• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Nia Marlinda, WNI yang Wafat di Gempa Turki

11/02/2023
in Berita
Senyum itu Sedekah

Ilustrasi, foto: hddesktopwallpapers.in

87
SHARES
669
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NIA Marlinda adalah warga Indonesia yang tinggal di Turki. Warga Denpasar Bali ini dikabarkan wafat dalam peristiwa gempa di Turki, Senin lalu.

Tak seorang pun bisa memilih takdir di mana ia lahir dan di mana ia akan mati. Begitu pun dengan Nia Marlinda, 31 tahun.

Pada tahun 2020, Nia minta izin kepada keluarga untuk meniti karir di Turki. Puteri kedua dari pasangan Muhammad Sukarmin dan Bidayati ini akhirnya dilepas keluarga untuk berangkat ke Turki.

Meski berjarak ribuan kilometer, komunikasi di antara mereka tetap terjalin erat. Ada grup WA keluarga yang membuat mereka tetap bisa ngobrol kapan pun mereka mau.

Belum lama tinggal di Kahramanmaras, salah satu daerah di selatan Turki, keberkahan rupanya sudah menanti Nia di sana. Ada seorang pemuda soleh yang meminang Nia. Namanya Yasin Calisir, seorang pemuda tampan asli warga Turki.

Yasin Calisir adalah seorang dosen Bahasa Inggris di sebuah kampus di Turki.

Pada bulan Februari 2021, Allah menyatukan keduanya dalam ikatan pernikahan yang penuh berkah. Keluarga besar di Bali pun sangat bahagia.

Keberkahan untuk Nia tidak hanya di situ. Allah menganugerahkan keduanya dengan seorang putera. Putera yang nampaknya lebih mirip ke ayahnya itu bernama Barkay Azka.

Namun begitu, kebahagiaan Nia dan keluarganya di Bali tidak berjalan mulus. Pasalnya, rentetan momen bahagia itu berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Turki memberlakukan kebijakan yang lumayan ketat untuk warganya saat pandemi itu. Salah satunya, melarang warganya untuk bepergian keluar negeri. Kalau pun boleh, anak-anak dilarang ikut.

Hal inilah yang menjadikan Nia, suami, dan si kecil belum bisa berkunjung ke kampung halaman di Denpasar. Penundaan itu bahkan sampai Barkay Azka sudah berusia satu tahun.

Pada empat hari sebelum peristiwa bencana, Nia dan keluarga di Bali sempat video call di grup WA. Salah satu obrolannya, konfirmasi dari Nia akan kunjungannya bersama suami dan si kecil ke Bali dalam waktu dekat.

“Nanti akan disiapkan kamarmu di lantai dua dengan warna cat yang baru. Toilet juga sudah disiapkan yang duduk,” begitu kira-kira yang diucapkan Ibu Bidayati kepada puterinya.

Rona bahagia pun menyeruak di tengah keluarga yang terpisah jauh itu. Mereka seperti tak sabar untuk segera tiba di hari pertemuan keluarga di Bali.

**

Senin duka tanggal 6 Februari itu pun terjadi. Sebuah gempa dahsyat 7,8 M memporak-porandakan Turki bagian selatan dan tenggara.

Seorang kakak Nia Melinda menyimak peristiwa bencana itu. Hal ini karena adik bersama keluarganya tinggal di sana. Ia begitu terkejut karena lokasi bencana persis di wilayah tempat adiknya tinggal, Kahramanmaras.

Sang kakak mengabarkan hal itu ke ibunya. Keduanya pun merasa resah. Telepon Nia pun tak berbalas meski berkali-kali dikontak.

Akhirnya, mereka pun sepakat untuk menanyakan perihal kabar terkini tentang Nia dan keluarganya ke KBRI. Pada keesokan harinya, Selasa (7/2), kabar tentang Nia dan keluarganya disampaikan pihak KBRI kepada keluarga di Bali.

“Alhamdulillah, kami telah menemukan Nia Melinda beserta suami dan puteranya. Tapi, mereka dalam keadaan wafat,” begitu kira-kira yang disampaikan pihak KBRI.

Suasana duka pun menyergap keluarga Nia di Bali: ayah, ibu, kakak, dan adik di sana. Begitu pun dengan keluarga besar dan para tetangga.

Ada keinginan dari salah seorang keluarga agar jenazah Nia bisa dipulangkan ke Indonesia. Hal ini agar bisa dimakamkan di tanah kelahiran.

Namun setelah musyawarah dengan pihak KBRI, akhirnya keluarga ikhlas menerima keputusan pihak KBRI bahwa Nia akan dimakamkan bersama suami dan puteranya di Turki.

“Dimakamkan di sini, Nia bertemu Allah. Begitu pun jika dimakamkan di sana, sama-sama bertemu dengan Allah subhanahu wata’ala,” ungkap Ibu Bidayati penuh ikhlas.

Pada Rabu (8/2), pihak KBRI melakukan video call dengan keluarga Nia di Bali. Video memperlihatkan suasana pemakaman Nia, suami, si kecil dan warga Turki lainnya secara Islam. Mereka dishalatkan, kemudian dimakamkan secara layak.

Kini, kesibukan keluarga besar Nia di Bali bukan lagi tentang menyambut kedatangannya. Tapi melepas kepergiannya untuk selamanya melalui zikir dan tahlil bersama sanak kerabat dan tetangga.

Semoga Allah subhanahu wata’ala menjadikan makam-makam mereka sebagai taman dari taman-taman surga. Dan, melimpahkan kesabaran untuk keluarga yang ditinggalkan. [Mh]

Tags: Kisah Nia MarlindaWNI yang Wafat di Gempa Turki
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

3 Pemicu Timbulnya Jerawat yang Sering Terabaikan

Next Post

Sekilas Poligami

Next Post
Sekilas Poligami

Sekilas Poligami

Sujiud Syukur

Tentang Doa dalam Sujud Terakhir

Inilah Kenapa Banyak Korban Tewas di Gempa Turki

Inilah Kenapa Banyak Korban Tewas di Gempa Turki

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9565 shares
    Share 3826 Tweet 2391
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1376 shares
    Share 550 Tweet 344
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Tulungagung Berbagi Tips Menua dengan Bahagia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga