• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Iran, Jilbab, dan Kesenjangan Generasi

25/06/2025
in Berita
Iran, Jilbab, dan Kesenjangan Generasi

Ilustrasi, foto: ar.inspiredpencil.com

89
SHARES
684
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IRAN menjadi perhatian dunia ketika berani berperang melawan Israel dan Amerika. Tapi, Iran juga dihebohkan dengan kasus jilbab yang bersifat politis.

Hal yang paling melekat tentang Iran di kalangan umat Islam adalah syiahnya. Bahkan, syiah begitu lama menjadi ‘momok’ di sebagian besar dunia Islam hingga saat ini.

Memang, banyak perbedaan antara Islam di Iran dengan umumnya Islam di banyak negara termasuk Indonesia. Namun begitu, Al-Azhar Mesir dan ulama ahlus sunnah menilai bahwa meski berbeda, syiah tetap bagian dari umat Islam.

“Sunni dan Syiah merupakan dua sayap umat Islam yang harus saling bersinergi,” ucap Syaikh Al-Azhar, Syaikh Ahmad Thayyib dalam sebuah wawancara.

Keadaan Islam di Iran

Sekitar 95 persen warga Iran beragama Islam Syiah. Sisanya beragama Islam sunni, di antaranya mazhab Syafi’i.

Memang ada agama lain di Iran, seperti Kristen dan Yahudi. Tapi jumlah mereka sangat kecil. Mereka memang diakui oleh negara, tapi pengakuannya terbatas. Misalnya, Natal dilarang dilakukan di Iran, kecuali di rumah masing-masing.

Sejak revolusi Islam oleh Khameini pada tahun 1979, Pembangunan gereja dan sinagog di Iran sangat dibatasi. Yang diizinkan hanya yang sudah lama berdiri.

Di Iran, ada sebanyak 80 ribu masjid. Jumlah ini hampir sama dengan jumlah masjid di Arab Saudi. Tapi dibandingkan dengan Indonesia, jumlah ini jauh lebih kecil. Di Indonesia jumlah masjid dan musholah ditaksir sebanyak 800 ribuan.

Dari sekian masjid yang ada di Iran, sekitar sepuluh persennya merupakan masjid beraliran sunni, seperti umumnya negeri-negeri muslim termasuk Indonesia.

Mereka hidup berdampingan dengan damai. Menurut seorang muslimah asli Iran seperti diwawancarai wartawan Amerika yang berkunjung kesana, “Negara kami memang sering berperang. Tapi, negara kami tak berperang dengan rakyatnya.”

Bagaimana dengan kasus jilbab yang pernah heboh beberapa tahun lalu?

Heboh Kasus Jilbab

Sepertinya, Iran mengalami kesenjangan generasi antara generasi tua dan muda. Jumlah generasi muda di Iran sekitar 70 persen, atau sangat mayoritas.

Kesenjangan itu pada masalah pemahaman dan komitmen keislaman. Di Iran, jilbab menjadi hal wajib di tempat umum. Jika dilanggar, akan ada hukumannya.

Bukan hanya jilbab, segala hal yang bernuansa maksiat seperti alkohol, dan sarana-sarana maksiat lainnya dilarang. Pelanggaran ini juga akan ada sanksi hukumnya.

Sayangnya, sebagian muslimah di Iran, khususnya generasi muda, menunjukkan fenomena ‘enggan’ berjilbab. Meskipun begitu, tidak sedikit pula para muslimah yang terlihat begitu istiqamah dengan jilbabnya.

Mereka yang ‘enggan’ itu memberikan ciri tersendiri dalam berjilbab. Yaitu, mereka tidak menutup seluruh rambut dengan jilbab. Tapi, memperlihatkan sebagian, khususnya pada bagian atas atau semacam jambul di mode busana jilbab mereka.

Bahkan, tidak sedikit pula di antara mereka yang terkesan menjadikan jilbab hanya semacam ‘pemanis’ hiasan kepala: sekadar aksesoris saja.

Entah ini sekadar masalah kesenjangan generasi, atau ada metodologi pendalaman agama di rakyat Iran yang masih belum merata.

Jika dibandingkan dengan Indonesia, fenomena ‘enggan’ berjilbab ini menjadi terlihat aneh. Karena hampir semua muslimah di Indonesia berjilbab dengan baik saat di tempat umum. Jarang ditemukan fenomena ‘jambul’ yang justru terkesan aneh.

Padahal, di Indonesia, jilbab sama sekali tidak diwajibkan oleh negara. Melainkan, murni sebagai kesadaran dalam beragama.

Simbol Perlawanan terhadap Pemerintah

Entah siapa yang ‘bermain’ di kasus kesenjangan jilbab ini, tiba-tiba para muslimah yang ‘enggan’ dengan jilbab melakukan unjuk rasa. Simbol perlawanannya begitu jelas: menolak jilbab: ada yang membuka jilbab, bahkan ada yang membakarnya.

Jumlah mereka memang tidak banyak di banding yang taat dengan berjilbab. Tapi, di sisi inilah, pemerintah Iran menjadi sasaran tembak kaum anti Islam dan anti pemerintah.

Terlepas dari rekayasa politik di balik kasus ini, dakwah Islam di Iran, khususnya tentang kesadaran berjilbab, sepertinya digencarkan lagi agar fenomena ‘jilbab jambul’ tidak menjadi ciri lain dari muslimah Iran. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Iran dan jilbab
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Adab dalam Bersin

Next Post

Kegundahan Seorang Ayah

Next Post
Bukan Negeri tanpa Ayah (1)

Kegundahan Seorang Ayah

Mengenal Anger Release

Doa agar Keimanan Bertambah

Makanan Ultra Olahan Dikenal Tidak Sehat

Makanan Ultra Olahan Dikenal Tidak Sehat

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4211 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9290 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga