• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ketika Komunitas Milenial Youth Saldado Ajak Berbagi Untuk Negeri

16/12/2018
in Berita
86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Youth Saldado bersama Ikatan Remaja Masjid Fathullah menyelenggarakan gelar wicara One Day For Caring for Lombok & Sulteng. Kegiatan tersebut mengundang pembicara dari kaum milenial yang sukses di bidang masing-masing. M Rizky Rizaldy seorang praktisi ekonomi Islam yang lulus dari Durham University,  Muhammad Syahrimal Ishak seorang dokter muda yang berkarir sebagai relawan kemanusiaan. Terakhir, Hardy Agusman, seorang ustaz muda yang waktu kecilnya menjadi pemulung. Kini, beliau aktif di Dompet Dhuafa.

Menurut Irnawati, pendiri komunitas Youth Saldado ini diadakan acara ini untuk memberikan semangat berbagi pada sesama. Apalagi saat ini masih tahap rehabilitasi bencana. 

"Lombok dan Sulteng masih memerlukan bantuan kita semua. Semoga dengan hadirnya ketiga pembicara ini bisa memberikan semangat berbagi pada diri kita semua,"katanya di depan peserta gelar wicara One Day For Caring for Lombok & Sulteng di Masjid Fathullah, Ahad (16/12/2018).

Untuk mempunyai semangat berbagi menurut Aldy, salah satu pembicara adalah menjadi muslim yang ideal di hadapan Alloh. Untuk menjadi muslim yang ideal, kata dia, maka orang itu harus berbuat kebaikan pada orang lain. 

"Untuk berbuat berani diperlukan keberanian. Contohnya ketika melihat seorang nenek tua yang mau menyeberang jalan. Maka, jika kita mempunyai jiwa menolong maka kita harus berani menyeberangkan nenek tersebut. Jangan takut ketabrak kendaraan, tentu saja harus hati-hati,"katanya.

Begitu juga ketika melihat ada orang yang tergeletak di jalan karena tertabrak kendaraan. Ketika kita melihat orang itu, tentu saja harus berani menolong. 

"Jangan takut nanti dipanggil polisi, suruh membayar biaya rumah sakit. Orang baik harus berani berbuat kebaikan,"katanya.

Kedua adalah mempunyai Goals. "Kita harus punya goals dalam hidup kita. Apa itu goals? Cita-cita yang besar,"katanya.

Ia berpesan seorang muslim harus mempunyai cita-cita yang tinggi. Menjadi pribadi seperti Ibnu Sina, Khawarizmi, mempunyai sepuluh perusahaan dan sebagainya.

"Jangan kalau ditanya cita-cita lalu
menjawab ingin memberangkatkan orangtua haji. Itu kewajiban kita sebagai anak, bukan cita-cita,"katanya.

Karena kalau cita-cita seorang muslim harus bermanfaat untuk kebaikan Islam. Bukan untuk diri sendiri.

Ketiga, kata Aldy, adalah melakukan amalan melebihi kebiasaan orang lain.

"Ketika seseorang biasa belajar atau menuntut ilmu selama sepuluh menit, maka kita harus melebihi itu. Dua puluh menit, sejam, tiga jam,"katanya.

Alloh SWT, kata Aldy, pastinya akan memilih seseorang yang amalannya melebihi dari saudaranya.

"Makanya kalau mengerjakan ibadah jangan yang wajib saja. Tetapi kerjakan yang sunnah. Orang yang sholat tahajud mengapa mulia dihadapan Alloh, karena ia bangun ketika orang-orang sedang tidur,"tambahnya. 

Ini berarti, kata Aldy, orang yang sholat tahajud adalah yang mempunyai goals dalam hidupnya.

"Jika tidak ada, pastinya ia tidak akan bangun malam untuk meminta doa kepada Alloh,"katanya.

Sedangkan dr Muhammad Syahrimal menceritakan mengenai profil dirinya. Ia merupakan lulusan dokter dari Universitas Hasanudin. Saat semester pertama, ia mengaku sudah ikut berbagai relawan kedokteran. Sehingga saat semester kedua, ia bisa menyunat anak kecil ketika saat itu diminta oleh warga.

"Sehingga di semester ketiga, saya sudah bisa mengajar anak baru,"kata pria yang masih bujang ini.

Setelah lulus kuliah, ia sempat melamar di pemda DKI sebagai dokter puskesmas. Namun, karena ia terbiasa di lapangan. Pekerjaan dokter dengan gaji tinggi itu ia tinggalkan.

"Padahal saat itu saya sedang masa kontrak,"ujarnya mengakui.

Kini, ia mengaku lebih 'plong' sebagai dokter karena bisa membantu orang banyak, apalagi saat ada yang menyampaikan terima kasih kepadanya.

"Sebetulnya seorang dokter tidak terlalu peduli apakah orang itu akan menyampaikan terima kasih atau tidak. Begitu juga dengan saya. Namun, ini berbeda ketika bekerja di lapangan. Sebuah perasaan bahagia itu selalu muncul ketika banyak orang yang sembuh,"katanya.

Berbeda dengan Aldy dan Muhammad Syahrimal, Hardy Agusman menceritakan bagaimana dulunya ia seorang pemulung dan bisa sampai sekarang. Ia harus berjuang, sekolah dan kini menjadi Koordinator Cordofa Dompet Dhuafa.

Ia berpesan kepada peserta untuk selalu berprasangka baik pada Alloh. Karena ketika kita sudah berprasangka baik maka pastinya Alloh SWT mewujudkan apa yang kita inginkan.

"Saya selalu berprasangka baik pada Alloh. Hal ini saya lakukan ketika ingin mempunyai keinginan. Yang paling terdekat ketika saya ingin menikah di tahun 2018. Keinginan saya itu sudah ada sejak tahun 2015. Selama tiga tahun itu saya persiapkan. Hingga bisa menikahi perempuan yang diinginkan,"katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada peserta agar selalu beprasangka baik kepada Alloh. 

"Selain mempunyai goals, keberanian dalam berbuat kebaikan. Kita harus juga berprasangka baik pada Alloh,"pungkasnya (Ilham)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Diskusi Buku dan Karya Seni Nasirun Wirid on Canvas

Next Post

Training The Amazing You Siapkan Manusia Berkarakter

Next Post

Training The Amazing You Siapkan Manusia Berkarakter

Sarapan Pagi dengan Omelet Ala Thailand

Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Kepulauan Meranti, BAZNAS Kembangkan Zakat Community Development

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1917 shares
    Share 767 Tweet 479
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8067 shares
    Share 3227 Tweet 2017
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    263 shares
    Share 105 Tweet 66
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3570 shares
    Share 1428 Tweet 893
  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1832 shares
    Share 733 Tweet 458
  • Melipatgandakan Pahala Infak Hingga 700 Kali Lipat

    224 shares
    Share 90 Tweet 56
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga