• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Krisis Bahasa Indonesia, Pemerintah Wajib Melindunginya

27/10/2016
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com—Memprihatinkan! Sudah 88 tahun Sumpah Pemuda dideklarasikan, yang salah satu sumpahnya adalah: “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia” mengalami masalah.

Sebagian masyarakat, baik dari kalangan akademisi, pelajar, selebritas, dan umum, memilih berbangga diri mempergunakan bahasa serapan asing dibandingkan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah yang beragam.

“Coba saja lihat di berbagai lini kehidupan masyarakat kita. Nama-nama gedung, komplek perumahan, produk makanan dan minuman, papan iklan dan pengumuman, hingga percakapan sehari-hari menggunakan bahasa asing?” tutur Abdi Sumaiti dalam seminar memeringati Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Fraksi PKS DPR, Rabu (26/10/2016).

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, tanpa intervensi dari pemerintah, katanya, maka lambat laun bahasa Indonesia akan tergerus dan bisa punah. Padahal, menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia ini telah dipayungi oleh peraturan perundang-undangan, yakni Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Pada pasal demi pasal yang mengatur mengenai penggunaan bahasa Indonesia tersebut, kata Abu Ridho, sapaan akrab Abdi Sumaiti, secara terang-benderang telah diaturnya. Pada pasal 26 hingga pasal 39 diatur mengenai kewajiban menggunakan bahasa Indonesia dalam banyak hal seperti peraturan perundang-undangan, dokumen resmi negara, pengantar dunia pendidikan, hingga  untuk nama bangunan atau gedung, jalan, apartemen atau permukiman, perkantoran, kompleks perdagangan, merek dagang, lembaga usaha, lembaga pendidikan, organisasi yang didirikan atau dimiliki oleh warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia.

“Kenyataannya eksistensi bahasa Indonesia sekarang telah terpengaruh oleh bahasa gaul dan bahasa asing. Lihat saja, di mana-nama nama gedung, apartemen, penunjuk jalan banyak yang menggunakan bahasa asing,” tandasnya.

Abu Ridho berharap pemerintah peka dan peduli dengan persoalan ini karena sebagaimana tertulis dalam pasal 41 ayat 1 undang-undang tersebut, yakni “Pemerintah wajib mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra Indonesia agar tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai dengan perkembangan zaman.”

Di era presiden Soeharto dulu sempat terbit Keputusan Presiden (Keppres) yang mengharuskan pemakaian bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Bisakah pemerintah sekarang melakukan hal yang sama demi melindungi dan melestarikan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional? (mr)

 

 

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resor Long Yun Farm di Taiwan Sediakan Dapur Khusus Makanan Halal

Next Post

Ini Kata Desainer Mancanegara Tentang Tren Fashion Muslim Indonesia

Next Post

Ini Kata Desainer Mancanegara Tentang Tren Fashion Muslim Indonesia

Desainer Australia, Amalina Aman Tampilkan Koleksi 2017 di Indonesia

Percepat Laju Ekonomi, Pemerintah Berlakukan BBM Satu Harga di Papua

  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1907 shares
    Share 763 Tweet 477
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7989 shares
    Share 3196 Tweet 1997
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5008 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga