GUNUNG anak Krakatau mengalami erupsi, Sabtu dinihari (5/9). Letusan hebat itu memuntahkan larva pijar dan debu vulkanik setinggi 20 hingga 50 ribu kaki. Sebarannya ke wilayah Sumatera dan Jawa Barat.
Delapan Bandara Ditutup Sementara
Siapa sangka, anak gunung Krakatau yang hanya setinggi sekitar 400 meter, erupsinya mampu menyebarkan abu vulkanik yang begitu luas. Ada lima provinsi yang terdampak: Jakarta, Banten, Lampung, Bengkulu, dan Jawa Barat.
Akibat dari sebaran abu vulkanik itu, setidaknya ada 8 bandara yang mengalami penutupan sementara. Hal itu dilakukan demi keamanan penerbangan.
Keenam bandar aitu adalah Bandara Soekarno Hatta, Halim Perdanakusumah, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, Budiarto, Raden Inten II, Pagar Alam, dan Bandara Taufik Kiemas.
Penutupan operasional Bandara-bandara tersebut akan diperbarui pada Ahad (6/9) jam 23.59 WIB.
Enam Gunung Meletus Hampir Bersamaan
Sejak tanggal 31 Agustus 2026, sebanyak enam gunung berapi meletus hampir bersamaan. Keenam gunung tersebut tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Gunung-gunung yang mengalami erupsi atau meletus itu adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Ibu di Halmahera Maluku Utara.
Namun begitu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan bahwa dinamika vulkanologi itu merupakan peristiwa independent. Artinya, keenam gunung berapi itu tidak berada dalam dapur mahma yang sama.
Hal ini dikarenakan wilayah Indonesia berada dalam cincin api pasifik yang berjajar gunung-gunung api yang aktif. [Mh]


