• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Islam dan Nasionalisme Tidak Bisa Dipisahkan

15/09/2017
in Berita
77
SHARES
595
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com– Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, Selasa (12/9) malam menggelar Pengajian Kebangsaan di tanah kelahirannya, Desa Slatri, Brebes, Jateng. Pengajian yang menghadirkan Habib Mohammad Luthfi bin Ali bin Yahya, dan sejumlah kyai lainnya  ini dipadati oleh ribuan warga masyarakat, baik yang datang dari Slatri maupun yang datang dari berbagai penjuru Jateng, seperti Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Sragen, dan berbagai kota lainnya di Jateng.

Warga begitu antusias mengikuti pengajian ini. Maklum yang menjadi penceramah malam itu adalah Habib Luthfi, seorang ulama kharismatik yang memiliki banyak pengikut, bukan hanya di Jateng tetapi menyebar hingga berbagai penjuru tanah air. Karena itu tidak heran jika di mana pun ada pengajian Habib Luthfi, warga dari berbagai penjuru hadir untuk mendengarkan taujih atau nasihat agama dari Sang Habib.

Bagi warga Desa Slatri, pengajian kebangsaan ini merupakan peristiwa istimewa yang ditunggu-tunggu. Sudah lama warga Slatri ingin mengundang Habib Luthfi untuk sebuah acara pengajian di desanya. Pucuk dicinta ulam tiba, Sudirman Said yang baru kembali dari menunaikan ibadah haji menghadirkan Habib yang banyak dicintai warga Slatri ini. Karenanya meskipun pengajian berjalan hingga larut, bahkan hingga masuk dini hari, warga tetap antusias mendengarkan taujih Habib Luthfi.

Sudirman Said mengungkapkan, sengaja acara ini mengambil format Pengajian Kebangsaan guna menghilangkan dikotomi antara Islam dan Nasionalisme, yang belakangan kembali muncul kepermurkaan. Ada pendapat jika Islam mengabaikan nasionalisme, sebalik jika nasionalisme mengabaikan Islam.

“Islam dan nasionalisme tidak bisa dipisahkan. Muslim yang baik tentu memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Bagaimana tidak, negara ini tegak berdiri salah satunya karena perjuangan dan pengorbanan para ulama, para santri. Jadi peran umat Islam dalam memerdekakan  dan memajukan bangsa ini sangat besar,” urai Sudirman. 

Ini, lanjut Sudirman, perlu diingat. Jangan mau bangsa ini dibentur-benturkan antara Islam dan Nasionalisme. Itu hanya akan merugikan dan melemahkan bangsa Indonesia.

Habib Luthfi dalam pengajiannya juga menyampaikan hal yang sama. Habib Luthfi bercerita panjang soal hubungan Islam dengan kerajaan-kerajaan nusantara. Peran umat Islam di Indonesia jauh berakar hingga ke zaman kerajaan nusantara, sejak zaman Syailendra, Airlangga, Brawijaya, hingga Mataram. Jauh sebelum era penjajahan Belanda, umat Islam sudah berperan kuat membangun nusantara. 

Lebih-lebih dalam era penjajahan dan masa kemerdekaan. Umat Islam bersama para kyai dan ulama angkat senjata mengusir penjajah. Saat kemerdekaan, tokoh-tokoh umat Islam bekerja keras merumuskan format bangsa Indonesia ke depan. 

Habib Luthfi meminta masayrakat Indonesia menjaga Pancasila sebagai dasar negara. Tanpa Pancasila Indonesia akan tercerai berai. Dan Pancasila, menurut Habib Lutfi, dibangun atas dasar agama. Kekuatan Pancasila dibela oleh kekuatan agama. Sila pertama, Ketuhan Yang Mahaesa menunjukkan hal itu.

Lebih lanjut Habib menguraikan, setiap sila dalam Pancasila saling berkait. Dan empat sila berkait dengan sila pertama. 

“Kita tahu kemanusiaan yang adil dan beradab karena Ketuhanan Yang Mahaesa. Tahu Persatuan Indonesia karena Ketuhanan yang Mahaesa. Begitu juga dengan sila-sila yang lainnya,” jelas Habib Luthfi.

Kepada para jamaah Habib berpesan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Indonesia kuat karena adanya keberagaman, kemajemukan. Ini harus dijaga. 

“Kita jangan mau dipecah-pecah. Jangan mau diobok-obok. Persatuan dan kesatuan harus dijaga. Jangan mau dilemahkan,” pesan Habib Luthfi. 

Salah satu cara untuk memecah belah bangsa adalah menjauhkan umat beragama dari para ulamanya. 

“Ini harus diwasdapadai. Jangan beri kesempatan seujung rambut pun kepada oknum-oknum yang ingin memecah belah NKRI,” tutup Habib Luthfi. (Mh/Ind)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kwetiau Siram, Menu Santap Siang Dengan Lima Langkah Mudah

Next Post

Al-Azhar Mesir: Reaksi Dunia Tidak akan Sebungkam Saat Ini Jika Rohingya Non Muslim

Next Post

Al-Azhar Mesir: Reaksi Dunia Tidak akan Sebungkam Saat Ini Jika Rohingya Non Muslim

Para Korban Vaksin Palsu Gugat Presiden dan Enam Instansi Pemerintah

Berapa Harga iPhone X Terbaru? Cek di sini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8111 shares
    Share 3244 Tweet 2028
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5057 shares
    Share 2023 Tweet 1264
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3605 shares
    Share 1442 Tweet 901
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1958 shares
    Share 783 Tweet 490
  • Kekuatan Doa Orangtua untuk Anak-Anaknya

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    398 shares
    Share 159 Tweet 100
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga