah tersebut antara lain SDN 159 ada 20 anak, SDN 56 ada 22 anak, SDN 141 ada delapan anak, SDN 170, SDN 48, SDN 190 dan SDN 182 masing-masing menampung tujuh anak, serta SDN 17 menampung tiga anak pencari suaka.

Junior mengatakan hingga kini ada 285 anak pencari suaka yang berada di Pekanbaru.

Namun tidak semuanya dapat bersekolah karena belum cukup umur dan dapat berkomunikasi Bahasa Indonesia dengan lancar.

Kepala Sekolah SDN 56 Andri Saputra mengaku senang menerima para anak pencari suaka untuk belajar di sekolahnya.

“Anak-anak itu sudah dapat berkomunikasi walaupun masih terbata-bata,” kata Andri kepada Anadolu Agency saat dihubungi.

Untuk memperlancar proses pembelajaran, Andri menginstruksikan para untuk mejelaskan pelajaran secara perlahan.

“Para guru menambahkan perbendaharaan kata bagi anak-anak,” kata dia.

Selama proses pembelajaran, kata dia, anak-anak terlihat antusias saat memasuki hari pertama sekolah.

Andri mengatakan para anak pencari suaka itu mulai bersosialisasi dengan guru dan teman-teman sekelasnya.

“Mereka suka bermain,” terang Andri.

Andri mengatakan IOM mengalokasikan dana sebesar Rp800.000 untuk satu anak dalam setahun.

Mereka akan terus menempuh pendidikan di SD negeri selama masih berada dalam pengungsian.

“Selama masih di Indonesia, mereka akan tetap bersekolah sampai kelas 6,” jelas dia.[ah/anadoluindonesia]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Israel Ungkap Kota Kuno Berusia 5.000 Tahun

Next Post

Rendang Indonesia “Go International” di Hongaria

Next Post

Rendang Indonesia "Go International" di Hongaria

Ide Sarapan Pagi Mudah, Macaroni Kukus ala Ayu Diah Respatih

Alahan Panjang, Destinasi Indonesia Rasa Eropa dari Suhu Dingin, Bukit dan Hamparan Hijau

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga