• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Membangun Kolaborasi Strategis untuk Pengungsi

10/11/2020
in Berita
73
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Selama bertahun-tahun, tradisi kemanusiaan Indonesia menyambut pengungsi di Tanah Air. Berdasarkan data UNHCR, per Oktober 2020, terdapat 13.745 pengungsi dan pencari suaka yang terdaftar dari sekitar 40 negara di badan pengungsi PBB.
Mereka tinggal di beberapa kota di Indonesia seperti Aceh, Medan Tanjung Pinang, Pekanbaru, Jakarta dan Bodetabek, Surabaya, Balikpapan, Medan, Manado, Kupang dan lokasi lainnya. Pengungsi adalah orang-orang yang terpaksa meninggalkan negara asalnya karena takut dianiaya. Mereka mencari keselamatan dan perlindungan internasional di negara-negara suaka seperti Indonesia atau di negara tujuan lainnya. (Selasa, 10/11).

Saat ini dunia telah menyaksikan krisis pengungsi terburuk sepanjang sejarah dengan 79,5 juta orang mengungsi, 26 juta orang di antaranya adalah pengungsi. Karena terbatasnya peluang solusi jangka panjang dan berlarut-larutnya konflik bersenjata di seluruh dunia, jumlah pengungsi diprakirakan akan terus meningkat di masa mendatang.
Perubahan iklim yang semakin parah juga akan memaksa masyarakat untuk tinggal di tempat asalnya untuk mencari nafkah. keamanan dan mata pencaharian yang lebih baik jauh dari rumah.

Sekitar 60 persen pengungsi secara global berasal dari negara Islam, dan mereka telah memenuhi persyaratan untuk menerima dana dari Zakat dan Sedekah. Atas dasar ini, UNHCR memulai Filantropi Islam sejak 2013 dan inisiatif tersebut berkembang pesat secara global.
Masalah pengungsi tidak dapat ditangani sendiri oleh UNHCR, diperlukan kerjasama dengan banyak pihak seperti pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat tuan rumah, tokoh masyarakat, swasta, lembaga kemanusiaan dan masyarakat pada umumnya.

UNHCR sendiri telah memainkan peran strategis sebagai mitra penyalur terpercaya dana-dana filantropi Islam di berbagai negara. Karena memiliki 6 fatwa dari lembaga dan ulama terkemuka dari Mesir, Yaman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Maroko.
UNHCR memiliki tim yang kredibel yang dapat mengidentifikasi penerima dana filantropi Islam yang memenuhi syarat menurut Alquran dan Sunnah. UNHCR telah mendistribusikan lebih dari US $ 50 juta dalam bentuk filantropi Islam untuk mendukung operasi UNHCR termasuk di Yaman, Bangladesh, Pakistan dan lainnya. Semua sumbangan didistribusikan melalui bank syariah, yang bebas bunga.

Konferensi pers hari ini diselenggarakan sebagai kerjasama antara Dompet Dhuafa dan UNHCR, dalam implementasi penuh dari protokol kesehatan mengacu pada prinsip 3M (cuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak).
Hadir pada kesempatan ini: Ibu Ann Maymann (Perwakilan UNHCR untuk Indonesia), M. Thoriq Helmi (Pejabat Filantropi Islam UNHCR), Sigit Sugianto (Petugas PSP UNHCR), Nasyith Majidi (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa), Yayat Supriyatna (Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa), DR. Hendri Saparini (Bendahara Umum DDR Foundation) dan jajaran direksi Dompet Dhuafa.

“Sinergi dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) tentunya sangat penting, terutama dalam menangani beberapa permasalahan sosial di masyarakat. Sebagai contoh masalah pengungsian, dengan sinergi kita bisa meminimalisir kekurangan sumber daya. Karena semua institusi bersatu dan bersinergi dalam menangani kasus ini. Selain itu, dengan sinergi kita juga bisa memberikan kepedulian yang maksimal di bidang pendidikan dan kesehatan bagi para pengungsi,” ujar Doni Marlan, Direktur Fundraising Dompet Dhuafa.

Sinergi Dompet Dhuafa dengan UNHCR membuka pintu kebaikan yang lebih luas dan diharapkan dapat menciptakan potensi manfaat baru bagi banyak pihak dalam jangka panjang.

“Tahun depan, pandemi Covid-19 kemungkinan masih akan menjadi tantangan kita semua. UNHCR berharap kerjasama ini akan menghasilkan peningkatan perlindungan pengungsi baik di Indonesia maupun secara global. Kami dengan senang hati memulai perjalanan baru yang menjanjikan ini bersama Dompet Dhuafa dan kami berharap melalui kolaborasi ini solusi yang lebih komprehensif dapat ditemukan sebagai bagian dari tujuan kami untuk memperkuat perlindungan pengungsi dan menemukan solusi jangka panjang,” kata Ibu Ann Maymann, selaku Perwakilan UNHCR untuk Indonesia.

Dompet Dhuafa dan UNHCR mulai bekerja dalam berbagai kerjasama sejak tahun 2015, antara lain di bidang pendidikan, kesehatan dan program pemberdayaan pengungsi dan pembangunan. Selain itu Dompet Dhuafa memberikan bantuan kepada keluarga Indonesia di daerah terpencil untuk memperoleh akta kelahiran bagi anak-anaknya dengan mudah, sejalan dengan amanat UNHCR untuk mencegah keadaan tanpa kewarganegaraan.

“Dompet Dhuafa ini harus aktif, karena kemanusiaan ini tidak bisa dari warga kita sendiri tapi siapapun yang mempunyai masalah kemanusiaan kita bisa konsen. Dengan UNHCR kita bisa bekerja lebih luas lagi bukan hanya terbatas di Indonesia, namun beberapa negara maju. Tadi baru saja kita bicarakan dengan UNHCR kita rencanakan beberapa pekerjaan humantarian di beberapa negara lain,” pungkas Nasyith Majidi, selaku Ketua Yayasan Dompet Dhuafa. [Wnd/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ahlan Wasahlan Ya Habibana

Next Post

Sapaan Tuhan

Next Post
Sapaan Tuhan

Sapaan Tuhan

Rumah Karpet, Produsen Karpet Karakter di Bogor

Maknai Hari Pahlawan dengan Bekerja untuk Bangsa dan Negara

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8848 shares
    Share 3539 Tweet 2212
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11566 shares
    Share 4626 Tweet 2892
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4672 shares
    Share 1869 Tweet 1168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3985 shares
    Share 1594 Tweet 996
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3455 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Berbagai Jenis Kacang dan Manfaatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tuwailah binti Aslam, Shahabiyah yang Menjadi Saksi Perjalanan Mulia Rasulullah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga