• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Merayakan Lebaran Idul Fitri di Tunisia

01/04/2025
in Berita
Merayakan Lebaran Idul Fitri di Tunisia

Foto: Muhammadiyah.or.id

72
SHARES
552
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA keseruan merayakan lebaran Idul Fitri di Tunisia? Simak cerita lengkapnya dalam tulisan berikut.

Tulisan berjudul Kisah Unik Idulfitri dari Tunisia ini dikutip dari situs Muhammadiyah.or.id pada Senin (30/03/20205).

Meskipun tradisi Idulfitri di Tunisia tidak se-eksklusif perayaan Iduladha, Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Tunisia tetap menunjukkan antusiasme dalam mempersiapkan dan menyambut Idulfitri 1446 H.

“Jadi menurut budaya di sini, Idulfitri tetap dilaksanakan sebagai hari raya kemenangan bagi semua tapi tidak semeriah di Indonesia dan tidak se-eksklusif saat Iduladha di Tunisia. Maka dari itu, kami biasanya WNI atau mahasiswa Indonesia setelah salat Idulfitri langsung bergegas ke Wisma Duta Republik Indonesia untuk melakukan ramah tamah, silaturahmi antar sesama warga Indonesia dan persiapan kami adalah mempersiapkan wisma untuk agenda Idulfitri besok,” hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia, Naufal Sholahuddin, dalam wawancara eksklusif pada Ahad (30/3).

Baca juga: PPIJ Kunjungi Maroko dan Tunisia dalam Kegiatan Studi Peradaban Islam

Berlebaran di luar negeri tentu menjadi hal langka yang tidak dirasakan oleh semua orang. Sebagai pelajar Indonesia yang berada di Tunisia, Naufal beserta mahasiswa dan warga muslim Indonesia lainnya yang berada di Tunisia tentu memaknai momen ini sebagai momen yang begitu berharga di mana momen Idul Fitri lebih ditafsirkan sebagai momen kebersamaan.

Merayakan Lebaran Idul Fitri di Tunisia

“Lebaran Idul Fitri kali ini merupakan momentum berharga bagi kami masyarakat Indonesia di Tunisia karena jauhnya kami dari kampung halaman. Momen ini tentu membuat kami merasa hidup Kembali. Kami menafsirkan ini lebih dalam, jadi ketika ada teman-teman yang sedang ada masalah diharapkan di Idulfitri ini dapat kembali bersama lagi,” tuturnya.

Momen Mudik Hingga Budaya Ngafe Khas Eropa yang Melekat pada Masyarakat Tunisia

Sebagai mahasiswa perantauan, tentu momen mudik merupakan momen yang diharapkan bagi semua orang yang mengalaminya. Begitu pula para mahasiswa dan WNI di Tunisia. Namun sayangnya, bagi Mahasiswa dan WNI di Tunisia biasanya tidak bisa melakukan mudik saat hari raya idul fitri karena kebiasaan masyarakat yang biasanya harus kembali beraktivitas setelah waktu salat Id usai.

“Kalau untuk Mudik, karena 95% di sini mahasiswa, jadi teman-teman di sini tidak mudik saat momentum lebaran. Jadi kalau mau pulang ke Indonesia itu saat musim panas. Karena biasanya di dekat-dekat Mei ini ada ujian sekolah,” ungkap Naufal.

Bukan hanya itu, terdapat budaya yang sangat unik dan melekat di warga Tunisia. Naufal menyebut bahwa warga Tunisia biasanya setelah melakukan salat Id, jika mereka tidak ada pekerjaan, akan beranjak pergi ke cafe.

“Budaya Tunisia itu tidak sekental Indonesia, bahkan setelah Idulfitri pun masyarakat sudah melakukan aktivitas seperti biasa. Contoh, budaya di sini itu bercampur dengan budaya Eropa khususnya Prancis dan jika kita tahu, Prancis juga pernah ada Revolusi Prancis yang dimulai dari cafe, jadi budaya orang di sini itu ngafe. Jadi begitu selesai salat Id ada yang langsung kerja, ngafe, atau melakukan kegiatan-kegiatannya yang lain. Jadi ketika Idulfitri yang terpenting adalah perayaan ibadahnya saja (Salat Id),” imbuhnya.

Terakhir, Naufal juga mengungkapkan harapannya untuk PCIM Tunisia dan Muhammadiyah untuk terus berkiprah dan menyebarkan kebermanfaatan bagi semua.

“Harapannya tentu PCIM Tunisia dapat terus berkiprah di masyarakat, yakni dengan melebarkan sayap-sayap Islam berkemajuan, menyebarkan manfaat bagi sesama,”pungkasnya.[ind]

Kontributor: Bhisma

Tags: Merayakan Lebaran Idul Fitri di Tunisia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kiwi Jadi Buah Terbaik untuk BAB

Next Post

Ikhtiar Muhammad Al Fatih Menggunakan Meriam

Next Post
Ikhtiar Muhammad Al Fatih Menggunakan Meriam

Ikhtiar Muhammad Al Fatih Menggunakan Meriam

Selalu Ada Saat Lebaran, Berikut Asal Usul Kue Nastar

Selalu Ada Saat Lebaran, Berikut Asal Usul Kue Nastar

Olahraga Ringan untuk Imbangi Pola Makan Setelah Lebaran

Olahraga Ringan untuk Imbangi Pola Makan Setelah Lebaran

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga