• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penuh Haru, Kisah Devianti Merangkak bersama Bayinya saat Likuifaksi Terjadi

01/11/2018
in Berita
75
SHARES
579
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Diveritakan pada Jumat sore, 28 September 2018, Devianti sedang asik bermain dengan anaknya, Zulfin (7 bulan). Sambil mengelus perutnya yang sedikit membuncit, ia membayangkan rupa anak keduanya. Dua bulan sudah, Devianti mengandung anak keduanya. Sesaat kemudian, suaminya datang dari berladang. Sekitar 30 karung padi baru saja dipanen. Rencannya akan segera dijual keesokan harinya.

Di dalam rumah, ada mertua dan keponakan yang sedang bersantai menikmati pergantian hari.

Tiba-tiba bencana itu datang, tak kenal permisi. Bumi bergerak, lalu berguncang hebat, Devianti langsung memanggil mertua dan keponakanya di dalam rumah untuk keluar. Suaminya langsung sigap menggendong Zulfin, anaknya.

“Saat itu seperti neraka saja, benar-benar menyeramkan kak,” cerita Devianti, saat ditemui tim Dompet Dhuafa, di Pos Pengungsian Lolu, Sigi, Sulawesi Tengah.

Devianti adalah satu dari sekian ribu pengungsi yang menjadi saksi kejadian memilukan yang terjadi pada 28 September 2018.

Dari lima keluarga intinya, semua selamat walau harus terpisah beberapa hari. Namun naas, Devianti tetap harus kehilangan tiga anggota keluarga. Kakak ipar, dan dua keponakaanya sampai hari ini masih belum ditemukan.

Rumah Devianti sudah tidak bisa ditemukan. Desa Jona Oge, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, desanya yang dulu, kini juga sudah perpindah tempat.

Hanya tertinggal beberapa bekas seng atap rumah, yang menandakan bekas adanya pemukiman.

Kebahagiaan terdalam Devianti, ketika mengetahui anaknya, Zulfin, masih dalam kondisi selamat, setelah dirinya terpisah selama satu jam pasca likuifaksi. Sekalipun dalam kondisi yang tidak begitu baik. Zulfin, harus bergelut dengan lumpur bersama sang ayah saat likuifaksi menggulung desanya.

“Sekitar satu jam saya terpisah, di atas lumpur itu. Kita diatas seng, suami dan anak terpisah,” terang Devianti penuh haru.

Hidup tanpa arah, tidur beralaskan bumi beratapkan tanah. Beberapa hari keluarga Devianti bergantung pada doa, dan bantuan dari warga yang mereka lewati. Baru pada hari ketiga mereka bisa menetap di pengungsian, Desa Lolu, Kabupaten Sigi.

“Hari pertama hingga ketiga kita beratapkan langit. Kalau panas kita cari pohon yang agak rindang. Kalau malam tidur beratap langit,” tambah Devianti, berkaca-kaca menahan kenangan pahitnya.

Tidak hanya sampai disitu, sekitar tiga minggu di pengungsian, Devianti harus mengalami kejadian memilukan lainya.

Ketubanya pecah, padahal usia kandungan belum ada tiga bulan, Devianti keguguran.

“Jam tiga pagi. Ketuban saya pecah. Saya urus sendiri, kondisi badan sangat lelah. Saya pikir ini, bayi sudah tidak selamat,” cerita Devianti, dengan nada lirih.

Tim kesehatan Dompet Dhuafa yang mendapat laporan adanya kasus keguguran di pos pengungsian, langsung bertindak cepat.

Devianti langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi kesehatannya, dan melakukan tindakan medis lebih lanjut.

Kondisi kelelahan menjadi faktor utama terjadinya keguguran. Ditambah lagi kondisi pengungsian yang tidak bersahabat dengan ibu hamil, menambah resiko keguguran.

“Memang rasa lelah yang luar bisa menjadi faktor utama, kondisi pengungsian juga yang panas saat siang dan dingin ketika malam. Terlebih nutrisi ibu hamil yang tidak terpenuhi di pengungsian,” terang Putri, bidan Dompet Dhuafa yang menangani Devianti.

Kini, Devianti bersama suami dan anaknya fokus untuk menjalani hidup di pengungsian. Mereka kini berjuang lagi dari nol untuk bisa membangun kembali kehidupan mereka yang hilang digusur likuifaksi.

Semoga Allah ganti dengan yang lebih baik.
(jwt/Dompet Dhuafa)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sharia Event 2018, IAIN Batusangkar Raih Juara 1 Debat Syariah Nasional

Next Post

Beristirahatlah dengan Tenang, Jona

Next Post

Beristirahatlah dengan Tenang, Jona

Subhanallah, Jenazah Pertama Lion Air JT 610 yang Teridentifikasi Bermakna Surga

Talkshow Yayasan Amanah Dault, Pemuda Belajar Bergaul ala Milenial

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Bercermin dengan Pemandangan Gunung dan Bunga

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Belajar dari Kisah Qarun

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga