• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 14 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengapa Harus Belajar Membaca Alquran dengan Benar? (1)

28/07/2017
in Berita
84
SHARES
649
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sudahkah kita membaca Alquran dengan benar? Atau kita termasuk pada bagian yang berpendapat bahwa Alquran yang penting dipahami maknanya dan diamalkan, sehingga membaca Alquran semampunya tanpa mengikuti kaidah hukum-hukum tajwid bukanlah suatu keharusan.

Namun, tak dapat disangkal bukan, saat kita mendengarkan Alquran dengan suara merdu dan bacaan yang bagus kita seperti terhipnotis dan merasa tenang. Belajar membaca Alquran sesuai hukum tajwid biasa dinamakan tahsin. Saat ini banyak sekali lembaga dan DKM mesjid yang mengadakan tahsin. Ada beberapa hal yang menyebabkan kita harus ‘tahsin’ dalam membaca al-Quran, yang dikutip dari tahsincenter.co, id.

1. Perintah Allah Swt.
Allah Swt memerintahkan dalam QS. Al-muzzammil : (4) : (???? ??????? ??????), dan bacalah Al-Quran dengan tartil, demikianlah lebih kurang terjemahan ayat di atas.

Para ulama telah sepakat bahwa yang dimaksud dengan tartil adalah membaca dengan pelan-pelan, penuh ketenangan dan perhatian yang serius dengan memperjelas pengucapan huruf-hurufnya. Definisi singkat tentang tartil yang disimpulkan oleh seorang sahabat terkenal, Ali Ibn Abi Thalib. Beliau menyimpulkan makna tartil dengan ungkapan yang cerdas“ tajwiidul huruf wa ma’rifatul wuquf”, men-tajwid-kan/membaguskan pengucapan huruf-hurufnya serta mengetahui tempat-tempat berhentinya. Bukankah seseorang yang membaca al-Quran dengan sempurna dan mengetahui kapan ia harus memulai dan memberhentikan bacaannya sesuai dengan ‘titik- komanya’ karena ia paham dari apa yang dibacanya? Perintah membaca al-Quran dengan tartil lebih ditegaskan lagi dalam pemahaman ayat di atas ketika kata perintah ‘rattil’ terulang kembali dalam bentuk mashdar ‘tartila(n)’, yang mengesankan makna adanya perhatian yang besar mengenai terealisasinya perintah Allah ini, pengagungan terhadap obyeknya yaitu Al-Quran, dan besarnya pahala yang Allah berikan kepada para pelaksana perintah ini.

2. Refleksi keimanan setiap hamba yang taat.
Allah Swt berfirman dalam QS. Al-baqarah : 121,

????? ???????? ?????? ?????? ?? ?????? ?????? ?????? ?? ??? ???? ?? ?????? ?? ????????

orang-orang yang telah Kami berikan al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang merugi.

Saiful Islam Mubarak Lc., M.Ag., menuliskan dalam Risalah Mabitnya (Permata, 2003), ada beberapa hal yang perlu diresapi sebagai tadabbur dari ayat di atas; Pertama, kata tilawah sebagaimana dalam ayat di atas, yang berarti membaca, sering dihubungkan dengan al-Quran dan tidak biasa dikaitkan dengan selainnya. Hal ini mengesankan keistimewaan al-Quran dibanding kitab lainnya yang mendorong kita untuk mengetahui rahasia membacanya.

Kedua, beliau mengutip pendapat As-Shabuni dalam Shafwatutafasir, bahwa yang dimaksud dengan haqqa tilawatihi, ‘bacaan yang sebenarnya’, adalah bacaan sebagaimana Jibril membacakannya kepada Muhammad Saw, ini menunjukkan bahwa membaca al-Quran mempunyai aturan tertentu yang tidak dimiliki bacaan selainnya dan orang yang membaca dengan demikian adalah yang beriman kepadanya.

Ketiga, ayat di atas menjelaskan dua golongan manusia, yang beriman dan kufur. Golongan pertama adalah yang membaca al-Kitab dengan bacaan yang sebenarnya yaitu sesuai dengan bacaan Rasulullah. Menurut konteks ayat di atas, maka dapat dipahami siapa yang termasuk golongan kedua. Oleh karena itu mempelajari tahsin atau tajwid bukan masalah yang patut diremehkan, sebab ia sangat berhubungan dengan masalah keimanan. Dan bila sudah berusaha untuk mencapai kesempurnaan membacanya dengan mempelajari ilmu tahsin namun belum sampai pada kesempurnaan bacaan yang dicontohkan Rasulullah , mudah-mudahan Allah mengampuni kesalahan dan dosa hamba-Nya. Demikian kurang lebih beliau menuliskan. (w/bersambung)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Waspada, Sakit Gigi Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

Next Post

Luncurkan Program Vokasi Industri untuk SMK, Presiden Libatkan Ponpes

Next Post

Luncurkan Program Vokasi Industri untuk SMK, Presiden Libatkan Ponpes

Warga Palestina Kembali Bentrok dengan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsha

Militer Saudi Berhasil Gagalkan Tembakan Rudal yang Menuju Mekkah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8197 shares
    Share 3279 Tweet 2049
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3664 shares
    Share 1466 Tweet 916
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2036 shares
    Share 814 Tweet 509
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4533 shares
    Share 1813 Tweet 1133
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5348 shares
    Share 2139 Tweet 1337
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2185 shares
    Share 874 Tweet 546
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3285 shares
    Share 1314 Tweet 821
  • Gaza Kian Tercekik: Roti Langka, Bantuan Terbatas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga