• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 19 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

HUT Jakarta ke-496 Tahun Bersiap Transisi dari Ibu Kota Jadi Kota Global

22/06/2023
in Berita
HUT Jakarta ke-496 Tahun Bersiap Transisi dari Ibu Kota Jadi Kota Global

HUT Jakarta ke-496 Tahun Bersiap Transisi dari Ibu Kota Jadi Kota Global

91
SHARES
700
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HUT Jakarta ke-496 tahun dirayakan dengan senang sekaligus sedih karena tahun depan, status kota bersejarah ini mungkin berubah dari ibu kota negara menjadi kota global.

Semarakkan hari raya Kota Jakarta dengan semangat bersinergi. Menyambut transisi dari Ibu Kota Negara menjadi kota global yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Demikian tagline yang diusung dalam ultah Jakarta tahun ini yang dikutip dari jakarta.go.id. Setiap tanggal 22 Juni, Kota Jakarta memperingati hari jadinya.

Tahun ini, hari jadi Kota Jakarta memasuki usia yang ke-496 tahun. Dengan tema Jadi Karya untuk Nusantara, sebagai amplifikasi slogan Sukses Jakarta untuk Indonesia.

Bermakna akan kesiapan Jakarta untuk mengoptimalisasi seluruh sumber daya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta pemantik kemajuan bagi daerah lain di Indonesia.

HUT Jakarta ke-496 Tahun Bersiap Transisi dari Ibu Kota Jadi Kota Global

Pemprov DKI Jakarta mengadakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-496 Kota Jakarta di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (22/6).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Usai upacara, Heru Budi mengatakan di tahun depan, Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara, tetapi Jakarta dapat menjadi kota global dan memantik perkembangan daerah lain di Indonesia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo)

Baca Juga: HUT Jakarta ke-495, Pemprov DKI Canangkan Istilah Jakarta Hajatan

Sejarah Jakarta

Jakarta bermula dari pelabuhan kecil di estuari sungai Ciliwung sekitar 500 tahun yang lalu.

Lambat laun, pelabuhan kecil ini bertransformasi menjadi pusat perdagangan internasional yang mempertemukan ragam bangsa di dunia.

Rekam jejak Jakarta bisa ditemukan melalui beberapa prasasti yang ditemukan di sekitar pelabuhan dan sepanjang sungai Ciliwung.

Sejarah tentang Jakarta tercatat oleh para pengembara Eropa di abad ke-16. Kala itu, Jakarta marak disebut sebagai Kalapa, yang merupakan pelabuhan utama kerajaan Sunda.

Pelabuhan yang turut menjadi pusat perniagaan Portugis kala itu diserang oleh Pangeran Fatahillah pada 22 Juni 1527.

Sejak itu, Pangeran Fatahillah mengganti nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta. Tanggal penyerangan itu hingga kini diperingati sebagai HUT Kota Jakarta.

Kemudian pada abad ke-16, VOC Belanda tiba dan mengambil alih kekuasaan atas Jayakarta dan mengganti namanya menjadi Batavia, yang diambil dari nenek moyang bangsa Belanda, Batavieren.

Kondisi geografis Batavia serupa dengan negara Belanda sehingga pemerintah kolonial Belanda membangun kota dengan kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir.

Pemerintah kolonial Belanda selanjutnya mendirikan pusat pemerintahan, dan memindahkannya ke daratan yang lebih tinggi dengan nama Weltevreden.

Batavia mulai menjadi pusat pergerakan nasional di awal abad ke-20 yang ditandai dengan Kongres Pemuda Kedua di tahun 1928.

Dimulainya pendudukan Jepang di Indonesia akibat perang Dunia ke-II pada tahun 1942-1945, Batavia berganti nama menjadi Jakarta, atau Jakarta Tokubetsu Shi.

Sejak Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, Jakarta menjadi pusat kegiatan politik dan pemerintahan pada masa awal kemerdekaan.

Kemudian secara resmi pada tahun 1966 Jakarta menjadi Ibu Kota Negara.

Sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta berkembang pesat dengan dibangunnya lokasi bisnis, akomodasi, hingga kedutaan besar bagi negara sahabat.

Jakarta terus berkembang menjadi megapolitan dan menjadi salah satu yang terbesar di dunia di abad ke-21 ini.

Kehidupan perkotaan yang semarak dengan berbagai keragaman, warisan budaya, hingga destinasi kelas dunia kini berkumpul dan bisa ditemukan di Jakarta.

Lini masa Sejarah Jakarta

Riwayat panjang Kota Jakarta penuh dengan cerita. Mulai dari masa kerajaan hingga bertransformasi menjadi kota global.

Abad ke-14, bernama Sunda Kalapa dan menjadi pusat pelabuhan kerajaan Padjadjaran.

22 Juni 1527, penyerangan pangeran Fatahillah ke Sunda Kalapa dan berubah nama menjadi Jayakarta.

4 Maret 1621, Belanda mulai mendirikan pemerintahan kolonial dan menamakannya Stad Batavia.

1 April 1905, pemerintah kolonial Belanda merubah nama menjadi Gemeente Batavia.

8 Januari 1935, pemerintah kolonial Belanda merubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia.

8 Agustus 1942, pasukan Jepang tiba di Batavia dan merubah namanya menjadi Jakarta Tokubetsu Shi.

September 1945, Jakarta menjadi pusat politik dan pemerintahan Indonesia dengan nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

28 Maret 1950, Pemerintah RI merubah nama Jakarta menjadi Praj’a Jakarta.

22 Juni 1956, Wali Kota Jakarta kembali mengukuhkan nama menjadi Jakarta.

18 Januari 1958, Jakarta menjadi daerah otonom dengan nama Kotamadya Djakarta Raya yang berada di bawah Provinsi Jawa Barat.

1959, Jakarta berubah statusnya menjadi Daerah Tingkat Satu (Provinsi) yang dipimpin Gubernur.

1961, Status Jakarta dari Daerah Tingkat Satu kembali diubah menjadi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI).

31 Agustus 1964, Ibu Kota Jakarta Raya resmi menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta.

31 Agustus 1999, status Jakarta kemudian diperbarui menjadi pemerintah provinsi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta dengan status otonomi yang memiliki kota administrasi.

30 Juli 2007, Melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibuokta Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jakarta berganti nama menjadi DKI Jakarta serta mengukuhkan status sebagai daerah otonomi khusus ibukota.

Selamat hari jadi untuk kota Jakarta.[ind]

Tags: HUT Jakarta ke-496 Tahun Bersiap Transisi dari Ibu Kota Jadi Kota Global
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hadiah Terindah Malam Ini, Anak-anak JISc Diterima di PTN

Next Post

Dengan Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Mewujudkan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Next Post
Dengan Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Mewujudkan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Dengan Program Tebar Hewan Kurban, Dompet Dhuafa Mewujudkan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Peluncuran Buku Amatullah Basiimah, Berdamai dengan Sunyi, Seorang Tuli Tidak Harus Menjadi Bodoh

Peluncuran Buku Amatullah Basiimah, Berdamai dengan Sunyi, Seorang Tuli Tidak Harus Menjadi Bodoh

Presiden RI Joko Widodo: Pemerintah Cabut Status Pandemi Covid-19

Presiden RI Joko Widodo: Pemerintah Cabut Status Pandemi Covid-19

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9133 shares
    Share 3653 Tweet 2283
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4133 shares
    Share 1653 Tweet 1033
  • Aktivitas Pariwisata di Labuan Bajo Kembali Normal Setelah Gempa NTT Magnitudo 7,7

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11697 shares
    Share 4679 Tweet 2924
  • AHA Commerce Sediakan Layanan Pengelolaan E-Commerce Secara Terintegrasi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2358 shares
    Share 943 Tweet 590
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga