• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 29 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Main Cantik Miss Covid

12/06/2020
in Berita
73
SHARES
560
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pemerintah menjalankan strategi baru untuk menangani pandemi Covid-19, yaitu menunjuk dr. Reisa Broto Asmoro sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 mulai 8 Juni 2020. Langkah ini dianggap sebagai strategi bermain cantik ala pemerintah di saat angka kasus Covid kian melonjak.

Salah satu komentar miring terhadap fenomena gagal fokus jubir Covid-19 yang mantan Putri Indonesia 2010 itu datang dari rekan sejawat yaitu dr. Tifauzia Tyassuma. Ia menulis bahwa perempuan hanya dipakai sebagai permen pengalih perhatian supaya rakyat sibuk dengan Reisa ketimbang angka Covid yang semakin tinggi.

“Makna yang paling hakiki kenapa Reisa dipajang adalah pemahaman bahwa rakyat Indonesia bodoh, diperbodoh, atau suka membodohi dirinya sendiri. Ujiannya ada di sikap rakyat melihat Reisa tiap sore jadi cari link-link berita tentang Reisa. Dan twitter, IG, FB sibuk dengan Reisa. Lupa berita Corona,” tulis dr. Tifa dalam akun Facebook-nya, Senin (8/6).

Kemunculan Reisa yang kini digadang-gadang dengan sebutan Reisa Effect itu mempengaruhi dunia maya. Analis media sosial Drone Emprit, Ismail Fahmi mengatakan bahwa Reisa mampu mendongkrak kepercayaan publik terhadap pemerintah atas penanganan Covid-19. Senada dengan dr. Tifa, Ismail menduga, pemerintah merekrut dr. Reisa untuk menaikkan kepercayaan publik yang selama ini rendah pada isu-isu terkini termasuk soal Covid-19.

“Percakapan tentang ‘new normal’ dan Reisa ini memang menampilkan dua respon yang bertolak belakang. Yang satu ‘tidak percaya’ dan satunya lagi ‘percaya’,” jelas Ismail.

Terbuktikah Reisa Effect ini? Sementara di lapangan kasus masih naik, angin new normal sangat kencang dan masyarakat sudah mulai tidak disiplin.

“Reisa Effect ini akan diuji, khususnya agar masyarakat mau waspada dan nurut untuk menjalankan protokol kesehatan, agar aman dalam new normal,” kata Ismail.

Reisa yang pernah menjadi wakil Indonesia dalam ajang Miss International 2011 itu kini pantas disebut sebagai Miss Covid. Penampilannya mendampingi Ahmad Yurianto setiap sore saat melaporkan perkembangan Covid seakan menyihir masyarakat akan substansi pandemi yang sebenarnya.

Kini, Indonesia berada dalam posisi ke-31 dunia dengan kasus positif Covid 36.405 (Worldometer, Jumat 12/6). Dengan catatan, terdapat 1.111 kasus positif baru per hari.

Dengan Reisa Effect, masyarakat seolah diajak untuk tak usah pedulikan angka-angka kasus positif yang terus berlipat, sementara kampanye new normal semakin terlihat. Masyarakat terus bergeliat tak menghiraukan dokter dan tenaga kesehatan yang sekarat. Mari kita lihat, ke mana arah permainan cantik Miss Covid yang sedang menari di panggung aparat. [ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lagi, Israel Jajal Dunia Mencaplok Palestina

Next Post

Laznas Baitul Maal Hidayatullah Gandeng Peternak untuk Qurban

Next Post
Laznas Baitul Maal Hidayatullah Gandeng Peternak untuk Qurban

Laznas Baitul Maal Hidayatullah Gandeng Peternak untuk Qurban

Psikolog: Normal Baru Bukan Berarti Bebas

Pelaksanaan Akad Nikah Saat Pandemi Bisa di Luar KUA, Ini Syaratnya

  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8753 shares
    Share 3501 Tweet 2188
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11516 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3940 shares
    Share 1576 Tweet 985
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2338 shares
    Share 935 Tweet 585
  • Inilah Kisah Abdullah bin Ruwahah yang Ahli Pedang dan Pena

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga