• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Jumlah Bunuh Diri Remaja AS Lebih Banyak Ketimbang Kecelakaan

07/11/2016
in Berita
74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Ilustrasi remaja AS (foto: Huffington post)
Ilustrasi remaja AS (foto: Huffington post)

Chanelmuslim.com-Masalah kejiwaan yang dialami remaja hingga kini masih belum jadi perhatian serius, bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat. Laporan terbaru menyatakan angka remaja Amerika Serikat yang meninggal karena bunuh diri lebih besar daripada korban kecelakaan kendaraan bermotor.

Centers fod Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merilis laporan terbaru kasus kematian akibat bunuh diri pada remaja usia 10 hingga 14 tahun. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 2007 hingga 2014, terjadi peningkatan jumlah kematian remaja bunuh diri sebesar dua kali lipat.

Prevalensi bunuh diri remaja 10-14 tahun naik dari 0,9 per 100.000 orang pada 2007 menjadi 2,1 per 100.000 orang pada 2014. Hal ini lebih sedikit daripada jumlah remaja 10-14 tahun yang meninggal akibat kecelakaan kendaraan bermotor, dengan prevalensi 1,9 per 100.000 orang.

Jika dikonversi menjadi angka, kurang lebih 750 remaja usia 10-14 tahun meninggal pada tahun 2014. 425 di antaranya dilaporkan meninggal karena bunuh diri, sementara 384 meninggal karena kecelakaan kendaraan bermotor.

Mark Kaplan, profesor kesejahteraan sosial dan anak dari University of California, Los Angeles, menyebut laporan ini harus ditanggapi dengan serius. Sebab, laporan ini membuktikan adanya masalah kesehatan jiwa yang tersembunyi pada remaja modern.

“Sekecil apapun peningkatan yang terjadi pada kasus bunuh diri remaja harus diselidiki dan ditangani dengan serius,” terangnya.

Sayangnya, laporan yang dirilis CDC tidak menyebut apa penyebab remaja melakukan bunuh diri. Meski begitu, psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, menyebut ada beberapa karakteristik anak yang memiliki risiko tinggi untuk bunuh diri.

“Yang kemampuan problem solvingnya rendah, yang rentan kena depresi, dan yang cenderung berperilaku impulsif tanpa memperhatikan impact,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Anak yang tidak memiliki kemampuan problem solving yang baik akan berlarut-larut dalam masalahnya. Alhasil dia tidak bisa melihat adanya penyelesaian yang baik sehingga merasa mengakhiri hidup adalah jalan terbaik untuk lepas dari masalah yang membelit.

Pada anak yang rentan kena depresi, akan mudah rapuh saat terhempas masalah. Karena masalah terus-menerus datang yang membuatnya depresi berkepanjangan, maka yang bersangkutan merasa tidak kuat. Apalagi jika tidak ada sosok yang bisa diajaknya bertukar pikiran dan pendapat. Akhirnya dia memilih mengakhiri hidup.

“Sedangkan remaja yang kurang kuat personalitinya adalah remaja yang ada perilaku impulsif, tapi tidak memperhatikan impact. Jadi dia apa-apa mau sama dengan peer-nya. Kalau ada tren ini ngikut, tren itu ngikut. Lalu melihat atau membaca sesuatu bersama peer-nya, di mana ada case bunuh diri dengan peaceful, dia juga mengikuti,” papar Ratih.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Kanom Kui Chai atau Bakwan Daun Bawang khas Thailand

Next Post

Wanita Bisa Pakai Deodoran Pria saat Keringat Berlebih

Next Post
Tidak Harus Pakai Deodoran Jika….

Wanita Bisa Pakai Deodoran Pria saat Keringat Berlebih

Program Satu Rumah Satu Hafizh Quran di Gaza akan Segera Terwujud

Pakar WHO Peringatkan Bahaya Tersembunyi Iklan Digital untuk Anak-anak

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1915 shares
    Share 766 Tweet 479
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3569 shares
    Share 1428 Tweet 892
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    650 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8066 shares
    Share 3226 Tweet 2017
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Melipatgandakan Pahala Infak Hingga 700 Kali Lipat

    224 shares
    Share 90 Tweet 56
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1831 shares
    Share 732 Tweet 458
  • Kolaborasi BAZNAS dan LAZ Dorong Optimalisasi Zakat Jadi Solusi Menguatkan Indonesia dari Kemiskinan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4170 shares
    Share 1668 Tweet 1043
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga