• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 12 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pentingnya Konservasi Keanekaragaman Hayati

20/10/2021
in Berita
Daftar Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2021
87
SHARES
671
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Konservasi keanekaragaman hayati penting untuk mengatasi krisis. Hal ini dijelaskan dalam Pekan Diplomasi Iklim 2021 hari ketiga yang melaksanakan sebuah webinar dengan tema “Dialog Konservasi Keanekaragaman Hayati”.

Baca Juga: Muslim LifeFest, Furihan Tampilkan Koleksi Go Green Bertema Hayati

Pentingnya Konservasi Keanekaragaman Hayati

Dalam pembukaan, Henriette Faergemann, First Counsellor-Environment, Climate Action, ICT-EU Delegation Indonesia mengatakan tujuan webinar untuk menjangkau khalayak yang lebih luas soal keanekaragaman hayati.

“Sainsnya sudah nampak, saat ini kita sedang menimbulkan tekanan yang sangat besar, pemanasan global pada 2030-2052 naik 1,5 derajat celsius, penurunan kualitas alam ini sayang sekali diakibatkan oleh perilaku manusia dalam hal konsumsi dan produksi,” kata dia.

Kegiatan ekstraksi bumi juga telah mengubah kondisi alam dalam tingkatan yang begitu besar sehingga menghadirkan krisis. Salah satu cara mengatasinya adalah melalui konservasi keanekaragaman hayati.

“Konservasi keanekaragaman hayati sangat penting, karenanya Uni Eropa telah menetapkan keanekaragaman hayati sebagai pusat kebijakannya, dan telah mengadopsi strategi keanekaragaman hayati untuk 2030,” ujarnya lagi.

Pembicara pertama, Francesco Ricciardi, Environment Specialist, Asian Development Bank (ADB) membahas, hubungan konservasi keanekaragaman hayati terhadap pengurangan risiko pandemi di masa depan.

Menurut dia, ada studi area dengan potensi pertanian yang tinggi akan kontradiksi dengan kenaekaragaman hayati yang tinggi.

Saat ini kita telah kehilanagn 3000 ribu kilometer persegi akibat pembukaan lahan.

“Pada 2050 mendatang akan ada 2 juta km jalan yang akan dibangun di kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Di satu sisi akan meningkatkan produksi pertanian dan ternak, tapi di satu sisi akan banyak manusia untuk masuk hutan dan berburu hewan dan merusak keanekaragaman hayati suatu wilayah.”

Sementara itu, Marcel Silvius, Global Green Growth Institute (GGGI)menyatakan gambut tersebar di setiap negara, tetapi di Asia Tenggara luas gambut menjadi yang tertinggi, yang tersebar di Indonesia, Malaysia serta negara lain di Asia Tenggara.

“Brunei yang merupakan negara kecil tapi memiliki kawasan hutan gambut primer paling utuh dan besar. Bila negara tetangganya terdampak penebangan liar, penyedotan air, dan lain sebagainya, Brunei tidak demikian, kawasan gambut di negara ini paling besar dan sangat utuh,” paparnya.

Menurut dia, di Indonesia kawasan hutan gambut banyak yang terkena dampak penebangan hutan illegal di masa lalu. Gambut di Asia Tenggara berbentuk hutan, dan rawa-rawa yang tingganya bisa mencapai 50 meter.

“Gambut sangat kaya kandungan karbon, kalau kita kehilangan 15 meter saja lahan gambut berarti kita telah kehilangan satu hutan hujan tropis untuk menyimpan karbon, ini menunjukan besarnya manfaat gambut untuk menyimpan karbon walau dengan luas yang tidak seberapa,” jelasnya.

Gambut juga menjadi tempat hadirnya keanekaragaman hayati, seperti menjadi burung seperti burung langka, orangutan dan lain sebagainya. “Sementara di sektor ekonomi dengan adanya lahan gambut akan menghadirkan ekonomi buat masyarakat dengan memanfaatkan lahan untuk pertanian,” jelasnya.

Webinar mengenai konservasi keanekaragaman hayati ini ditutup oleh paran dari Dr. Mark Harrison, Exeter University UK. Dalam paparannya dia membahas mengenai keanekaragaman hayati lahan gambut tropis dan masyarakat lokal.

“Kawasan gambut tersebar di Indonesia utamanya di Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan pesisir timur Sumatera, ada lahan gambut yang cukup luas di sana. Sementara itu, keanekaragaman hayati di lahan gambut merupakan keanekaragaman hayati yang tinggi,” jelasnya.

Baca Juga: Amalan Rutin Nurhayati Subakat Menggapai Pertolongan Allah

Ikan Menjadi Aqua Kultur

Selain itu, berdasarkan studi yang dilakukan masyarakat yang tinggal di hutan gambut di kawasan Sebangau lebih mementingkan ikan ketimbang hewan lainnya, pasalnya ikan menjadi aqua kultur untuk masyarakat nelayan itu

“Konsumsi ikan di kawasan tersebut sangat tinggi, ikan menjadi sumber protein utama dan sumber pendapatan utama keluarga di area tersebut,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pekan Diplomasi Iklim 2021 mengangkat lima bidang tematik, yang semuanya relevan dengan tema besar ‘Ambisi dan Aksi’. Ke-5 sub-tema tersebut adalah: Meningkatkan Ambisi Iklim, Transformasi Ekonomi, Pelestarian Ekosistem, Mengajak Keterlibatan Semua Pihak, Sarana untuk Mencapai Ambisi.

Pekan Diplomasi Iklim 2021 akan menghadirkan 40 pembicara dalam 15 sesi seperti webinar, sesi bincang, dialog; dan sejumlah kegiatan lainnya termasuk aksi tanam pohon bakau di pantai Jakarta. [Cms]

Tags: Pekan diplomasi iklim 2021
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kaitan Gangguan Makan pada Anak dan Kemampuan Bicaranya

Next Post

Daftar Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2021

Next Post
Daftar Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2021

Daftar Pemenang Kompetisi Robotik Madrasah 2021

Komitmen Adara Relief International Melipatgandakan Kontribusi untuk Indonesia dan Palestina Tahun 2021

Komitmen Adara Relief International Melipatgandakan Kontribusi untuk Indonesia dan Palestina Tahun 2021

Baitul Qur’an Salimah Kudus Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Baitul Qur'an Salimah Kudus Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8854 shares
    Share 3542 Tweet 2214
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3989 shares
    Share 1596 Tweet 997
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11569 shares
    Share 4628 Tweet 2892
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2266 shares
    Share 906 Tweet 567
  • Menyambut Hari Pertama Sekolah, Ini Persiapan yang Perlu Dilakukan Orang Tua

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Para Pemain Muslim Tim Swiss di Piala Eropa 2020

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ini Kandungan Anggur Hijau yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Otak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1431 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3456 shares
    Share 1382 Tweet 864
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga