• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Isu Beras Oplosan, APT2PHI: Satgas Pangan Bertindak Konyol

24/07/2017
in Berita
85
SHARES
657
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ketua Umum Asosiasi Pedagang dan Tani Tanaman Pangan dan Hortikultura Indonesia (APT2PHI), Rahman Sabon Nama, menilai bahwa Satgas Pangan telah melakukan tindakan konyol dalam kasus isu beras oplosan. Menurutnya, beras oplos dilakukan oleh semua pedagang grosir.

“Beras oplos itu dilakukan semua pedagang grosir di Pasar Induk Cipinang PIK dari jaman Orba hingga saat ini,” jelas Rahman seperti dalam rilis beliau, Ahad (23/7), yang diterima chanelmuslim.

Menurutnya, perlu ada peraturan boleh tidaknya beras premium impor dioplos dengan beras lokal petani dalam negeri, oleh karena ini dilakukan oleh semua pedagang grosir.

“Mereka membeli beras premium impor Bulog, bukan beras subsidi (sebagaimana pemberitaan) dioplos dengan beras lokal petani dalam negeri,” ucapnya.

Karena hal itu biasa dilakukan, dan bukan sebagai pelanggaran, Rahman mempertanyakan di balik pengungkapan kasus isu beras oplosan tersebut.

“Apa motif pemberitaan ini perlu dipertanyakan karena membuat para pedagang ketakutan dituduh melakukan tindak pidana pengoplosan beras,” jelasnya.

Rahman menambahkan, Satgas pangan bertindak konyol dan ini kesalahan terletak pada pemerintah, tidak jelas siapa berhak bicara masalah pangan, dan semakin amburadul polisi bicara beras dan pangan dan juga bertindak ganda sebagai wasit dan pemain.

“Dengan gencarnya pemberitaan kasus ini, saya khawatir akan menimbulkan inflasi tinggi dari harga bahan kebutuhan pokok pangan khusus beras karena pedagang pangan antar pulau takut menjual beras oplos dituduh berbuat pidana oleh penegak hukum. Padahal melakukan pengoplosan beras menurut saya boleh saja dengan prosentase tertentu untuk menambah aroma dan rasa, dan itu bukan menipu,” pungkasnya.

Yang tidak boleh adalah, masih menurut Rahman, manipulasi harga mahal dengan kualitas beras medium menjadi kwalitas premium, itu yang tidak boleh.

“Sekarang yang jadi korban rakyat sebagai konsumen dan petani produsen yang dijadikan obyek konsumsi pemberitaan dengan kehidupannya semakin termarjinalkan. Karena itu, hentikan firal pemberitaan terkait kasus ini dan segera proses kasusnya ke pengadilan, jangan jadi panggung politik karena akan membuat kepanikan pasar,” tegas Rahman. (Mh/ind/foto: rmol.co)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pondok Quran PKPU Kebakaran, Komunitas HmC Aceh Salurkan Bantuan

Next Post

Terobos Trotoar Kini Dikenakan Tilang Rp 500 Ribu

Next Post

Terobos Trotoar Kini Dikenakan Tilang Rp 500 Ribu

Provinsi DKI Jakarta Jadi Juara Umum STQ Nasional Tarakan 2017

Timeless, Ini Brand Fashion Muslim Rancangan Elma Fasricha

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga