• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 16 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon

16/07/2018
in Berita
77
SHARES
594
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon merupakan kisah yang patut dijadikan pelajaran.

Kang Eman mengaku setelah dibina oleh Dompet Dhuafa, usaha Kang Eman menjadi berdaya jual tinggi.

“Sebelum dibina oleh Dompet Dhuafa kami produksinya tradisional, dan harga jualnya terlalu murah, tapi sekarang lebih produktif dan daya jualnya tinggi,” terang Kang Eman, salah satu petani madu hutan asal Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang Banten.

Kang Eman dan 116 petani madu lainya yang tergabung dalam Koperasi Hanjuang merupakan salah satu UKM binaan Dompet Dhuafa yang telah merasakan peningkatan ekonomi setelah adanya pembinaan usaha dari Dompet Dhuafa.

Tahun 2012, kang Eman hanyalah petani madu biasa, yang menggantungkan penghasilanya dari madu di hutan Ujung Kulon yang dikelola secara tradisional.

Penghasilannya tidak menentu, dan proses panen madu hutan yang tidak berkelanjutan membuat produksi madu terus menurun.

Setelah adanya pendampingan usaha dari Dompet Dhuafa, pada tahun 2013 terbentuklah Koperasi Hanjuang yang menaungi petani-petani madu hutan disana.

Proses panen madu yang biasanya dilakukan secara tradisional dengan mengambil keseluruhan sarang lebah, diubah dengan metode Panen Lestari yang lebih berkelanjutan. Metode baru ini dilakukan dengan hanya mengambil sebagian madu dan ditinggalkan sebagian, dengan begitu produksi madu lebih cepat, karena lebah tidak harus membuat sarang baru.

“Pertama, makin banyak menerapkan panen lestari di Gunung Ronje. Karena sebelumnya produksinya menurun disebabkan panen yang masih tradisional dengan memangkas habis madu beserta sarang larvanya,” terang Kang Eman dalam keterangan pers Dompet Dhuafa.

Kang Eman mengaku dengan metode baru lebih banyak hasil panennya.

“Sekarang dengan metode baru (Panen Lestari) Cuma nunggu seminggu sudah bisa dipanen lagi, dan lebih banyak produksinya,” tambah pria dengan nama lengkap Eman Sulaeman ini.

Dengan adanya pembinaan dari Dompet Dhuafa, petani madu hutan yang yang tergabung dalam koperasi menjadi lebih sejahtera, dikarenakan produksi yang lebih tinggi. Selain itu, koperasi juga dilatih dalam hal pemasaran, sehingga tidak terjebak pada harga rendah dari tengkulak.

“Dulu harga paling mahal 30 ribu satu kilo, dan kalau tidak laku ya dijual murah. Untuk produksinya itu lama sekali, karena harus menunggu larva membuat sarang kembali,”sebutnya.

Kini, dengan pengelolaan yang lebih professional dari Koperasi Hanjuang membuat para petani madu hutan lebih sejahtera. Penghasilan yang tidak menentu sebelumnya sudah tidak ditemui lagi. Sampai saat ini koperasi berjalan secara swadaya dengan menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

“Sekarang anggota koperasi sudah mencapai 116 Anggota aktif dengan omset mencapai 700 juta,” tutup kang Eman penuh rasa syukur.

Masya Allah. Berkah dan terus membentang kebaikan. (jwt/DD)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ide Bekal Pertama Sekolah, Onigiri Ayam Suwir Teriyaki

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Padu Padan Aksen Batik di Busana Muslim ala Khanaan Shamlan

Masya Allah, Ini Harapan Terbesar Mandra pada Anak-Anaknya

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9113 shares
    Share 3645 Tweet 2278
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1197 shares
    Share 479 Tweet 299
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11688 shares
    Share 4675 Tweet 2922
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Manfaat Air Cucian Beras untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Bikin Kulit Lebih Sehat?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • KPIPA Gelar Echoes of Palestine, Padukan Kajian dan Rihlah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga