• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 3 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Hukum Internasional: Palestina Memiliki Hak untuk Mempertahankan Dirinya

13/09/2024
in Berita
Hukum Internasional: Palestina Memiliki Hak untuk Mempertahankan Dirinya

Burung-burung terbang di atas Nablus di Tepi Barat yang diduduki Israel saat matahari terbenam pada 9 September 2024. / Foto: AFP

75
SHARES
578
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HUKUM Internasional mengatakan bahwa Palestina memiliki hak untuk mempertahankan dirinya.

Pembantaian Al Mawasi minggu ini, yang melibatkan penggunaan senjata pemusnah massal terhadap para pengungsi yang berlindung di tenda-tenda, merupakan bukti bahwa dunia semakin terbiasa dengan pertumpahan darah Palestina. Dan hal itu tidak menghentikannya.

Sejak 7 Oktober, kita telah mendengar tentang “hak Israel untuk membela diri” yang tampaknya tak terbatas.

Ada dua cara untuk mendukung premis ini.

Jika kita menerimanya sebagai kebenaran, maka kita harus menerima bahwa orang Palestina juga memiliki hak itu, terutama sebagai tanggapan atas pembantaian yang tak terhitung jumlahnya yang telah terjadi selama tahun lalu.

Dan jika kita tidak menerimanya sebagai kebenaran, maka hanya orang Palestina yang memiliki hak abadi untuk membela diri dalam perjuangan pembebasan mereka yang terus berlanjut.

Namun, dalam media & politik Barat, “hak” ini tampaknya selalu bersyarat jika menyangkut korban imperialisme.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Selama bertahun-tahun, frasa “Poros Kejahatan” telah digunakan sebagai alat propaganda untuk menggambarkan seluruh bangsa dan masyarakat sebagai ancaman yang tidak dapat ditebus.

Namun di Palestina, tempat api perlawanan telah menyala terus menerus selama beberapa generasi, kenyataan yang ada sangat berbeda.

Kamp-kamp pengungsi di Nablus, Jenin, dan Tulkarem bukanlah tempat berkembangnya terorisme atau kejahatan.

Kamp-kamp tersebut adalah tempat lahirnya perlawanan kita, sebuah bukti nyata dari semangat Palestina yang tak pernah padam, yang tidak akan padam oleh pendudukan, perampasan, dan pengepungan selama puluhan tahun.

Sementara tatapan dunia sering terpusat pada Gaza sebagai simbol perlawanan, Israel tidak mampu menaklukkannya meskipun ada kampanye militer yang gencar.

Sekarang, proyek Zionis telah mengalihkan fokus ke Tepi Barat yang diduduki, menargetkan kamp-kamp pengungsi di Jenin, menghancurkan 80 persen jalan-jalan kota, tempat penduduk telah terlibat dalam perjuangan pembebasan sejak pembentukannya.

Hukum Internasional: Palestina Memiliki Hak untuk Mempertahankan Dirinya

Baca juga: 45.000 Anak Palestina Putus Sekolah Karena Israel Menghancurkan Gaza

Kamp-kamp ini, yang terbentuk dari trauma kolektif akibat pengungsian, telah berkembang menjadi benteng persatuan dan perlawanan.Kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat, khususnya di Nablus, Jenin, dan Tulkarem, bukan sekadar tempat para pengungsi bertahan hidup.

Kamp-kamp tersebut merupakan inkubator kesadaran kolektif Palestina, yang terus menolak kolonialisme dan kekerasan yang mendukungnya.

Secara historis, kamp-kamp ini telah berfungsi sebagai pusat pengorganisasian politik dan pendidikan, meskipun Israel berupaya merendahkan martabat penghuninya dengan menggambarkan mereka sebagai sarang ekstremisme.

Nablus, Jenin, dan Tulkarem memiliki sejarah panjang perlawanan sengit yang dimulai sejak Intifada Pertama tahun 1987.

Di tempat-tempat inilah protes terhadap pendudukan Israel diselenggarakan, tempat para pemuda belajar untuk melawan bahkan saat mereka menghadapi tindakan keras yang paling kejam.

Pengepungan dan penghancuran kamp pengungsi Jenin pada tahun 2002, selama Intifada Kedua, tetap menjadi salah satu babak paling brutal dalam sejarah perlawanan di Tepi Barat.

Namun, bahkan di tengah kekerasan tersebut, kamp tersebut tidak pernah dikalahkan.

Orang-orang bertahan, membangun kembali, dan terus melawan.[Sdz]

Sumber: trtworld

Tags: Hukum Internasional: Palestina Memiliki Hak untuk Mempertahankan Dirinya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

45.000 Anak Palestina Putus Sekolah Karena Israel Menghancurkan Gaza

Next Post

Fotografer Palestina Menangkan Penghargaan Tertinggi untuk Foto Gaza di Festival Prancis

Next Post
Fotografer Palestina Menangkan Penghargaan Tertinggi untuk Foto Gaza di Festival Prancis

Fotografer Palestina Menangkan Penghargaan Tertinggi untuk Foto Gaza di Festival Prancis

Tips Menghadapi Anak Menangis

Tips Menghadapi Anak Menangis

Jadi Brand Paling Menginspirasi, BAZNAS RI Raih 3 Penghargaan Majalah Marketeers 2024

Jadi Brand Paling Menginspirasi, BAZNAS RI Raih 3 Penghargaan Majalah Marketeers 2024

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8136 shares
    Share 3254 Tweet 2034
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1998 shares
    Share 799 Tweet 500
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    686 shares
    Share 274 Tweet 172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3621 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Daftar Negara yang Terdeteksi Kasus Covid-19 Cicada

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4512 shares
    Share 1805 Tweet 1128
  • Hampir Setengah Abad Diembargo, Iran Justru Jadi Negara Super

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga