• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 24 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon

16/07/2018
in Berita
76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Kang Eman dan Madu Hutan dari Ujung Kulon merupakan kisah yang patut dijadikan pelajaran.

Kang Eman mengaku setelah dibina oleh Dompet Dhuafa, usaha Kang Eman menjadi berdaya jual tinggi.

“Sebelum dibina oleh Dompet Dhuafa kami produksinya tradisional, dan harga jualnya terlalu murah, tapi sekarang lebih produktif dan daya jualnya tinggi,” terang Kang Eman, salah satu petani madu hutan asal Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang Banten.

Kang Eman dan 116 petani madu lainya yang tergabung dalam Koperasi Hanjuang merupakan salah satu UKM binaan Dompet Dhuafa yang telah merasakan peningkatan ekonomi setelah adanya pembinaan usaha dari Dompet Dhuafa.

Tahun 2012, kang Eman hanyalah petani madu biasa, yang menggantungkan penghasilanya dari madu di hutan Ujung Kulon yang dikelola secara tradisional.

Penghasilannya tidak menentu, dan proses panen madu hutan yang tidak berkelanjutan membuat produksi madu terus menurun.

Setelah adanya pendampingan usaha dari Dompet Dhuafa, pada tahun 2013 terbentuklah Koperasi Hanjuang yang menaungi petani-petani madu hutan disana.

Proses panen madu yang biasanya dilakukan secara tradisional dengan mengambil keseluruhan sarang lebah, diubah dengan metode Panen Lestari yang lebih berkelanjutan. Metode baru ini dilakukan dengan hanya mengambil sebagian madu dan ditinggalkan sebagian, dengan begitu produksi madu lebih cepat, karena lebah tidak harus membuat sarang baru.

“Pertama, makin banyak menerapkan panen lestari di Gunung Ronje. Karena sebelumnya produksinya menurun disebabkan panen yang masih tradisional dengan memangkas habis madu beserta sarang larvanya,” terang Kang Eman dalam keterangan pers Dompet Dhuafa.

Kang Eman mengaku dengan metode baru lebih banyak hasil panennya.

“Sekarang dengan metode baru (Panen Lestari) Cuma nunggu seminggu sudah bisa dipanen lagi, dan lebih banyak produksinya,” tambah pria dengan nama lengkap Eman Sulaeman ini.

Dengan adanya pembinaan dari Dompet Dhuafa, petani madu hutan yang yang tergabung dalam koperasi menjadi lebih sejahtera, dikarenakan produksi yang lebih tinggi. Selain itu, koperasi juga dilatih dalam hal pemasaran, sehingga tidak terjebak pada harga rendah dari tengkulak.

“Dulu harga paling mahal 30 ribu satu kilo, dan kalau tidak laku ya dijual murah. Untuk produksinya itu lama sekali, karena harus menunggu larva membuat sarang kembali,”sebutnya.

Kini, dengan pengelolaan yang lebih professional dari Koperasi Hanjuang membuat para petani madu hutan lebih sejahtera. Penghasilan yang tidak menentu sebelumnya sudah tidak ditemui lagi. Sampai saat ini koperasi berjalan secara swadaya dengan menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

“Sekarang anggota koperasi sudah mencapai 116 Anggota aktif dengan omset mencapai 700 juta,” tutup kang Eman penuh rasa syukur.

Masya Allah. Berkah dan terus membentang kebaikan. (jwt/DD)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ide Bekal Pertama Sekolah, Onigiri Ayam Suwir Teriyaki

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Next Post

Berangkat Haji Non Kuota, Ini Kelemahannya

Padu Padan Aksen Batik di Busana Muslim ala Khanaan Shamlan

Masya Allah, Ini Harapan Terbesar Mandra pada Anak-Anaknya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8253 shares
    Share 3301 Tweet 2063
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11274 shares
    Share 4510 Tweet 2819
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2066 shares
    Share 826 Tweet 517
  • Permata Bank Perkenalkan Syariah untuk Semua, Sebagai Solusi Finansial yang Relevan Bagi Masyarakat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3307 shares
    Share 1323 Tweet 827
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4552 shares
    Share 1821 Tweet 1138
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga