• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Komunitas Perempuan Peradaban Luncurkan Buku Saku “Ada Apa dengan Konsen”

23/12/2021
in Berita
Komunitas Perempuan Peradaban Luncurkan Buku Saku “Ada Apa dengan Konsen"

Komunitas Perempuan Peradaban Luncurkan Buku Saku “Ada Apa dengan Konsen"

85
SHARES
654
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Bertepatan dengan hari Ibu, sebuah komunitas perempuan yang menamakan dirinya Perempuan Peradaban meluncurkan buku saku berjudul “Ada Apa dengan Konsen” atau disingkat AADK. Peluncuran buku saku ini berlangsung secara daring ini dihadiri oleh empat orang penulisnya yaitu Lewinda Jotari atau biasa dipanggil Jota, Annisa Ghasyani, Ria Rahmawati dan Febriana Okta Filia.

Baca juga: Tifatul Sembiring: Perempuan Mitra dalam Peradaban

Jota mengatakan, “Buku saku ini salah satu upaya untuk menyelamatkan pemikiran anak muda dari pengaruh yang tidak sesuai dengan moral bangsa dan agama yang dianut bangsa ini,” Dosen muda perguruan tinggi di Bandung ini juga menjelaskan bahwa kata konsen yang merupakan ringkasan dari konsensual seks harus betul dipahami bahayanya oleh kalangan pemuda.

Di momen yang sama Annisa juga menjelaskan proses pembuatan buku saku tersebut tidaklah mudah, “Meskipun ini cuma buku saku, tapi bikinnya tidak mudah karena kita perlu menyerdahanakan bahasa pemikiran menjadi bahasa yang sederhana mudah dipahami, namun tidak menghilangkan esensinya. Kami merumuskan buku ini dalam waktu sekitar satu tahun,” jelas guru pesantren di Bukittinggi tersebut.

Acara yang dihadiri oleh Farah Qoonita sebagai MC ini pun mengundang antusiasme anak muda untuk hadir dan bertanya mengenai cara menyatukan buah pikiran saat menulis buku padahal semua penulis bertempat tinggal di kota yang berbeda sampai tantangan yang dihadapi penulis.

“Iya, memang selain konten, tantangan kita juga tentang lokasi penulis ditambah dengan latar belakang yang berbeda juga. Kak Jota di bidang Humaniora, kak Ria jurusan Teknik Kimia, kak Nisa lulusan pendidikan dan saya sendiri lulusan psikologi. Namun Alhamdulillaah tantangan ini justru menguatkan, perbedaan ini yang menjadi salah satu alasan butuh waktu satu tahun untuk bisa menerbitkan buku saku,” jelas Fillia yang bertempat tinggal di Malang.

Ria menambahkan bahwa meskipun proses yang dilakukan dalam pembuatan buku cukup menantang, tapi buku saku AADK sengaja dijual murah agar bisa menjangkau semua kalangan. “Walau harganya murah, cuma sepuluh ribu, bahkan harga langganan NetFlix lebih mahal. Tapi insyaAllah isinya ngga murahan bahkan lebih aman dan bermanfaat dibandingkan nonton Sex Education di Netflix,” lanjut perempuan pegiat clean eating tersebut.

Acara peluncuran buku berlangsung hingga hampir larut malam itu ditutup dengan pembagian hadiah buku saku AADK bagi pertanyaan yang paling menarik. Keempat penulis ini merencanakan untuk membuat buku saku lanjutan yang isinya seputar pemikiran yang berbahaya untuk peradaban perempuan Indonesia.

“InsyaAllah setelah ini kami akan mengadakan roadshow ke berbagai sekolah, pesantren ataupun kampus-kampus. Dan insyaAllah tahun depan akan menerbitkan dua buku. Mohon doa semuanya.” pungkas Jota.[ah/rilis]

Tags: perempuan peradaban
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dearborn Menunjuk Kepala Polisi Muslim Pertama

Next Post

Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif (2)

Next Post
Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif (2)

Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif (2)

Grasak-Grusuk Night (Bag.3)

Grasak-Grusuk Night (Bag.3)

Saad bin Abi Waqqash yang Dipercaya Umar bin Khattab

Saad bin Abi Waqqash yang Dipercaya Umar bin Khattab

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1886 shares
    Share 754 Tweet 472
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8058 shares
    Share 3223 Tweet 2015
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3560 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11200 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5328 shares
    Share 2131 Tweet 1332
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3123 shares
    Share 1249 Tweet 781
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga