• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penjelasan GNPF tentang Pertemuan dengan Presiden Jokowi

27/06/2017
in Berita
69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim – Meluruskan kesimpangsiuran pertemuan GNPF dengan Presiden Joko Widodo di Istana pada Minggu (25/6), Pimpinan GNPF MUI, Bachtiar Nasir, menyampaikan klarifikasi. Ia menjelaskan, pertemuan dengan presiden bukan permintaan dari GNPF tetapi karena kedua belah pihak ada keinginan bertemu.

“Bukan meminta, tetapi menggagas pertemuan. Sebenarnya, kami ingin bertemu Presiden sejak 411, lalu Aksi 212. Namun, saat itu Presiden hanya mengirimkan salam. Selanjutnya lewat Kapolri, kemudian dengan izin Allah kita difasilitasi oleh Menkopolhukam. Di rumah beliau, Kita berhasil menyalurkan aspirasi,” tutur pria kelahiran Bone ini di Jakarta, Selasa (27/6).

Ia menambahkan, gagasan pertemuan itu terus dilakukan seperti bertemu dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla,

“Sebelum ini kita bertemu dengan Pak JK tiga kali, sebelum Ramadhan, hingga di awal Ramadhan. Lalu terjadilah momen bertemu dengan Menteri Agama,” ungkap Bachtiar Nasir.

Dalam pertemuan dengan Presiden, Bachtiar bercerita, Ia dan tim GNPF diterima di ruang khusus, tidak ada tamu lain.

“Kita diterima di ruang khusus tidak ada tamu lain. Di ruang oval, meja rapat di mana Presiden sering menerima tamu. Di sana kami bertujuh, Yusuf Marta, saya, dan lainnya,” tutur pimpinan AQL Center ini.

Sayangnya, saat terjadi pertemuan tersebut, Ustad Bachtiar mengatakan ada wartawan dari istana yang memaksa masuk.

“Saat itu, ada wartawan istana masuk, namun kami tidak melakukan konferensi pers. Akhirnya berita jadi berkembang seperti sekarang. Sehingga, kami perlu melakukan konferensi pers hasil pertemuan kemarin,” tutur Bachtiar.

Ustad Bachtiar menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden tidak ada pembicaraan khusus. Hal yang disampaikan apa yang terjadi di masyarakat, seperti kesan umat Islam melakukan kesalahan langsung ditangkap, berbeda dengan umat lain.

“Kami menyadari Pak Presiden tidak merasa adanya kriminalisasi agama, intoleran dan lain-lain. Kami datang karena faktanya ada. Bagi kami, Presiden adalah simbol negara oleh karena itu kami harus bertemu beliau. Kami menyampaikan apa yang di masyarakat terutama semata-mata terhadap umat Islam, yang intoleran, anti pancasila, kesan ketika umat Islam melakukan kesalahan langsung tangkap. Secara garis besar itu kontennya, kami tidak berbicara teknis,” tegas pria lulusan Madinah ini.

Dengan pertemuan itu, lanjut Ustad Bachtiar Nasir, menunjukkan Presiden ingin berdialog, karena menurut Presiden hanya ulama yang berani menasehati pemerintah.

“Dan ini menunjukkan bahwa Presiden ingin berdialog, karena yang berani menasehati saya itu ulama. Saya perlu nasehat ulama,” tutur Bachtiar Nasir menirukan ucapan Presiden.

Ia juga menambahkan, Presiden sempat berandai-andai, “Seandainya terjadi dialog saat aksi 411, mungkin tidak ada 212, tidak ada peristiwa yang menghebohkan,” tutup Bachtiar Nasir. (Mh/ilham)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Orang Baik Punya Kesempatan Besar Pimpin Indonesia

Next Post

GNPF akan Selenggarakan Halal Bihalal Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat

Next Post

GNPF akan Selenggarakan Halal Bihalal Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat

Imam Shamsi Ali Klarifikasi Terkait Dr Daud Rasyid

Mudik ke Banjarmasin? Ini Tujuh Tempat Wisata Keren Yang Bisa Dikunjungi

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    549 shares
    Share 220 Tweet 137
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7917 shares
    Share 3167 Tweet 1979
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ribuan Jamaah Padati Majelis Akbar Bekasi, Salimah Bersama IKADI Ajak Umat Sambut Ramadan Berbasis Ilmu

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4106 shares
    Share 1642 Tweet 1027
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga