• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 16 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Puluhan Anak Pencari Suaka Sekolah di SD Negeri Indonesia

07/10/2019
in Berita
77
SHARES
593
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sebanyak 81 anak pencari suaka dari luar negeri mulai bersekolah secara resmi di sekolah dasar milik Pemerintah Indonesia di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru Junior Sigalingging mengatakan Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) yang melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990

Hal ini, kata Junior, menjadi dasar bagi Indonesia untuk mengizinkan para anak-anak pencari suaka untuk bersekolah di SD negeri.

“Pendidikan adalah hak anak. Mereka mulai sekolah sejak Senin lalu,” kata Junior kepada Anadolu Agency pada Kamis.

Junior mengatakan hal ini juga diperkuat dengan surat Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan para anak untuk bersekolah di Indonesia

Setelah itu, kata Junior, Rudenim Pekanbaru menerbitkan surat rekomendasi bagi setiap anak pengungsi yang sudah diajukan International Organization for Migration (IOM)

Junior mengatakan para anak pencari suaka itu mayoritas berasal dari Afghanistan.

Pendidikan anak pencari suaka hanya untuk jenjang sekolah dasar.

“Dana pendidikannya diberikan oleh IOM,” kata Junior.

Junior mengatakan para anak-anak pencari suaka yang terpilih adalah mereka yang sudah dapat berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia.

Hal ini, lanjut Junior, sebagaimana syarat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Junior mengatakan dari 12 SD negeri yang diajukan IOM, hanya delapan sekolah yang dinyatakan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru sanggup menampung anak-anak pencari suaka.

Sekolah tersebut antara lain SDN 159 ada 20 anak, SDN 56 ada 22 anak, SDN 141 ada delapan anak, SDN 170, SDN 48, SDN 190 dan SDN 182 masing-masing menampung tujuh anak, serta SDN 17 menampung tiga anak pencari suaka.

Junior mengatakan hingga kini ada 285 anak pencari suaka yang berada di Pekanbaru.

Namun tidak semuanya dapat bersekolah karena belum cukup umur dan dapat berkomunikasi Bahasa Indonesia dengan lancar.

Kepala Sekolah SDN 56 Andri Saputra mengaku senang menerima para anak pencari suaka untuk belajar di sekolahnya.

“Anak-anak itu sudah dapat berkomunikasi walaupun masih terbata-bata,” kata Andri kepada Anadolu Agency saat dihubungi.

Untuk memperlancar proses pembelajaran, Andri menginstruksikan para untuk mejelaskan pelajaran secara perlahan.

“Para guru menambahkan perbendaharaan kata bagi anak-anak,” kata dia.

Selama proses pembelajaran, kata dia, anak-anak terlihat antusias saat memasuki hari pertama sekolah.

Andri mengatakan para anak pencari suaka itu mulai bersosialisasi dengan guru dan teman-teman sekelasnya.

“Mereka suka bermain,” terang Andri.

Andri mengatakan IOM mengalokasikan dana sebesar Rp800.000 untuk satu anak dalam setahun.

Mereka akan terus menempuh pendidikan di SD negeri selama masih berada dalam pengungsian.

“Selama masih di Indonesia, mereka akan tetap bersekolah sampai kelas 6,” jelas dia.[ah/anadoluindonesia]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Israel Ungkap Kota Kuno Berusia 5.000 Tahun

Next Post

Rendang Indonesia “Go International” di Hongaria

Next Post

Rendang Indonesia "Go International" di Hongaria

Ide Sarapan Pagi Mudah, Macaroni Kukus ala Ayu Diah Respatih

Alahan Panjang, Destinasi Indonesia Rasa Eropa dari Suhu Dingin, Bukit dan Hamparan Hijau

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9548 shares
    Share 3819 Tweet 2387
  • Meski 96 Persen Muslim, Azerbaijan Larang Siswi dan Guru Berjilbab

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4868 shares
    Share 1947 Tweet 1217
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4313 shares
    Share 1725 Tweet 1078
  • Cara Memilih Mukena Premium yang Nyaman untuk Ibadah di Rumah maupun Traveling

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1367 shares
    Share 547 Tweet 342
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2521 shares
    Share 1008 Tweet 630
  • Suami Suka Bohong, Istri Harus Bagaimana?

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga