• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon

16/07/2018
in Berita
77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon merupakan kisah yang patut dijadikan pelajaran.

Kang Eman mengaku setelah dibina oleh Dompet Dhuafa, usaha Kang Eman menjadi berdaya jual tinggi.

“Sebelum dibina oleh Dompet Dhuafa kami produksinya tradisional, dan harga jualnya terlalu murah, tapi sekarang lebih produktif dan daya jualnya tinggi,” terang Kang Eman, salah satu petani madu hutan asal Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang Banten.

Kang Eman dan 116 petani madu lainya yang tergabung dalam Koperasi Hanjuang merupakan salah satu UKM binaan Dompet Dhuafa yang telah merasakan peningkatan ekonomi setelah adanya pembinaan usaha dari Dompet Dhuafa.

Tahun 2012, kang Eman hanyalah petani madu biasa, yang menggantungkan penghasilanya dari madu di hutan Ujung Kulon yang dikelola secara tradisional.

Penghasilannya tidak menentu, dan proses panen madu hutan yang tidak berkelanjutan membuat produksi madu terus menurun.

Setelah adanya pendampingan usaha dari Dompet Dhuafa, pada tahun 2013 terbentuklah Koperasi Hanjuang yang menaungi petani-petani madu hutan disana.

Proses panen madu yang biasanya dilakukan secara tradisional dengan mengambil keseluruhan sarang lebah, diubah dengan metode Panen Lestari yang lebih berkelanjutan. Metode baru ini dilakukan dengan hanya mengambil sebagian madu dan ditinggalkan sebagian, dengan begitu produksi madu lebih cepat, karena lebah tidak harus membuat sarang baru.

“Pertama, makin banyak menerapkan panen lestari di Gunung Ronje. Karena sebelumnya produksinya menurun disebabkan panen yang masih tradisional dengan memangkas habis madu beserta sarang larvanya,” terang Kang Eman dalam keterangan pers Dompet Dhuafa.

Kang Eman mengaku dengan metode baru lebih banyak hasil panennya.

“Sekarang dengan metode baru (Panen Lestari) Cuma nunggu seminggu sudah bisa dipanen lagi, dan lebih banyak produksinya,” tambah pria dengan nama lengkap Eman Sulaeman ini.

Dengan adanya pembinaan dari Dompet Dhuafa, petani madu hutan yang yang tergabung dalam koperasi menjadi lebih sejahtera, dikarenakan produksi yang lebih tinggi. Selain itu, koperasi juga dilatih dalam hal pemasaran, sehingga tidak terjebak pada harga rendah dari tengkulak.

“Dulu harga paling mahal 30 ribu satu kilo, dan kalau tidak laku ya dijual murah. Untuk produksinya itu lama sekali, karena harus menunggu larva membuat sarang kembali,”sebutnya.

Kini, dengan pengelolaan yang lebih professional dari Koperasi Hanjuang membuat para petani madu hutan lebih sejahtera. Penghasilan yang tidak menentu sebelumnya sudah tidak ditemui lagi. Sampai saat ini koperasi berjalan secara swadaya dengan menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

“Sekarang anggota koperasi sudah mencapai 116 Anggota aktif dengan omset mencapai 700 juta,” tutup kang Eman penuh rasa syukur.

Masya Allah. Berkah dan terus membentang kebaikan. (jwt/DD)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ide Bekal Pertama Sekolah, Onigiri Ayam Suwir Teriyaki

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Padu Padan Aksen Batik di Busana Muslim ala Khanaan Shamlan

Masya Allah, Ini Harapan Terbesar Mandra pada Anak-Anaknya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9574 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11858 shares
    Share 4743 Tweet 2965
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4876 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2531 shares
    Share 1012 Tweet 633
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga